Ramos Doakan Yang Terbaik Untuk Griezmann Kecuali Saat Menghadapinya

Sergio Ramos Antoine Griezmann, Sergio Ramos, Antoine Griezmann, Sergio Ramos RFeal Madrid, Antoine Griezmann, Atletico madrid
Sergio Ramos Antoine Griezmann

Pemain lini belakang dari Real Madrid yang sering mencetak angka yaitu Sergio Ramos ternyata memiliki rasa segan untuk menghadapi penyerang Atletico Madird yaitu Antoine Griezmann. Bahkan belakangan ia sempat mengharapkan pemain tersebut tak bermain dengan cemerlang saat pertemuan berikutnya baik ketika mereka bertanding di liga domestik maupun dalam kompetesi Piala Dunia.

Meskipun begitu, ia sebenarnya memuji dengan keahlian sang pemain dalam menjebol pertahanan yang dibuatnya, sehingga tak jarang Ia kesulitan untuk menghadangnya.

Kedua pemain tersebut diprediksi tak akan lama lagi bertemu kembali membuktikan kemampuannya dalam menyerang dan bertahan. Pertandingan terdekatnya adalah saat mereka menjalani pertandingan uju coba membela timnasnya masing masing dimana Ramos akan mendukung pasukan Spanyol sedangkan Griezmann membantu timnas Prancis.

Kemudian kedua pemain akan bertemu lagi saat mereka menjalani pertandingan di kompetisi La Liga pada tanggal 8 April 2017 mendatang di kandang Madrid, Santiago Bernabeu.

Ramos pun sempat memuji pemain bernomor punggung 7 di Atletico tersebut bahwa sang pemain merupakan salah satu Individu yang mampu membuat pertandingan di Liga domestik semakin menarik. Selain itu, Ia juga mengatakan bahwa pemain tersebut juga merupakan pemain yang herbat.

Seperti yang dikutip dari Goal Internasional, Ramos mengatakan, “Dia [Griezmann] adalah pemain hebat dan yang pasti membuat liga kami lebih baik. Saya berharap yang terbaik untuknya, kecuali ketika menghadapi saya. Sekarang akan menghadapi Prancis dan kemudian derby, oleh sebab itu saya tak ingin ia bermain bagus.”

Ia pun menambahkan “Tapi dia orang yang baik, menyenangkan dan rekan yang baik dalam profesi. Sebagai pemain, ia sangat bagus,”.

Saat ini dalam kompetisi La Liga, Madrid masih bertengger di puncak klasemen sementara Atletico berada 10 poin dibelakangnya dan harus puas dengan peringkat keempat hingga pekan ini. Namun mereka masih memiliki peluang untuk dapat mendongkrak peringkatnya karena hanya memiliki selisih dua poin dengan peringkat diatasnya dan delapan poin untuk menjadi runner up hingga akhir kompetisi.

Sementara dalam Piala Dunia, timnas yang dibela Ramos, berada diperingkat pertama di babak penyisihan grup G sedengakan timnas yang dibela Griezmann juga berada diperingkat pertama juga dibabak penyisihan group A.

Pelatih Atletico Tak bergeming Dengan Tawaran Senilai 500 MIlyard Rupiah

atletico madrid Diego simeone, atletico madrid, Diego simeone, La liga
Atletico Madrid – Diego simeone

Pelatih Atletico Madrid saat ini yaitu Diego Simeone belum lama ini mengatakan bahwa dirinya sempat menepis proposal kontrak senilai 35 juta Euro atau sekitar 500 milyard, hanya untuk bertahan di klubnya saat ini. Tentunya uang senilai itu sangat besar terutama untuk jabatan pelatih.

Sebelumnya Ia pernah dikabarkan akan dipinang untuk menangani Chelsea dan Inter Milan dan belakangan Ia juga di dikaitkan dengan Barcelona untuk menggantikan Luis Enrique yang mengundurkan diri setelah musim kompetisi kali ini berakhir. Kemudia Ia dihubungkan juga dengan Arsenal untuk menggantikan Arsene Wenger yang tak jelas masa depannya di Emirates.

