Belletti : Neymar Akan Mampu Boyong Ballon d’Or

Neymar barcelona Scores, Neymar barcelona, Neymar, barcelona, La liga
Neymar Barcelona Scores

Juliano Belletti yang pernah menjadi pemain belakang di Barcelona selama tiga musim belum lama ini mengungkapkan pendapatnya tentang salah satu pemain andalan dilini serang Barcelona yaitu Neymar. Ia mengatakan bahwa sang pemain berkebangsaan Brasil itu akan mampu menjadi pemain terbaik di dunia mengalahkan Cristiano Ronaldo dan bahkan mengalahkan rekan setimnya Lionel Messi.

Sebelum bergabung di Barcelona, Neymar bermain menjadi Striker terbaik Santos selama empat musim. Namun pada tanggal 27 Mei 2013, Ia akhirnya direkrut Barcelona hingga saat ini. Tercatat Ia telah menyumbangkan 99 gol dai 176 perandingan yang diikutinya bersama Barca. Saat membela timnas Brasil pun ia sempat mencetak 51 gol dari 75 kali pertandingan yang melibatkannya.

Neymar pun sempat masuk dalam kategori tiga pemain terbaik pada ajang kompetisi bergengsi individu di Ballon d’Or 2015, namun ia kalah dengan rivalnya yaitu Lionel Messi. Dan setahun setelahnya, ia juga masuk dalam empat besar, bersama Messi namun sayangnya keduanya tak berhasil menyabet piala Ballon d’Or 2016 yang ternyata jatuh ke tangan Cristiano Ronaldo.

Memang dalam beberapa tahun belakangan, Ronaldo dan Messi mendominasi kompetisi tersebut namun menurut Belletti Neymar dipastikan tinggal menunggu waktu saja karena saat ini Ia telah mempunyai pengalaman yang bagus dan berada di klub yang tepat.

Ia mengungkapkan kepada Goal Internationals, “Tak lama lagi Neymar akan menjadi pemain terbaik di dunia. Ia tahu tentang tekanan, ia sudah punya lebih banyak pengalaman di atas lapangan dan dia berada di klub terbaik di dunia,”.

Belletti pun menambahkan, “Ia pemain dari Brasil, yang bagus, Barcelona punya ciri khas Brasil dalam permainan mereka. Sehingga itu baik untuk Neymar. Kita akan melihat Neymar lebih baik di tahun yang akan datang,”.

Dalam musim ini sang pemain bernomor punggung 11 itu telah mengoleksi 14 gol dan 23 assit di lintas kompetisi. Dan dalam kompetisi Liga Champion, Ia pun mampu memecahkan rekor Messi dalam memberikan assist terbanyka yaitu 9 kali dalam satu musim.

Striker Bilbao Pastikan Pelatihnya Mampu Mengasuh Barcelona

Ernesto Valverde Athletic Bilbao to barcelona, Ernesto Valverde Athletic Bilbao, to barcelona, Ernesto Valverde, Athletic Bilbao to barcelona, Ernesto Valverde to barcelona, Athletic Bilbao, La Liga
Ernesto Valverde to barcelona

Inaki Williams yang saat ini masih menjadi penyerang dari Athletic Bilbao, sempat menggelontorkan pendapatnya mengenai pelatihnya saat ini yaitu Ernesto Valverde. Pasalnya sang pelatih dikabarkan sedang diincar oleh Barcelona untuk menggantikan pelatihnya saat ini yaitu Luis Enrique.

Menurut Williams, sang pelatih akan sanggup mengasuh Barcelona bahkan akan sukses melatih di Camp Nou hanya saja ia berharap pelatih berkebangsaan Spanyol itu tetap untuk bertahan membela Bilbao beberapa waktu lagi.

Memang nama Valverde masuk sebagai salah satu kandidat calon pengganti pelatih Barcelona, yang tak memperpanjang masa baktinya dengan sang Juara musim lalu. Malah kabar tersebut bukan hanya rumor semata saja. Barcelona sempat menuliskan namanya di situs resmi mereka bersama kandidat lainnya yaitu Juan Carlos Unzue, asisten pelatih Barcelona.

Sempat masuk nama lainnya seperti Diego Simeone namun setelah diseleksi, pelatih Atletico Madrid ternyata lebih memilih klub yang Ia latih lima tahun lalu.

