Bukan Ronaldo Yang Ditakuti Sevilla Melainkan Ketiga Pemain Madrid Lainnya

jorge sampaoli sevilla, jorge sampaoli, sevilla, La liga, Real madrid, Cristiano ronaldo,
Jorge Sampaoli Sevilla

Jorge Sampaoli selaku pelatih Pelatih Sevilla, sudah memiliki strategi untuk menghadapi Real Madrid saat bertanding pada tanggal 5 januari 2017 nanti dalam ajang kompetisi lanjutan leg pertama Copa del Rey kali ini. Ia akan mencoba menahan serangan Madrid mencapai lini tengah saja.

Kedua kubu pada dasarnya baru saja menikmati libur musim dingin mereka namun pertandingan perdana di tahun 2017 ini tentunya akan menjadi momen yang tepat untuk dapat meningkatkan mentalitas mereka sehingga dipastikan pertandingan akan berjalan sangat ketat.

Kali ini sang pelatih akan berusaha untuk menahan serangan permainan Madrid hingga lini tengah saja. Ia tak ingin Madrid mendapatkan ruang di area pertahanan tim asuhannya karena mereka memiliki penyerang depan yang luar biasa.

Sampoli sempat mengatakan kepada media Spanyol, Marca, “Ide kami adalah menjaga permainan Madrid tetap di wilayah tengah. Jika permainan mereka berkembang di wilayah kami, kami akan menderita karena lini depan mereka fantastis. Tujuannya adalah dengan memainkan tekanan tinggi dan menguasai bola lebih dari mereka. Kami memiliki kemungkinan untuk menang, meskipun ini akan sulit dan hampir tidak terjangkau jika melihat yang tercatat di sejarah,”.

Meskipun sulit namun mantan pelatih timnas Chile tersebut tetap optimis. Ia sudah mempersiapkan pasukannya  dengan sangat baik. Malah beberapa pemain Madrid sudah ia amati dan analisa untuk mencari kelemahan dan kelebihannya. Ia menambahkan “Saya ingat, setidaknya sudah menyaksikan empat pertandingan terakhir Real Madrid,”.

Namun ternyata pada dasarnya yang takuti Sang pelatih bukan bintang Madrid yaitu Cristiano Ronaldo melainkan tiga pemain Madrid yang justru lebih mengkhawatirkannya. Padahal Ronaldo memiliki catatan yang bagus saat menghadapi Sevilla nanti, Ia telah menyumbangkan 22 gol kepada klubnya hanya dalam 15 pertandingan saja.

Menurut sang pelatih yang menjadi kunci permainan Madrid adalah dua gelandang mereka Luka Modric dan Toni Kroos.Ia menjelaskan  “Modric adalah pemain yang unik karena sangat dinamis. Jika ia berduet dengan Kroos dan mengatur jalannya pertandingan, maka itu akan menjadi hal yang sangat berbahaya,”

Selain kedua gelandang tersebut, pelatih asal Argentina ini juga melihat pemain lainnya yang harus diwaspadai, yaitu kapten kesebelasan Madrid, Sergio Ramos. Walaupun hanya sebagai pemain belakang namun permainannya susah ditebak. Ia mengakui bahwa Ramos merupakan pemain yang sangat bagus dalam bertahan dan juga rajin mencetak gol.

Sampoli mengatakan”Ramos pemain yang tidak dapat diprediksi dan sulit untuk menjaganya karena ia sangat berani. Tapi akan mencoba untuk menghadangnya. Dia sudah membuat kami kehilangan gelar [Piala Super Eropa],”.

Barcelona Tak Bernafsu Lagi Dengan Aubameyang

Marc Bartra and Pierre-Emerick Aubameyang, Marc Bartra dan Pierre-Emerick Aubameyang, Marc Bartra, Pierre-Emerick Aubameyang, Borussia Dortmund , Barcelona,
Bartra dan Aubameyang

Mantan pemain Barcelona yang pernah singgah selama enam tahun yaitu, Marc Bartra, belakangan ini sempat menyarankan kepada rekan setimnya untuk tidak menerima pinangan dari rival mantan klubnya yaitu Real Madrid walaupun sang rekan sudah sangat tertarik dan mencita citakannya sejak kecil.