Kali ini Ia dikabarkan telah disodorkan proyek dengan jumlah yang sangat menggiurkan terutama untuk jabatan pelatih. Bahkan Ia sendiri yang mengatakan bahwa Ia mendapat tawaran dengan angka 35 juta Euro untuk dapat melatih di salah satu klub di Chinese Super League.

Hanya saja sang perlatih asal Argentina tersebut, tak menyebutkan tepatnya dari klub mana ia mendapatkan tawaran sebesar itu. Namun yang pasti Ia masih tetap menginginkan untuk mengasuh klubnya agar lebih baik di masa depan.

Ia mengatakan kepada media AS, “Jika saya ingin pindah ke klub lain, maka saya punya 35 juta euro alasan, 35 juta euro! Namun pada akhirnya, saya memutuskan tidak pergi karena saya masih belum ingin. Saya masih merasakan identitas yang kuat dengan klub,” .

Pelatih yang bergabung sejak 2011 lalu pun menjelaskan alasannya, “Saat ini, Atletico sedang mempunyai momen yang bagus dan bisa lebih berkembang lagi. Kami akan pindah ke stadion terbaru. Saya sudah menyatakan bahwa saya punya rencana untuk bertahan. Lihat bagaimana sulitnya mendapat tempat di tim inti kami, dengan adanya Juanfran, Gabi, Koke, Saul, Tiago.”

Ia pun menambahkan, “Tim juga diperkuat oleh pemain muda seperti Carrasco, Griezmann, Correa. Lucas adalah masa depan klub. Pemain ini bisa bermain di Bayern atau Real Madrid. Dia punya segalanya. Dan dia adalah pemain kami, anda mengerti?”.

Atletico Tahan Griezmann Hingga Dua Musim Lagi

Antoine Griezmann Alexandre Lacazette, Antoine Griezmann, Alexandre Lacazette, Atletico madrid, Timnas Prancis,
Antoine Griezmann dan Alexandre Lacazette

Atletico Madrid yang saat ini masih bertengger diperingkat keempat papan klasemen sementara La Liga 2016-2017 pekan ini, sempat dikabarkan akan merelakan striker andalannya yaitu Antoine Griezmann untuk hengkang setelah musim kompetisi ini berakhir namun sepertinya mereka mengurungkan niatnya untuk melepas sang pemain dalam waktu dekat. Dan jika ada yang menginginkannya setelah musim depan, mereka tak mempermasalahkannya.

Memang sang pemain sendiri sedang hangat diperbincangkan untuk pergi dari Vicente Calderon karena keahliannya menjebol gawang lawan membuat beberapa klub raksasa di Eropa menginginkan jasanya. Dari beberapa klub, Manchester United dikabarkan telah mampu mengungguli rivalnya dalan memboyong pemain berkebangsaan Prancis tersebut.

Kubu setan merah tersebut ingin mempertajam lini depannya untuk dapat kembali menjuarai Liga domestiknya setelah tiga musim direbut oleh Manchester City, Chlesea dan Leicester City. Walaupun mereka memiliki Wayne Rooney dan Zlatan Ibrahimovic namun usianya membuat pilihan manajemen untuk melanjutkan kerjasamanya menjadi terbatas.

Karena itulah Griezmann yang masih berusia 25 tahun sangat tepat untuk dapat melanjutkan perjuangan MU dalam jangka panjang. Dan dikabarkan mereka juga telah melakukan negosiasi baik dengan pemilik dan juga dengan sang pemain, malah dikabarkan MU juga telah menyiapkan nomor punggung 7 seperti yang digunakannya saat ini.

MU pun pada dasarnya tidak bermasalah menebus biaya buy-out pemain yang nilainya sangat tinggi yaitu 100 juta Euro. Selain tawaran yang menggirukan untuk timnya, Mu pun juga telah menunjuk rekan senegara Griezmann yang bermain di MU yaitu Paul Pogba, untuk dapat bermain bersamanya.

Menurut media The Telegraph, pada dasarnya tim yang dijuluki Los Rojiblancos  ini belum siap melepaskan kepergian pemain mengingat hingga kini mereka masih mencari pemain yang mampu menjadi ujung tombak menggantikan Griezmann. Selain itu dikabarkan bahwa keputusan ini dibuat mengingat belum adanya kepastian pelatih mereka yaitu Diego Simeone di Atletico. Pasalnya Ia juga dikabarkan akan diboyong oleh beberapa klub Eropa lainnya seperti Arsenal dan Barcelona.