Valverde berusia 53 tahun sebenarnya menjadi salah satu kandidat unggul karena Ia telah terbukti telah membawa Bilbao berlaga di kompetisi Eropa sebanyak tiga kali. Ia pun sempat membawa Rojiblancos menyabet trofi perdana dalam 31 tahun, saat mereka mengalahkan Barcelona dengan agregat 5-1 di Piala Super Spanyol tahun 2015.

Dan dengan hasil tersebut, Williams merasa yakin dengan kemampuan strateginya ditambah dengan pemain Barcelona yang memang sudah unggul. Ia mengatakan kepada Cadena SER, “Dia akan jadi pelatih yang hebat di sana, namun pada dasarnya kami ingin Ia bertahan di Athletic. Dia adalah bos yang luar biasa, salah satu yang terbaik. Dia tidak akan jadi pelatih yang buruk untuk Barca. Memang benar kami bahagia dengannya dan semoga dia bertahan bersama kami,”.

Ia pun menambahkan, “Dia sudah bekerja dengan amat baik, dia mencatat sejarah, dia pelatih dengan laga terbanyak di klub. Dia membawa kami ke Eropa tiap musim. Dia yang menentukan semuanya, dan apapun itu, saya berharap dia akan bahagia.”.

Sayangnya hingga saat ini Bilbao masih berada diperingkat ketujuh klasemen sementara dan tertinggal empat poin dengan peringkat kelima dan keenam klasemen. Meskipun demikian, masih ada waktu 10 pertandingan lagi dan apapun bisa terjadi.

Kiper Tottenham Akan Ikuti Pelatihnya Pergi

Hugo Lloris mauricio pochettino Tottenham Hotspurs, Hugo Lloris mauricio pochettino, Tottenham Hotspurs, Hugo Lloris, mauricio pochettino Tottenham Hotspurs, Hugo Lloris Tottenham Hotspurs, mauricio pochettino, Premier League
Hugo Lloris Mauricio Pochettino

Hugo Lloris selaku penjaga gawang dari Tottenham Hotspurs, belum lama ini mengungkapkan tentang masa depannya diklub yang Ia bela sejak 2012 lalu. Menurutnya masa depannya akan mengikuti apa yang dilakukan oleh pelatihnya yaitu Mauricio Pochettino.

Lloris yang kini juga menjabat sebagai kapten kesebelasan Tottenham, sempat melemparkan pujian juga kepada pelatihnya. Pia mengatakan bahwa sang pelatih asal Argentina tersebut memiliki kualitas yang baik dan akan menjadi manajer terbaik dunia walaupun menurutnya hal tersebut sudah dicapainya saat ini.

Namun belakangan ia dikaitkan akan direkrut oleh klub papan atas Liga Prancis yaitu Paris Saint Germain. Bahkan klub tersebut juga tertarik untuk merekut pelatihnya juga. Dan kabar tersebut berlaku juga dengan Real Madrid yang menginginkan jasa penjaga gawang Tottenham berikut pelatih utamanya.

Hanya saja kiper asal Prancis itu menjelaskan bahwa apapun keputusan yang akan diambil oleh sang pelatih,  akan menentukan juga pilihannya. Hal ini tak lepas dari kenyamanan sang pemain saat berlatih bersama Pochettino yang telah membuat perjalanan karirnya meningkat.

Ia mengatakan kepada media Le Figaro, “Masa depan saya tergantung dengan Mauricio, itu pasti. Dia sangat berarti untuk saya dan kami memiliki kerja sama yang lebih dari sekedar sepakbola semata. Dan satu saat nanti, Ia akan menjadi manajer terbaik dunia, walaupun menurut saya dia sudah mencapai itu,”.

Kiper berusia 30 tahun tersebut membeberkan bahwa pada dasarnya ia masih ingin bersama Tottenha. Ia mengatakan, “Saya merasa baik di sini, namun di sepakbola semua bisa berubah dengan cepat. Saya tidak akan bilang ambisi yang ada di sini kurang. Ada tim-tim besar yang dikenal dengan sejarah panjang mereka, dengan legenda mereka. Tottenham bukan klub yang selalu menang, namun kami mencoba untuk menciptakan sesuatu. Tidak mudah bertarung melawan para monster di Eropa, namun itu sumber motivasi yang hebat.”