Rekan setim yang dimaksud oleh Bartra adalah Pierre-Emerick Aubameyang. Bartra memang saat ini pindah dari Barcelona ke Borussia Dortmund ke posisi yang sama sebagai bek tengah dari tanggal 3 Juni 2016 kemarin. Ia menyarankan agar Aubameyang untuk bertahan di Dortmund dan tidak ke Madrid.

Seperti yang ditulis oleh Marca, Bartra mengatakan “Kepada Aubameyang, saya katakan padanya untuk bertahan dan jangan pergi ke Madrid,”

Ia juga sempat mengutarakan pendapatnya tentang rekannya yang memiliki semua faktor yang diperlukan oleh seorang striker papan atas yaitu kekuatan, dribble, dan insting untuk menjebol gawang lawan.

Ia merasa bahwa di Dortmund Ia memiliki bebagai fasilitas yang sangat mumpuni sehingga mampu meningkatkan kualitas pemainannya dan akan mendongkrak karirnya. Ia mengatakan  “Kami mempunyai stadion yang unik di Eropa dan saya menikmati gaya permainan yang diperagakan di tim ini.”

Walau diakuinya sulit untuk meninggalkan Barcelona, Bartra menjelaskan bahwa kepergiannya merupakan sesuatu yang masuk akal dan sekarang ia menemukan rumah baru di Dortmund dan berambisi meraih sukses di sana.

Namun kabar terakhir bahwa pemain yang dikabarkan akan pindah ke Madrid sudah dicoret dari daftar belanja Real Madrid dalam bursa transfer musim panas nanti dikarena harga penebusannya terlalu mahal.

Memang performa sang striker yang berusia 27 tahun tersebut telah membuat 16 gol dalam 15 pertandingan di Bundesliga untuk Borussia Dortmund musim kompetisi kali ini. Itulah salah satu alasannya beberapa klub papan atas Eropa tertarik mendapatkan keahliannya.

Akan tetapi seperti yang dilansir Calciomercato, Dortmund tak akan melepas sang pemain dengan harga yang cukup fantastis yaitu kurang dari 80 juta euro atau sekitar 68 juta poundsterling, dan jumlah yang sangat besar itu ternyata mampu membuat Barcelona memutuskan untuk tidak lagi bernafsu mengejar striker tersebut.

Penjaga Gawang Tersibuk Sepanjang Tahun 2016

antonio adan Real betis goal keeper, antonio adan, Real betis goal keeper, antonio adan Real betis, antonio adan, Real betis, la liga, liga spanyol
Aadan- Real Betis

Tujuan untuk menjadi penjaga gawang adalah untuk mencegah bola yang sebesar kepala itu masuk ke gawang yang dijaganya dengan ukuran yang cukup besar. Segala cara dilakukan untuk dapat menghalangi bola masuk dan menghasilkan angka baik dengan kaki, tangan maupun kepala. Tentunya sangat tak mudah terutama jika sering diserang akibat kurang cakapnya pemain yang menjaga pertahanan mereka.

Tercatat selama rentang waktu tahun 2016, ada satu penjaga gawang yang mampu melakukan penyelamatan terbanyak di liga tertinggi Spanyol dengan jumlah 136 penyelamatan. Jumlah tersebut jauh lebih banyak dibandingkan penjaga gawang lainnya di La Liga dengan periode yang sama.

Penjaga gawang yang sangat sibuk dalam mempertahankan gawangnya adalah Antonio Adan. Adan merupakan pemain berkebangsaan Spanyol yang berusia 29 tahun yang menjadi palang terakhir pertahanan gawang dari Real Betis dari 2014.