Namun sepertinya mereka sudah mulai menyusun daftar belanja mereka untuk menggantikan Griezmann dan dikabarkan pemain yang beruntung itu adalah rekan senegaranya juga yaitu Alexandre Lacazette, Striker dari Olympique Lyonnais.

Akhirnya Final Copa Dey Rey Diselenggarakan Markas Atletico

Estadio Vicente Calderon - atletico madrid, Estadio Vicente Calderon, atletico madrid, copa del rey final, Barcelona deportivo alaves, deportivo alaves vs barcelona
Estadio Vicente Calderon – atletico madrid

Setelah menjalani berbagai adegan yang cukup menhebohkan untuk masalah yang sederhana dalam ajang kompetisi Copa del Rey, akhirnya tercapailah titik temu belum lama ini.

Memang beberapa waktu yang lalu terjadi perdebatan menegenai tempat pertandingan yang akan diselenggarakan pada tanggal 27 Mei mendatang. Pasalnya kompetisi Copa de Rey yang sudah memasuki babak final harus diselenggarakan di tempat yang netral, tidak boleh di tempat salah satu peserta pertandingan. Dan peserta final Copa del Rey musim ini adalah Barcelona dan Deportivo Alaves.

Pihak penyelenggara CDR yaitu Federasi Sepakbola Spanyol (RFEF), telah mengadakan pertemuan khusus untuk membahas lokasi pertandingan tersebut dan akhirnya mereka memutuskan untuk mengadakannya di Estadio Vicente Calderon, markas dari Atletico Madrid.

Memang sebelumnya ada keinginan dari pihak Barcelona untuk dapat menyelenggarakan final CDR di Santiago Bernabeu, markas rivalnya yaitu Real Madrid. Namun pihak Madrid menolak tempatnya dijadikan pesta pora pemenang CDR dimana Barcelona adalah yang diunggulkan.Mereka sepertinya tak ingin stadion kesayangan mereka terdapat moment rivalnya mengangkat Piala Copa del Rey.

Memang lawannya Alaves tak begitu diperhitungkan mengingat secara diatas kertas mereka kalah dari segala sudut pandang terutama kualitas pemainnya. Namun mereka sempat mengajukan pertandingan tersebut digelar di San Mames. Alasannya sangat simple, karena mereka jarang masuk final, mereka ingin ingin fans mereka bisa nyaman datang ke stadion. Dan sebagai sesama tim asal basque, San Mames akan menjadi lokasi yang ideal mengingat tak ada rivalitas antara Alaves dengan Atheltic Bilbao. Hanya saja keinginan terseb harus dikubur mengingat stadion tersebut sudah dibooking untuk konser Guns N ‘Roses.

Akhirnya kedua tim mengusulkan Calderon. Namun rencana ini pun sempat mendapatkan penolakan dari suporter Atletico Madrid hanya saja bukan karena rivalitas atau semacamnya akan tetapi lebih kearah tak ingin pertandingan terakhir di Calderon digelar bukan untuk Atletico.

Atletico memang ingin sedang membangun stadion baru dan hampir selesai dibangun serta dapat digunakan di musim selanjutnya. Rencananya Calderon akan dihancurkan dan para pendukung Atletico ingin tim mereka yang terakhir bermain di sana.

Akhirnya pihak RFEF dan Atletico sudah menemukan jalan keluarnya. Direncanakan Atletico akan menggelar pertandingan perpisahan dengan Calderon sebelum stadion itu diruntuhkan. Atleti mungkin akan mengundang klub tertentu untuk menggelar momen istimewa yang kemungkinan akan dilangsungkan pada sebelum musim berikutnya digelar.

.

 

Musim lalu pertandingan final Copa juga digelar di Calderon. Laga itu dimenangkan oleh Barcelona yang menghadapi Sevilla di partai final.