Lloris dan Tottenham dijadwalkan akan menghadapi pertandingan terdekatnya pada tanggal 1 April 2017 mendatang, untuk menghadapi Burnley di markasnya, Turf Moor. Mereka berharp untuk mendapatkan poin penuh lagi untuk memperkecil jarak dengan peringkat diatasnya yang masih diisi oleh Chelsea.

Toure Waspadai Premier League Dua Pekan Kedepan

Yaya Toure Manchester City, Yaya Toure, Manchester City, Premier League
Yaya Toure Manchester City

Pemain gelandang dari Manchester City yaitu Yaya Toure, belum lama ini mengungkapkan pendapatnya tentang dua pertandingan yang sangat penting dalam dua minggu kedepan. Mereka akan menjalani pertandingan yang cukup sulit di Premier League karena akan menghadapi Arsenal Arsenal dan Chelsea.

Memang saat ini mereka masih mampu bertahan di peringkat tiga besar klasemen sementara untuk pekan ini di Liga domestik, terpaut dua poin dengan peringkat diatasnya yang diisi Tottenham Hotspurs dan juga terpaut 12 poin dengan pemuncak klasemen yang diisi oleh Chelsea. Sayangnya saat ini posisi mereka terancam  juga karena peringkat dibawahnya yang diisi oleh Liverpool memiliki selisih satu poin.

Catatan ini terbilang bagus apalagi Josep Guardiola sebagai pelatih City mampu beradaptasi dengan lingkungan baru di liga Inggris pada musim ini. Selain di liga Premier, Mereka juga masih memiliki satu kompetisi lagi untuk mereka menangkan yaitu Piala FA yang sudah memasuki babak semifinal.

Pada pekan sebelumnya City telah menghadapi pasukan dari Jurgen Klopp dan menghasilkan skor imbang 1-1 dan memaksa mereka berbagi poin. Dan dipekan depan saat menghadapi Arsenal dan Chelsea, hal ini pun perlu diwaspadai jika mereka tak ingin terpelosok peringkatnya.

Sebagai pemain, Toure pun mengakui bahwa timnya sedang memasuki periode yang sangat sulit. Ia pun mengatakan, kepada Goal International, “Menghadapi Arsenal dan Chelsea akan menjadi pertandingan yang sulit, namun kami punya kesempatan untuk memperkecil jarak dengan tim yang ada di atas kami. Dan jika kami mampu meraih poin dalam pertandingan tersebut, itu akan brilian,”.

Mantan pemain Barcelona itu pun menambahkan,  “Ini semua tentang dua pekan berikutnya. Yang terpenting sekarang adalah menutup musim sebaik mungkin – finish di empat besar – memberikan Liga Champions pada fans sekali lagi. Kami harus berjuang. Kami juga masuk semifinal Piala FA, ini kompetisi yang brilian.Tentu saja, City pantas mendapat lebih, namun kami punya banyak pemain muda yang membutuhkan waktu, dan di masa depan, kami bisa jadi tim yang sempurna.”.

Wakil Kapten Milan Tak Bisa DImainkan Hingga Musim Depan

Ignazio Abate AC Milan, Ignazio Abate, AC Milan, Ignazio Abate eyes injured
Ignazio Abate AC Milan

Pemain lini belakang sisi kanan dari AC Milan yaitu Ignazio Abate, telah resmi untuk tidak dapat dimainkan bersama timnya hingga kompetisi kali ini berakhir. Pasalnya, bek yang juga menjabat sebagai wakil kapten kesebelasan, sedang menjalani pemulihan diri karena ia mengalami cedera mata dan perlu waktu yang cukup lama untuk proses penyembuhannya bahkan hingga kompetisi musim depan dimulai.

Pemain yang berusia 30 tahun tersebut mendapatkan cedera mata pada saat Ia diturunkan untuk menghadapi Sassuolo tanggal 26 Februari lalu. Padahal sepertinya tak terjadi apapun dalam pertandingan itu, namun setelah didiagnosa ia mengalami cedera yang biasa dikenal dengan cedera ‘trauma benda tumpul’.

Abate mengalami cedera di bagian mata sebelah kiri dan untuk menyembuhkan cedera tersebut maka sang pemain dirujuk menuju Amerika Serikat agar lebih baik. Dan setelah dilakukan penanganan disana, Milan mengungkapkan hasil yang menggembirakan hanya saja untuk proses pemulihannya perlu waktu yang cukup lama.