Mantan kiper Real Madrid itu pun tercatat telah melakukan 68 penyelamatan klubnya di La Liga dari awal Januari 2016 sampai musim 2015/16 kemarin berakhir dan pada musim ini, setelah berjuang dalam 16 penampilan bersama Betis, ia juga menyelamatkan gawangnya dengan jumlah yang sama.

Dengan 68 kali penyelamatan di gawangnya pada musim ini  saja membuat dirinya mampu merajai daftar sebagai penyelamatan terbanyak dan mengungguli penjaga gawang lainnya.

Berikut adalah catatan lima penyelamatan terbanyak kategori penjaga gawang di La Liga 2016/17 hingga saat ini :

  • Antonio Adan dari Real Betis sebanyak 68 kali
  • Guillermo Ochoa dari Granada sebanyak 63 kali
  • Diego Lopez dari Espanyol sebanyak 50 kali
  • Fernando Pacheco dari Alaves sebanyak 49 kali
  • Sergio Asenjo dari Villarreal sebanyak 47 kali

Jika seorang penjaga gawang sampai melakukan penyelamatan sebanyak ini, berarti lini pertahanannya memiliki kendala. Walaupun serajin apapun penjaga gawang menyelamatkan gawangnya namun jika tidak diperbaiki pemain belakang sebuah tim maka sudah dipastikan gawangnya akan banyak kebobolan.

Terbukti dalam kompetisi La Liga, Adan telah 29 kali memungut bola dari dalam gawangnya akibat kemasukan gol, namun Ia termasuk penjaga gawang ketiga dengan kebobolan terbanyak. Diperingkat pertama diisi oleh Guillermo Ochoa dari Granada dengan 33 gol dan Ivan Cuellar dari Sporting Gijon  dengan 31 gol.

Mantan Pemain Madrid Percaya Ronaldo Akan Tetap Tajam Walau Usianya Bertambah

Hugo Sanchez Real Madrid, Hugo Sanchez, Real Madrid, cristiano ronaldo, la liga, liga spanyol
Hugo Sanchez Real Madrid

Mantan penyerang Real Madrid tahun 1985 – 1992  yaitu Hugo Sanchez, sempat memberikan pandangannya tentang mesin gol Los Blancos saat ini. Ia mengakui kesulitan dalam membuat perbandingan dengan bintang Barcelona itu karena ada berbagai sisi yang harus dipertimbangkan.

Menurutnya, jumlah pertandingan juga menentukan untuk menjadi yang terbaik dalam sejarah Madrid. Malah tak semua penyerang yang bagus berhasil membuat banyak gol. Ia menjelaskan kepada Marca “Jika memilih penyerang terbaik dalam sejarah Madrid, anda juga harus mempertimbangkan waktu mereka di klub. Misalnya saja, saya bukan pencetak gol terbanyak di Meksiko, tapi saya memang tidak bermain dalam banyak pertandingan seperti pemain sekarang,”

Ia juga menambahkan bahwa di antara banyak pemain sebagai penyerangn dalam perjalanan Madrid, menurutnya Cristiano Ronaldo sudah berhasil menjadi yang terdepan. Ronaldo mampu terus menghasilkan gol dalam rasio yang sangat luar biasa.

Ia mengatakan “Saya rasa yang terbaik adalah di Stefani, Puskas, Raul, dan Ronaldo (Brasil). Santillana bukan penyerang top tapi dia bisa mencetak banyak gol, seperti Zamorano. Lalu Cristiano datang dan melewati kami semua. Dia akan terus mencetak banyak gol dan menjadi nomor satu”.

Ia juga sempat mengatakan bahwa sang pemain mampu beradaptasi dengan keadaannya yang sekarang. Walau telah memasuki usia 30-an, Ronaldo dipercaya akan mampu menyesuaikan diri dengan tuntutan permainan timnya. Ronaldo saat ini bisa bermain di semua posisi di lini depan. Dan Sanchez pun meminta Madrid untuk memberikan kebebasan bermain penuh kepada Ronaldo.