Hasil Pertandingan Atletico Madrid Vs Celta Vigo 13 Februari 2017 3-2

Hasil Pertandingan Atletico Madrid Vs Celta Vigo 13 Februari 2017 3-2, Hasil Pertandingan Atletico Madrid Vs Celta Vigo 13 Februari 2017, Hasil Pertandingan Atletico Madrid Vs Celta Vigo, Atletico Madrid Vs Celta Vigo, Atletico Madrid, Celta Vigo, la liga
Atletico Madrid Vs Celta Vigo

Pagi dini hari tadi tanggal 13 Februari 2017 pukul 2.45, Atletico Madrid melanjutkan ajang kompetisi Liga Spanyol, La Liga 2016 -2017. Dalam pertandingan putaran ke 22, mereka menjamu Celta Vigo di Estadio Vicente Calderon dengan hasil yang cukup melegakan.

Dalam pertandingan tersebut Atletcio hampir saja dipermalukan oleh sang tamu, namun lima menit menjelang babak kedua waktu normal berakhir, mereka mampu mennggetarkan gawang Celta Vigo sebanyak dua kali.

Pada dasarnya kedua tim sama kuat. Sang tamu sedikit unggul dalam hal penguasaan bola dikedua babak. Celta Vigo pun unggul dalam menciptakan peluang dibabak pertama namun akhirnya disadari oleh sang tuan rumah sehingga mereka mampu membalikkan keadaan disaat yang genting.

Setelah babak pertama dimulai, Celta Vigo membuat kejutan di menit ke lima. Serangan dari Pione Sisto mampu diatasi oleh Miguel Angel Moya, namun bola yang terpantul jatuh dihadapan Gustavo Daniel Cabral dan sundulannya mampu mnecetak angka perdana dalam laga itu.

Namun enam menit kemudian, Fernando Torres mampu menyamakan kedudukan dengan melakukan aksi akrobat diudara membuat Sergio Alvarez tak berdaya.

Menit ke 29, Facundo Roncaglia, melakukan pelanggaran di kotak terlarang dan dijatuhi hukuman penalti. Torres mencoba mengeksekusi tendangan tersebut namun sayangnya tembakan tersebut menuju tiang gawang. Dan hingga babak pertama usai, skor masih sama 1-1.

Setelah turun minum, kedua kubu sepertinya mencoba mengganti strategi dengan merotasi beberapa pemainnya. Dari kubu Atletico, Juanfran digantikan Vrsaljko dimenit ke 46, Niguez dengan Correa dimenit ke 72 dan Torres dengan Gameiro dimenit ke 76. Sedangkan dari kubu Celta Vigo, Jozabed digantikan dengan Daniel Wass dimenit ke 64, dan Sisto dengan Bongonda dimenit kke 70.

Hasil nyata terlihat lebih dulu dari pihak sang tamu. John Guidetti berhasil berhasil menerima umpan dari Wass dan tembakannya tepat menuju sisi kiri gawang melewati penjaga gawang Atletico dimenit ke 78.

Tentunnya tertinggal satu angka di sepuluh menit terakhir membuat Atletico terpacu untuk membombardir sang lawan. Dan akhirnya dimenit ke 86, Atletico mendapatkan kesempatan dari tendangan pojok. Eksekusi yang dilakukan oleh Gabi dapati diatasi oleh pemain Vigo, nnamun ternyata bola yang terpantul itu dapat dimanfaatkan dengan baik oleh Yannick Carrasco sehingga tembakan dari pojok kotak penalti terbenam dikanan gawang Vigo. Skor menjadi 2-2.

Menit terakhir babak kedua benar benar dimanfaatkan oleh pemain Atletico. Dua menit dari gol terakhir, Antoine Griezmann berhasil mendapat peluang dari umpan yang diberikan Kevin Gameiro dan merubah papan skor sekali lagi. Angka saat ini menjadi 3-2 dengan keunggulan Atletico hingga babak kedua selesai.

Dengan hasil ini Atletico masih bertahan diposisi keempat klasemen untuk pekan ini dan Celta Vigo juga masih berada diposisi ke 10.

Enrique Senang Barca Menang Walau Kecewa Dapat Kartu Merah Dua

luis suarez Red Card Bacelona vs Atletico Madrid, luis suarez Red Card, Bacelona vs Atletico Madrid, luis suarez, Red Card, Bacelona, Atletico Madrid, Copa del rey
Luis Suarez Red Card

Pelatih Barcelona yaitu Luis Enrique merasa senang dengan keberhasilan tim yang diasuhnya karena telah berhasil mandapatkan tiket menuju final Copa del Rey. Mereka mampu mempertahankan selisih gol dari pertandingan di Camp Nou saat mereka menghadapi Atletico Madrid dipertandingan leg kedua semifinal Copa pada tanggal 8 Februari pagi dini hari tadi.