Dari situs resmi mereka, Milan mengatakan, “Kunjungan terakhir menunjukkan hasil yang positif dan pemulihan juga berjalan lancar. Proses terapi Abate memberikan kesempatan untuk dilanjutkan hingga persiapan musim panas untuk musim mendatang “.

Mantan pemain Empoli dan Torino ini menjadi andalan di lini belakang tim yang diasuh oleh Vincenzo Montella. Tercatat untuk musim ini saja ia mampu diturunkan sebanyak 26 kali di lintas kompetisi.

Rekan setimnya pun Ricardo Montolivo yang juga menjabat sebagai kapten Milan juga mengalami cedera lutut, sehingga untuk sementara jabatan kapten kesebelasan didelegasikan kepada Mattia De Sciglio. Ia juga diposisikan oleh sang pelatih untuk menggantikan Abate sebagai bek kanan dalam milan hingga Montolivo pulih.

Saat ini Milan sedang berjuang keras di liga Serie A karena mereka masih bertengger diperingkat ketujuh klasmenen sementara hingga minggu ini. Memang poin yang mereka kumpulkan saat ini mampu membuat bertahan untuk bermain di Serie A musim jika mereka ingin mendapatkan tiket menuju liga Eropa, mereka harus mengejar dua poin lebih untuk keperingkat kelima atau jika ingin lebih amannya lagi mereka harus mengguguli empat poin lagi untuk berada di posisi keempat klasemen.

Totti Masih Punya Pilihan Lain Dalam Membela Roma

Francesco Totti Walter Sabatini AS Roma, Francesco Totti Walter Sabatini, AS Roma, Francesco Totti, Walter Sabatini AS Roma, Francesco Totti AS Roma, Walter Sabatini , Serie A
Francesco Totti – Walter Sabatini

Francesco Totti selaku pemain gelandang serang AS Roma yang terkadang juga berada di posisi striker, hingga kini kini masih belum dapat menentukan masa depan karirnya bersama klub yang telah Ia bela selama tiga dekade. Pasalnya untuk merumput sebagai pemain sepertinya Ia sudah melewatkan usia keemasan yang dapat di maksimalkan oleh klub.

Masa bakti sang pemain senior Roma tersebut akan berakhir pada musim ini. Banyak kabar yang beredar bahwa pemain yang sudah memasuki kepala 4 itu akan gantung sepatu sebagai pemain namun tetap bergabung bersama Roma mengisi posisi yang masih kosong sebagai jajaran direksi. Hal ini dikarenakan Direktur Olahraga di Roma yang sebelumnya diisi oleh Walter Sabatini, mengundurkan diri pada bulan Oktober tahun 2016 yang lalu.

Hingga saat ini posisi direktur olahraga di Roma masih kosong dan masih dalam tahap pencarian. Pada minggu ini,  Roma sempat diberitakan telah mendekati Monchi, Direktur Olahraga Sevilla, namun sepertinya hal itu akan sulit. Pasalnya Ia masih ingin tetap bertahan di Sevilla dan seandainya Ia ingin pindah pun akan Ia jalani di tim yang bermain di Liga Spanyol.

Dengan demikian, kesempatan Totti untuk mengisi jabatan tersebut masih sangat terbuka. Roma pun dipercaya akan tetep dihormati oleh para pendukung mereka mengingat Totti selama ini sudah menjadi Icon bagi Roma.

Sang pemain bernomor punggung 10 tersebut dipercaya akan menerima tawaran sebagai direktur olahraga. Selain dapat terus membela klub dari sisi manajemen, Totti pun dapat memulai karirnya sebagai pelatih Roma di masa yang akan datang.

Jika memang Totti tak diikutkan dalam jajaran direksi pada dasarnya Ia masih memiliki pilihan lainnya antara lain masih masih bermain di musim depan.

Ia mengatakan kepada Canale 5,  “Saya bisa menjadi bagian dari jajaran direktur Roma dalam setahun. Atau saya bisa saja masih di luar sana bermain sepakbola di lapangan. Atau saya bisa menjadi seorang agen dan mencoba untuk mencari juara selanjutnya. Saya memiliki sedikit pengalaman di sepakbola dunia,”.

