Madrid Akan Hadapi Klub Mantan Pelatihnya

Carlo Ancelotti And Zinedine Zidane, Carlo Ancelotti, Zinedine Zidane, real Madrid, Carlo Ancelotti Zinedine Zidane Real Madrid, Bayern Munchen, Real Madrid VS Bayern Munchen
Carlo Ancelotti Vs Zinedine Zidane

Dalam beberapa pekan kedepan Real Madrid telah berhasil lolos ke babak perempat final Liga Champions, setelah sebelumnya mampu menaklukkan Napoli dengan agregat 6-2. Kali ini mereka akan dijadwalkan untuk menghadapi Bayern Munchen, tim yang saat  ini diracik oleh pelatih lamanya, Carlo Ancelotti.

Pertandingan pada tanggal 13 April 2017 mendatang, Madrid berusaha tetap terus melaju untuk mempertahankan gelar Liga Champions yang sebelumnya mereka raih bersama pelatihnya saat ini yaitu Zinedine Zidane, padahal Ia merupakan pelatih baru Madrid yang diangkat untuk menggantikan Rafael Benítez, pelatih yang juga ditunjuk menggantikan Aneclotti.

Kemudian Ancelotti pun setelah jeda semusim akhirnya bergabung mengasuh Bayern Munchen menggantikan Pep Guardiola yang direkrut oleh Machester City dan hingga saat ini mampu membawa timnya menjadi peringkat pertama di Liga Jerman dan terpaut jauh 13 poin dengan peringkat dibawahnya untuk 9 pertandingan yang tersisa.

Saat Ancelotti masih mengasuh Madrid, ia pernah memenangkan La Decima pada tahun 2014. (La Decima adalah piala Liga Champions ke-10).  Zidane pun saat itu sempat menjadi asisten dari pelatih berkebangsaan Italia dan belajar banyak. Dan hasilnya Zidane juga pernah memenangkan liga tersebut di musim perdana kepelatihannya.

Toni Kross selaku pemain gelandang Madrid, sempat mengungkapkan perbedaan antara keduanya karena ia pernah mengalami pelatihan dari kedua pelatih tersebut. Pemain yang juga mantan Bayern Munchen pun membeberkan kepada Goal International. “Zidane memberikan ide yang begitu jelas kepada para pemain Madrid. Dia tidak butuh 20 menit pidato motivasi, dia tidak butuh itu. Kehadirannya saja sudah bisa membantu dia meraih apa yang ia inginkan – karakter yang ia punya sudah bersinonim dengan sukses.”

Ia pun juga mengungkapkan kelebihan dari pelatih lamanya. “Ancelotti banyak berbicara dengan para pemainnya, membentuk hubungan yang amat erat dan ruang ganti Real Madrid sehingga amat sedih ketika klub memutuskan dia harus pergi.”.

Pertandingan pemuncak klasemen di Liga Spanyol dan Liga Jerman dipastikan akan sangat menegangkan karena mereka akan membuktikan kekuatan liga manakah yang mampu mengungguli rivalnya. Selain itu perasaan emosional saat menghadapi mantan pelatihnya tentu akan menjadi taruhan juga untuk para pemain Madrid memenangkan pertandingan tersebut.

Dua Pemain Munchen Diincar Duo Manchester

Pep Guardiola, Joshua Kimmich, Pep Guardiola - Joshua Kimmich, Bayern Munchen, Manchester City
Pep Guardiola Joshua Kimmich

Salah satu klub sepakbola raksasa liga Jerman yaitu Bayern Munchen sepertinya memiliki dua pemain yang sedang diincar oleh dua klub papan atas Liga Inggris yaitu Manchester City dan manchester United. Memang belum ada keinginan resmi dari klub namun kedua pemainnya tersebut digadang-gadangkan akan mampu mampu mendongkrak permainan mereka.

Pemain bertahan Munchen bernomor punggung 32 yaitu Joshua Kimmich dikabarkan mulai tak betah untuk tinggal di klub tersebut. Pasalnya sang pemain muda tersebut jarang dimainkan oleh pelatihnya saat ini yaitu Carlo Ancelotti. Ia malah sempat ingin segera pindah keklub yang lebih menginginkan jasanya.

Padahal pemain yang baru berusia 22 tahun tersebut dimusim sebelumnya sering dimainkan menjadi gelandang bertahan dan terkadang menjadi bek Munchen saat Josep Guardiola masih melatih disana.Ia pun sempat diikutsertakan menjadi pemain bertahan di timnas Jerman pada Euro 2016. Di musim ini pun Ia sempat mencetak 4 gol di kompetisi Bundesliga, dan tiga kali di Champions League.

Akan tetapi belakangan Ia sering dimainkan dalam waktu lama dan hanya menjadi mengganti, dan terakhir kali merumput sebagai starter saat timnya menghadapi Hertha Berlin pada tanggal 18 Februari lalu.

Dikabarkan sang pemain diinginkan oleh pelatih lamanya yaitu Guardiola akan tetapi sepertinya Munchen tak akan melepasnya dengan mudah karena sang pemain masih mampu berada diposisi dimana saja di lini belakang.

Douglas Costa, yang menjadi pemain sayap Munchen juga telah sempat direkomendasikan oleh mantan pemain belakang Manchester United yaitu Rio Ferdinand. Hal ini diajukan karena menurutnya lini tengah mereka sepertinya harus lebih diperbaiki oleh pelatihnya pada musim panas mendatang.

Ia malah sempat mengungkapkannya kepada The Times. “Saya mengagumi Douglas Costa dari Bayern Munchen. Dia adalah pemain yang enerjik namun tidak selalu turun sebagai starter untuk Bayern dan dia akan layak untuk dibeli meski dengan harga yang sedikit mahal. United selalu bermain dengan winger dan anda membutuhkan bola udara untuk Ibrahimovic.”.

Ia menambahkan “Namun yang terpenting, tim membutuhkan pemain dengan kaki-kaki yang kuat dan bertenaga.”

Sebelumnya United telah membeli Paul Pogba dari Juventus, bahkan dengan harga yang sangat luar biasa namun pada kenyataannya sampai saat ini Ia tampil kurang memuaskan dan tak seperti yang diharapkan oleh MU.