Dalam pertandingan tersebut sangat terasa alot mulai sejak peluit babak pertama ditiupkan. Berbagai kejadian menimpa kedua tim dan diakhiri dengan hasil seri 1-1. Dari kubu Barcelona, sebuah gol dari Luis Suarez dimenit ke 43 sedangkan dari kubu Atletico Kevin Gameiro mampu membalasnya dimenit ke 83.

Secara performa, sang pelatih mengakui kurang puas dengan aksi yang diluncurkan pasukannya dan Ia merasa mereka mampu bermain lebih dibandingkan yang mereka tunjukkan saat itu. Namun pada akhirnya hasil akhir membuatnya harus mensyukir yang ada.

Mantan pelatih Roma pun sempat mengatakan kepada media AS, “Kami sudah menjalani proses yang sangat sulit untuk mencapai final, normalnya saya pasti akan bahagia. Tapi jika melihat kinerja kami, saya kurang puas meski secara umum saya senang karena tim ini terus membuat sejarah. Tapi sejujurnya kami tidak memanfaatkan penguasaan bola kami dengan maksimal. Kami harus menganalisis pertandingan dan meningkatkan diri,”.

Selain kekecewaannya terhadap kinerja tim, Ia juga kecewa terhadap kartu merah yang didapat oleh pemainnya, Sergi Roberto pada menit ke-46. Hal itu tentu merugikan mereka. Selain karena kehilangan satu pemain, Ia mengangkap hukuman tersebut membawa rasa takut kepada para pemain Barca lainnya. Ia sendiri mengaku menderita melihat kondisi yang dialami timnya itu.

Ia pun memjelaskan ,”Saya tentu berharap kami bisa mengendalikan pertandingan, tetapi kartu merah Roberto sangat merugikan kami. Sepanjang babak pertama kami sudah bermain dengan sedikit rasa takut. Kami lalu bisa mengatasinya. tetapi kartu merah Roberto mengembalikan semua rasa takut kami. Saya merasa menderita.”

Namun dua belas menit kemudian ternyata pemain Atletico, Yannick Carrasco, juga mendapatkan kartu merah. Tentu sangat membantu Madrid dalam bertanding dengan jumlah yang seimbang.  Hanya saja menjelang babak kedua berakhir, Luis Suarez mendapatkan kartu merah juga dari Wasit. Memang tak bermasalah untuk dapat bertahan dimenit menit terakhir namun tentunya pemain andalan Barcelona ini tak bisa dimainkan di pertandingan final.

Torres Dan Simeone : Atletico Masih Mampu Balikkan Keadaan

Fernando Torres, Fernando Torres atletico madrid, atletico madrid, atletico madrid vs Barcelona, barcelona vs atletico madrid, copa del rey,
Pique vs Fernando Torres

Fernando Torres yang merupakan pemain belakang dari Atletico Madrid mengajak rekan rekannya untuk tampil all out saat berkunjung ke markas Barceona di Camp Nou. Ia ingin seluruh tim dapat mengeluarkan performa makksimal, berani ambil resiko dalam pertandingan nanti.

Atletico akan menghadapi Barcelona dalam ajang kompetisi Copa del Rey, yang sudah memasuki babak semifinal. Sebelumnya pada minggu lalu tanggal 2 Februari lalu kedua kubu sudah bertemu di leg pertama. Atletico mengalami kekalahan dengan skor 1-2. Dan pada tanggal 8 Februari besok, mereka akan bertemu lagi untuk menuntaskan leg kedua.

Pertandingan di  leg pertama di Vicente Calderon, Atletico tertinggal terlebih dahulu melalui dua buah gol yang diluncurkan oleh Luis Suarez dimenit ke 7 dan dari tendangan jarak jauh Lionel Messi dimenit ke 33. Atletico sempat membalas melalui sundulan Antoine Griezmann dimenit ke 59 bola yang masuk keperut gawang hanya sampai disana saja.