Namun dalam dua musim terakhir yang dijalaninya, Ia sangat jarang diturunkan. Pada musim ini Ia hanya bermain 11 kali di Serie A dan sempat menyumbangkan dua angka.

Pjanic : Juventus Berada di Periode Penting Musim Kompetisi Kali Ini

Miralem Pjanic massimiliano allegri Juventus, Miralem Pjanic massimiliano allegri, Juventus, Miralem Pjanic, massimiliano allegri Juventus, massimiliano allegri Juventus, Miralem Pjanic , serie A
Miralem Pjanic – Massimiliano Allegri

Miralem Pjanic selaku Gelandang dari Juventus, sempat mengatakan bahwa timnya saat ini sedang  memasuki periode ketiga dalam kompetisi pada musim ini. Dan periode ketiga ini adalah periode yang paling penting dalam kampanye mereka pada musim ini.

Memang saat ini Juventus berada di jalur yang benar karena masih mengikuti tiga kompetisi yang prestisus di liga Eropa.  Di liga domestik Serie A, Mereka masih berada di puncak klasemen untuk sementara hingga minggu ini dan memiliki selisih delapan poin dengan peringkat dibawahnya dengan pertandingan tersisa tinggal 9 putaran lagi.

Untuk kompetisi Coppa Italia yang sudah memasuki babak Semi final, mereka masih memiliki agregat dua karena di leg pertama saat menghadapi Napoli mereka unggul dengan skor 3-1. Sementara di liga Champions, mereka baru lolos keperempat final setelah sebelumnya mengalahkan FC Porto.

Namun dari sinilah periode yang sangat penting bagi Juventus dimulai. Menurut mantan pemain gelandang dari AS Roma itu membeberkan penjelasannya, “Ini persis mengapa saya datang ke sini. Pelatih Allegri menjelaskan bahwa ada tiga periode dalam satu musim: Dari Agustus ke Desember, Januari sampai Maret dan dari bulan Maret sampai akhir. Itu adalah periode ketiga yang menentukan segalanya,”.

Ia menambahkan pendapatnya untuk liga Serie A, “Sekarang tak ada kesempatan untuk membuat kesalahan. Setiap pertandingan sangat penting dan perlu dipersiapkan dengan baik,”. Hal ini dikarenakan dipertandingan yang masih tersisa, para tim lawan juga menginginkan poin penuh. Mereka akan berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan kemenangan dan memperbaiki posisinya di peringkat klasemen.

Kemudian Pemain berkebangsan Bosnia tersebut mengungkapkan tentang peluangnya menjadi juara Liga Champions yang telah lama tak mereka bawa pulang sejak 20 tahun lalu. Ia mengatakan, “Bisakah Barcelona mengalihkan perhatian kami? Itu tak boleh terjadi. Sekarang kami harus menjaga kepala kami, karena kami memiliki tujuan yang kami tak bisa gagal,”.

Juventus akan menghadapi Napoli dalam ajang kompetisi Liga Serie A pada tanggal 3 April 2017, sedangkan menghadapi Napoli dalam ajang kompetisi Coppa Italia, Juventus akan bertemu lagi tiga hari kemudian tanggal 6 April 2017. Di lain pihak Juventus akan menghadapi Barcelona dalam ajang kompetisi Liga Champions pada tanggal 12 April mendatang.

Bola Mati Madrid Ternyata Mematikan

Real Madrid, La Liga, Cristiano ronaldo, Sergio Ramos
Tendangan Bebas Dari Gareth Bale

Saat ini Real Madrid telah mampu mengumpulkan 71 gol hanya di kompetisi La Liga musim ini saja. Dan ternyata jika ditinjau lebih jauh dari 71 gol tersebut, 16 gol diantaranya merupakan sumbangan dari para pemain gelandangnya.

Tercatat ada tujuh pemain Madrid yang bertindak sebagai pemain gelandang dan menjebol gawang lawannya di La Liga hingga putran ke 28 ini. Dan sperti yang dikutip dari laman resmi Madird, Isco memiliki catatan sebagai pemain gelandang Madrid terbanyak yang menjebol gawang lawannya yaitu sebanyak enam kali.

Gelandang lainnya yang turut meramaikan papan angka di pertandingan La Liga antara lain, Marco Asensio, Casemiro, James Rodriguez, Mateo Kovacic, Toni Kroos dan Luka Modric.