Ia mengungkapkan lagi kepada Marca “Sekarang Cristiano bisa bermain di semua posisi di lini depan. Dia bisa bermain di kanan, kiri atau sebagai penyerang tengah. Saya rasa madrid harus memberikan kebebasan kepada penyerangnya. Selain itu, penyerang juga harus mendapatkan suplai bola, seperti yang saya lakukan dulu bersama Emilio Butragueno,”.

Sanchez pun meyakini bahwa sang pemain akan tetap tajam walau usianya terus bertambah. Seandainya kemampuan fisiknya menurun, Ia yakin akan menggunakan kecerdasan dan pengalamannya.

Ia melanjutkan “Tentu kemampuan fisik pasti menurun, tapi seiring waktu pemain juga akan mendapatkan kebijaksanaan dan intuisi bola yang lebih baik. Untuk menggunakannya dibutuhkan kecerdasan dan Cristiano memilikinya. Dia tahu akan dikawal oleh dua atau tiga pemain tapi dia akan terus mencetak gol.”

Beijing Tak Akan Beli Turan Dan Turan Juga Bahagia Di Barcelona

Arda Turan Barcelona, Arda Turan, Barcelona, La Liga, liga spanyol, Beijing Guoan
Arda Turan – Barcelona

Pelatih dari Beijing Guoan yaitu Jose Gonzalez, baru baru ini mengklarifikasi tentang isu yang beredar bahwa tim yang diasuhnya sedang membidik Arda Turan, pemain gelandang Barcelona.

Sang pemain dikabarkan mendapat pengajuan proposal dengan nilai yang besar untuk dapat meninggalkan klubnya dan pindah ke liga Super Tiongkok, menyusul jejak pemain Eropa yang lainnya yang sudah bersiap siap melakukan debutnya pada 2017 nanti yaitu Oscar dan Carlos Tevez.

Akan tetapi sang pelatih dengan yakin mengatakan bahwa klubnya tidak akan membuat kebijakan yang “ajaib” dengan mengeluarkan dana yang sangat besar hanya untuk membeli seorang pemain. Seperti yang ditulis Mundo Deportivo ia mengatakan “Saya tidak ragu bahwa klub ini tidak akan membuatkan kebijakan gila seperti itu. Saya sudah di sini selama dua tahun dan mereka selalu melakukan semuanya dengan matang dan penuh hati-hati,”

“Saya tidak memahami betapa besar nilai yang ditawarkan pada seorang pemain dan apakah mereka tertarik atau tidak. Pelatih hanya sekedar memberikan pendapat dan keputusan terakhir ada di tangan klub. Namun saya bisa meyakinkan bahwa kami melakukan semuanya dengan batas wajar di sini.” tambahnya.

Kemudian Ia melanjutkan, “Turan adalah pemain yang hebat, dia akan bisa meraih sukses di manapun dia bermain.”

Di Sisi lain, saat sang pemain dikonfirmasi, ternyata dirinya memang mengetahui tentang kabar yang menghubungkan dirinya dengan klub dari Tiongkok, namun Ia lebih tertarik untuk mengabaikannya. Turan saat ini telah berusia 29 tahun dan terikat kontrak hingga 2020 mendatang. Dan dia sudah merasa bahagia bisa berada di Barcelona, tim yang ia bela setelah sebelumnya sempat bermain dibawah bendera Atletico Madrid.

Ia menjelaskan di NTV Spor “Saya membaca kabar mengenai tawaran Tiongkok dari surat kabar. Beginilah semuanya bekerja. Klub mungkin berbicara. Saya sangat bahagia di Barcelona. Saya punya kontrak hingga usia 33. Saya ada di klub terbaik dunia. Apa lagi yang bisa saya katakan?”

Ia melanjutkan “Saya percaya saya adalah bagian penting dari skuat Barcelona. Saya coba melakukan yang terbaik. Saya kira penampilan saya membuktikan hal tersebut.”

Turan saat ini sudah mendampingin Barcelona di 19 pertandingan di lintas kompetisi musim ini, dan walaupun sebagai gelandang, Ia mampu mencetak 11 gol untuk timnya.