Walaupun Torres tak mampu menambahkan gol dalam pertandingan tersebut namun dipercaya Ia sedang dalam bentuk terbaiknya. Ia sempat menjebol gawang lawannya sebanyak dua kali, saat ia menghadapi Leganes di La Liga kemarin tanggal 5 Februari lalu. Dan Ia ingin melanjutkan tren positif yang dialaminya saat melawan Barcelona.

Seperti yang dikutip oleh media AS,  “Itu adalah salah satu pertandingan yang selalu ingin anda mainkan. Anda selalu ingin bermain melawan salah satu tim terbaik di Spanyol dan Eropa, dan memainkan laga semifinal yang amat penting. Saya selalu ingin memberikan yang terbaik untuk suporter. Dan saya memainkan setiap laga seolah itu adalah yang terakhir bersama Atletico.Anda harus tampil berani, mengambil resiko, dan menargetkan lebih dari satu gol di Camp Nou.”.

Hal yang senada juga diungkapkan oleh pelatih mereka, Diego Simeone. Ia masih percaya timnya masih bisa mengubah keadaan untuk menyingkirkan Barcelona di semi final Copa del Rey.

“Kami akan menghadapi tim yang sangat kuat di kandang sehingga pertandingan akan sangat berat bagi kami. Mereka mungkin bahkan tim terbaik di dunia. Tapi apa yang saya katakan sekarang tak banyak berarti. Semuanya akan diperhitungkan di atas lapangan. Hanya hasil yang akan membuat kami puas untuk mencapai final,”.

Prediksi Copa del Rey, Barcelona Vs Atletico Madrid 8 Februari 2017

Prediksi Copa del Rey, Barcelona Vs Atletico Madrid 8 Februari 2017, Prediksi Copa del Rey, Barcelona Vs Atletico Madrid, Prediksi Copa del Rey Barcelona Vs Atletico Madrid, Barcelona, Atletico Madrid
Copa del Rey, Barcelona Vs Atletico Madrid

Pada hari Rabu tanggal 8 Februari 2017 nanti, Barcelona akan menghadapi pertarungan leg kedua dalam ajang kompetisi Copa del Rey. Pertandingan yang sudah mencapai semifinal kali ini mereka akan menghadapi Atletico Madrid yang diadakan di Camp Nou Stadium, markas Barcelona.

Dalam pertandingan memperebutkan tiket menuju final ini, Barcelona sempat unggul di leg pertama yang diadakan di Vicente Calderon minggu lalu  pada tanggal 2 Februari. Skor akhir 1-2 tersebut dihasilkan dari tendangan Luis Suarez dimenit ke 7 dan tendangan Lionel Messi di menit ke 33. Namun sundulan dari Antonio Griezmann tak diikuti oleh gol lainnya hingga babak kedua berakhir.

Walaupun kalah 1 angka namun Atletico masih memiliki kesempatan untuk dapat membalikkan keadaan. Hanya saja membuat dua gol tanpa kebobolan menghadapi Barcelona diketahui sangat berat.

Tercatat dalam sepuluh pertandingan terakhirnya saja di lintas kompetisi, Barcelona hanya sekali kalah saat menghadapi Athletic Bilbao dalam kompetisi Copa del Rey dan itupun dibalas di leg keduanya. Sisanya hanya dua kali imbang.

Sementara Atletico spertinya sedang mengalami masalah intern sehingga dalam lima pertandingan terakhirnya di lintas kompetisi, mereka hanya sanggup memenangkan sekali pertandingan dan tiga kali imbang.  Kekalahannya terjadi saat menghadapi Barcelona di leg pertama.

Saat kedua tim bertemu dilapangan, Barcelona cenderung mengungguli  Atletico. Tercatat dari 10 pertemuan dilintas kompetisi, Barcelona mampu mengungguli 8 kali pertandingan, sedangkan imbang hanya sekali.

Barca sepertinya tak bisa menurunkan beberapa pemain utamanya seperti Rafinha, Lucas Digne, Sergio Busquets, Marc Cardona dan Andres Iniesta dipastikan absen pada laga ini karena mengalami cedera. Neymar juga tidak bisa diturunkan karena ia mendapat hukuman larangan bermain karena koleksi kartu kuningnya.