Asensio mampu menjebol gawang lawan sebanyak tiga kali, sedangkan Casemiro dan Rodriguez menyumbangkan dua buah gol. Tiga gol sisanya masing masing disumbangkan oleh Kroos dan Modric.

Tentu saja penyumbang gol terbesar Madrid adalah lini depan mereka yang telah menyentuh angka 44 angka. Sedangkan lini belakang mereka ternyata mampu menggetarkan lebih banyak dibandingkan dengan gelandang mereka dengan jumah 11 gol.

Dengan demikian hanya masalah waktu saja untuk tiga pemain Madrid lainnya yang belum menjebol gawang lawannya yaitu Dani Carvajal, Nacho dan Fabio Coentrao.

Sebagai pencatat gol terbanyak kedua setelah Barcelona pada musim ini, tak jarang Madrid mampu melakukan hal tersebut dikarenakan pengolahan bola mati yang mampu dieksekusi dengan baik oleh para pemainnya.

Mereka telah membuat 21 gol hanya dari set piece seperti tendangan bebas langsung, tendangan bebas tidak langsung, tendangan sudut, lemparan ke dalam, dan tentu saja penalti. Jumlah ini ini merupakan gol terbanyak dari set piece terbanyak dibandingkan tim-tim lain di La Liga pada musim ini. Menariknya, Madrid pun juga mampu mengatasi bola mati dari lawannya. Tercatat hanya  5 kali saja mereka kebobolan dengan skema tersebut, dan paling sedikit diantara rivalnya.

Dan jika ingin dibedah lagi ternyata 21 gol lewat set piece tersebut di La Liga pada musim ini, paling banyak dihasilkan oleh oleh Cristiano Ronaldo sebanyak 8 kali dan Sergio Ramos sebanyak 7 kali. Casemiro mampu menyumbangkan dua gol dan sisanya Gareth Bale, Karim Benzema, Pepe dan Raphael Varane masing-masing satu gol.

 

Alba Yakin Dirinya Mampu Ikuti Formasi Baru

Jordi Alba Luis Enrique Barcelona, Jordi Alba Luis Enrique, Barcelona, Jordi Alba, Luis Enrique Barcelona, Jordi Alba Barcelona, Luis Enrique, La Liga
Jordi Alba Luis Enrique

Jordi Alba yang merupakan permain bertahan dari Barcelona belakangan mengungkapkan bahwa dirinya merasa tak lagi dipercaya untuk diturunkan menjadi tim inti oleh pelatihnya, Luis Enrique. Posisinya semakin sulit terutama setelah sang pelatih mengubah formasi tim menjadi 3-4-3 yang sebelumnya 4-3-3. Ini berarti kemungkinan untuk dimainkan di posisi belakang semakin sedikit.

Mermang bukan hanya Alba saja yang merasakan hal tersebut semenjak Enrique merubah formasinya, namun dipercaya hal tersebut cukup efektif dengan kemampuan pemain yang ada. Terbukti mereka mampu menaklukan Paris Saint Germain di Liga Champions dengan skor 6-1 dan mengalahkan Valencia di Liga Italia Serie A dengan skor 4-2.

Namun seperti yang diungkapkan salah satu media Spanyol bahwa sang pemain sangat khawatir jika hal ini terus berlanjut. Dikabarkan juga bahwa pemain bernomor punggung 18 itu, juga semakin jarang dimainkan apalagi dengan rumor yang menghubungkan dirinya dengan klub yang lain yang sedang mengincarnya belakangan ini.

Meskipun demikian, pemain yang berusia 28 tahun tersebut, tetap dilibatkan oleh Julen Lopetegui selaku pelatih Spanyol, untuk bermain pada kualifikasi Piala Dunia 2018 menghadapi Israel dan juga pertandingan uji coba menghadapi Prancis.

Saat diwawancarai, Ia pun mengakui bahwa saat ini Ia telah menemukan waktu yang sulit bersama timnya, “Saya merasakan kepercayaan total dari pelatih Spanyol, yang bagi saya adalah pujian dan sesuatu yang mengisi saya dengan keyakinan. Ini sesuatu yang saya tak miliki di Barcelona dan itu adalah mungkin yang akan saya suka untuk dimiliki,”.

