Tak Digunakan Pemiliknya, Bournemouth Siap Boyong Ake

Nathan Ake - AFC Bournemouth, Nathan Ake AFC Bournemouth, Nathan Ake AFC, Bournemouth, Chelsea, Nathan Ake Chelsea, Premier League
Nathan Ake – AFC Bournemouth

Pemilik peringkat ke empat belas klasemen sementara minggu ini di Premier League yaitu Bournemouth, dikabarkan memiliki keinginan untuk mempermanenkan keahlian dari Nathan Ake setelah musim kompetisi kali ini berakhir. Mereka akan segera menebusnya setelah bursa transfer musim panas nanti diselenggarakan.

Pemain bertahan dari Chelsea tersebut smemang sempat dipinjamkan oleh Bournemouth selama setengah musim. Ia pun mampu menampilkan kepiawaiannya bersama klub tersebut. Dan akhirnya tanggal 8 Januari lalu Ia dipanggil kembali oleh Chelsea.

Ake memang termasuk pemain yang jarang dimainkan oleh Chelsea. Walaupun sudah diboyong sejak 2012 , Ia hanya dimainkan sebanyak 5 kali saja. Sisanya Ia menjadi penghias dibangku cadangan dan dipinjamkan ke klub lain. Selain Bournemouth, Ia pernah dipinjamkan oleh Reading FC dan Watford.

Saat besama The Cherries, Pemain berkebangsaan Belanda tersebut lebih sering mendapatkan kesempatan untuk merumpunt bersama tim dan menampilkan performa dengan sangat memuaskan. Walau tercatat hanya 10 kali pertandingan yang diikutinya namun mampu menjebol tiga gawang lawannya.

Dan itulah sebabnya pada bulan Januari lalu Ia dipanggil kembali oleh pemiliknya. Dikabarkan sang pelatih tertarik dengan keahliannya sebagai pemain belakang yang mampu menyerang dan saat itu Ia menghentikan masa pinjaman dari sang pemain berusia 22 tahun tersebut dari Dean Court.

Namun setelah dipanggil ke Stamford Bridge, kejadian yang sama terulang kembali, Ia tetap jarang dimainkan seperti saat ia dipinjamkan oleh Bournemouth. Tercatat, Ia hanya diturunkan dua kali saja dan itupun pada ajang FA Cup.

Keadaan pemain yang dipanggil lagi dan ditelantarkan oleh timnya tersebut ternyata diketahui oelh Bournemouth. Dan seperti yang dikabarkan Sportsmole, mereka akan mencoba mendatangkan sang pemain pada awal musim panas nanti.

Bournemouth sendiri sepertinya telah menyukai keahlian sang pemain dan dikabarkan mereka siap memberikan kepastian jam bermain lebih untuk Ake seandainya jika ia bersedia kembali bersamanya. Mereka meyakini bahwa sang pemain akan setuju dengan tawaran tersebut apalagi hingga saat ini ia belum mendapat kepastian apapun soal masa depannya di Chelsea yang akan habis pada 2018 mendatang.

Inilah Pengakuan Ibrahimovic dan Mings Dalam Insiden Penyikutan

Zlatan Ibrahimovic vs Tyrone Mings, Zlatan Ibrahimovic, Tyrone Mings, Bournemouth vs Manchester United, Bournemouth, Manchester United, Premier League,
Ibrahimovic Vs Mings

Pertandingan tanggal 4 Maret 2017 kemarin, MU berkunjung kekandang Bournemouth di Dean Court dalam ajang kompetisi Premier League yang sudah memasuki pekan ke 26. Namun dalam pertandingan tersebut terjadi insiden yang kurang menyenangkan untuk tuan rumah. Terlihat striker andalan MU yaitu Zlatan Ibrahimovic menyikut pemain belakangnya, Tyrone Mings.

Banyak pihak berpendapat bahwa hal ini merupakan tindakan balas dendam oleh Ibrahomovic karena beberapa detik sebelumnya, Mings terlihat sedang menginjak kepala sang pemain berusia 35 tahun tersebut yang sedang terjatuh saat bermain.

Setelah dikonfirmasi, Mings pun ¬†mengakui bahwa dirinya memang menginjak kepala Ibraakan tetapi hal tersebut berdasarkan ketidaksengajaannya. Ia mengungkapkan kepada ¬†Sports365, “Tidak, saya tidak bermaksud melakukan injakan itu. Saya tidak akan pernah melakukan hal tersebut secara sengaja. Itu bukanlah gaya bermain saya. Saya memang suka melakukan tekel keras namun saya selalu berusaha fair di setiap pertandingan. Keras dan fair, itulah cara bermain saya dan saya selalu melakukannya.”.

Bek Bournemouth itu pun menyadari bahwa aksinya tersebut akan membuat sang pemain yang tak sengaja diinjaknya akan melakukan balasan kepadanya. Ia mengatakan “Dia [Ibrahimovic] pemain yang memiliki fisik yang besar. Saya tahu dia akan mengincar saya, namun saya tidak menyangka bahwa dia akan menyikut saya.”.

Dan saat BBC mengonfirmasi kepada Ibra, Ia mengatakan, “Dengar, apapun yang terjadi di lapangan biarlah tetap di lapangan. Saya bukanlah pemain yang suka membicarakan hal tersebut setelah pertandingan, biar orang lain yang mengatakannya. Namun ada wasit di sana [yang menyaksikan insiden tersebut]. Pertandingan tadi memang berat dan apapun yang terjadi sudah terjadi.”.

Ia pun tak bisa menjelaskan keberuntungannya setelah kejadian penyikutan tersebut dan tak mendapatkan kartu merah. Ia mengatakan, “Aku tidak tahu, aku merasa seseorang… Dengar, kalian bisa melihatnya di TV, kalian bisa melihat gambarnya, melihat apa yang terjadi. Pada saat itu, saya melompat, saya melompat dengan tinggi. Terkadang saya mencoba melindungi diri saya dan sialnya dia melompat ke arah saya, dan ya dia melompat ke sikut saya. ”

Ia menambahkan, “Terkadang situasi ini sering terjadi, saya cuma berharap dia tidak mengalami cedera.”.