Luis Enrique diprediksi masih menggunakan formasi 4-3-3 dengan Lionel Messi, Luis Suarez dan Paco Alcacer dilini depan. Sementara di lini tengah dipercayakan kepada Arda Turan, Ivan Rakitic, dan Denis Suarez. Di lini belakang menjaga pertahanan bersama kiper Ter Stegen adalah Vidal, Pique, Umtiti dan Mathieu.

Sementara Los Rojiblancos juga tak kalah kesulitan menurunkan pemainnya karena banyak yang cedera, seperti Barragan, Augusto Fernandez, Jose Gimenez, Jan Oblak dan Tiago, sedangkan Thomas Partey masih menerima panggilan timnasnya.

Diego Simeone dipercaya kan menggunakan taktik 4-4-2 dengan Kevin Gameiro dan Antoine Griezmann,  sementara untuk melancarkan aliran bola, Koke, Niguez, Gabi dan Juanfran. Moya akan menjadi palang pintu terakhir sebelum bola masuk kegawangnya dibantu oleh Filipe Luis, Diego Godin, Savic dan Torres.

Walaupun Menelan Kekalahan, Torres Tetap Ingin Jadikan Pelajaran

Fernando Torres Atletico Madrid, Fernando Torres, Atletico Madrid, copa del rey, la liga, liga spanyol, Atletico Madrid vs Barcelona
Fernando Torres – Atletico Madrid

Fernando Torres selaku penyerang dari Atletico Madrid sempat menghimbau kepada timnya untuk terus berusaha dan pantang menyerah demi mendapatkan tiket menuju final Copa del Rey terutama  setelah ditaklukan rival mereka, Barcelona di leg pertama.

Memang dalam pertandingan yang diadakan di Camp Nou Stadium, tanggal 2 Februari 2017 pagi dini hari tadi, mereka ditekuk oleh Barcelona dengan skor 1-2. Walaupun pada dasarnya Barcelona lebih menguasai bola, namun dalam segi menciptakan peluang mereka sama banyak.

Gol pertama terjadi saat Javier Mascherano dimenit ke 7, mampu memberikan umpan trobosan kepada Luis Suarez dan dengan aksi solonya Ia mampu mengalahkan Miguel Angel Moya dan menembakkannya ke pojok kanan bawah gawang.

Kemudian pada menit ke 33, Ivan Rakitic meluncurkan umpan kepada Lionel Messi yang berada di lini depan dan ditembakkannya langsung dari luar kotak penalti menuju perut kiri gawang. Skor mengganda saat itu juga.

Atletico Madrid berjuang keras menjebol gawang Barcelona dan akhirnya mampu membalas dengan sebuah gol dimenit ke 59. Umpan lambung dari Diego Godin mampu disudul oleh penyerang andalan mereka yaitu Antoine Griezmann. Sayangnya hal tersebut tak disusul oleh gol lainnya.

Setelah pertandingan selesai, Torres pun sempat meminta agar rekan-rekannya untuk mengambil pelajaran dari pertandingan ini. Ia berharap mereka mampu meningkatkan performa dan tunjukan yang lebih baik lagi saat mereka mengunjungi Camp Nou pekan depan untuk melanjutkan leg kedua Copa del Rey.

Torres mengatakan, “Kami telah belajar untuk bertarung, menderita dan bangkit dari situasi yang rumit dan yang satu ini adalah salah satu yang lebih rumit. Kami memiliki harapan untuk mencapai final, dengan tahu bahwa ini mungkin adalah rival terburuk dan hal terburuk bisa terjadi, tapi lebih sulit, lebih baik,”.

Torres mengakui bahwa timnya tidak menunjukkan kualitas permainan mereka seperti biasanya. Ia membeberkan kepada ESPN FC, “Kami semua ingin bermain intens. Itu adalah ide kami dari awal, namun jika anda bermain melawan tim seperti ini dan semuanya mendukung permainan mereka, tidak ada yang bisa anda lakukan. Di babak pertama, mereka mampu mengalirkan bola dengan baik. Mereka terus menekan kami dan juga mampu bekerja sama dengan bagus di lini depan,”.

Ia melanjutkan, “Di babak kedua, semuanya bekerja dengan bagus untuk kami, kami seperti ingat siapa diri kami dan kami mampu menunjukkan itu di babak kedua.”