Ia menambahkan, “Untuk datang ke sini dan memiliki kepercayaan dari Julen memberi saya banyak kekuatan. Dia meminta saya untuk melakukan apa yang telah saya lakukan untuk Spanyol dan Barca dalam beberapa tahun terakhir. Saya melihat kepercayaan pelatih dan tim teknis ada di 100 persen,”.

Ia pun mengatakan bahwa dirinya pun mampu beradaptasi dengan formasi baru Barcelona. Ia menjelaskan, “Saya kira saya bisa bermain dengan tiga bek. Saya mampu melakukannya. Tentu kekuatan saya adalah naik turun di sayap, itulah apa yang telah memberi saya kesempatan untuk bermain demi Spanyol dan Barcelona. Tapi pada akhirnya pelatih yang memutuskan, jadi saya harus membawa yang terbaik dari diri saya keluar dalam sistem apapun,”.

Bellerin Bertahan Di Arsenal Karena Ada Wenger

Hector Bellerin Arsene Wenger, Hector Bellerin-Arsene Wenger, Hector Bellerin, Arsene Wenger Arsenal, Hector Bellerin to barcelona
Hector Bellerin Arsene Wenger

Hector Bellerin selaku pemain belakang dari Arsenal menegaskan lagi keinginannya untuk tetap setia bersama Arsenal selama Arsene Wenger masih melatih disana, padahal ada beberapa tawaran dari klub besar yang menginginkan jasanya dalam waktu dekat sebut saja Barcelona.

Bellerin mulai menjalani karirnya pada 2013 lalu dan belakangan mulai dipercaya untuk menjaga pertahanan  Arsenal oleh Wenger. Ia pun semakin lama semakin terasah sehingga pertahanan Arsenal juga semakin membaik. Tak heran jika rivalnya di Premier League yaitu Manchester City dan juga mantan klub mudanya yaitu Barcelona tertarik untuk menggunakan jasanya sesegera mungkin.

Namun walaupun sang pemain berusia 22 tahun tersebut mendapatkan banyak tawaran, Ia tetap memustuskan untuk tinggal di Emirates Stadium bersama Wenger. Dan pada bulan November lalu, Ia juga telah memperpanjang masa baktinya sebagai bukti kesetiaannya. Bahkan ia pun memiliki masa kontrak sampai dengan 2023 nanti.

Sang pemain berusia 22 tahun tersebut juga sempat mengungkapkan bahwa Ia tetap bertahan di Arsenal tidak lain adalah kehadiran Wenger. Ia mengatakan hal tersebut kepada Mundo Deportivo “Loyalitas saya kepadanya [Wenger] jauh lebih berharga daripada uang.  Loyalitas kepadanya merupakan sesuatu yang sangat penting bagi diri saya. Ia sudah menanggung banyak beban berat bagi saya.”.

Namun pada daasarnya Ia merasa senang jika mantan klubnya tertarik kepadanya, namun Ia lebih cenderung untuk menolak hal tersebut dikarenakan Ia merasa kecewa dan tidak dipercaya oleh mereka lima tahun lalu.

Bellerin dilepaskan dari akademi Barca dan bergabung dengan tim muda Arsenal pada tahun 2011. Tiga tahun kemudian 2014, ia menjalani pertandingan perdananya bersama tim senior Arsenal hingga saat ini.

Performa apik Bellerin, membuat Barcelona tertarik untuk memboyong kembali sang pemain Camp Nou. Mereka pun tak peduli walaupun dirinya telah mengikat kontrak panjang dengan Arsenal yang berarti biaya penebusannya juga besar. Terutama saat genting seperti ini karena mereka sangat memerlukan bek kanan karena hengkangnya Dani Alves menuju Juventus.

Bellerin pun sempat menanggapi ketertarikan mantan klubnya tersebut melalu media Sport, “Menyenangkan ada banyak klub besar tertarik pada saya, tapi jika salah satunya Barcelona, rasanya spesial. Saya tak melupakan saya tumbuh di sana dan saya tak akan melupakan ketika saya tinggal di Barcelona. Namun Saya meninggalkan Barcelona karena klub ini tak percaya pada saya, saya tak merasa dihargai, saya kecewa,”.

Arsenal saat ini telah merosot posisinya ke peringkat enam klasemen dan berpotensi  semakin turun lagi karena poinnya yang diperoleh hingga kini sama dengan jumlah poin yang dimiliki oleh peringkat dibawahnya yaitu Everton.