Wapres Inter Tak Ubah Target Tiga Besar Walau Sempat Takluk Dengan Juve dan Roma

Javier Zanetti Inter milan, Javier Zanetti, Inter milan, Vice President Inter milan, Inter milan Vs AS roma, serie A
Javier Zanetti Inter milan

Tanggal 27 Februari kemarin, Inter Milan menjalani ajang kompetisi Liga italia Serie A putaran ke 26. Dalam ajang tersebut, mereka menghadapi AS Roma dikandang sendiri yaitu Stadio Giuseppe Meazza dan berusaha untuk mendapatkan poin penuh untuk memantaskan diri di tiga besar dan mendapatkan tiket menuju Liga Champions musim depan.

Namun sayangnya dalam pertandingan tersebut Inter harus mengaku keperkasaan Roma dan berakhir dengan skor 3-1. Selain tak mendapat poin, mereka ternyata harus lengser tiga peringkat ke posisi ke enam dilewati oleh Napoli yang menduduki peringka ketiga dan Atalanta keperingkat keempat dan terakhir adalah Lazio diperingkat kelima. Untungnya, Inter hanya terpaut enam poin dari Napoli yang berada di peringkat ketiga papan klasemen.

Meskipun demikian Javier Zanetti sekalu wakil Presiden dari Inter mengatakan bahwa target klubnya untuk dapat kembali berlaga di kompetisi Liga Champions musim depan tetap sama tak ada perubahan. Ia mengatakan “Pertandingan dengan Roma? Kekalahan kami atas Juve (0-1) dan Roma adalah dua laga yang berbeda. Mereka (Roma) bermain lebih baik daripada kami, tapi kekalahan itu tak mengubah target maupun jalan yang kami tempuh.”

Ia pun menambahkan, “Masih ada banyak pertandingan dari sekarang hingga akhir musim. Kami berharap bisa memenangi laga-laga sisa sebanyak mungkin, lalu melihat di mana kami akan finish nanti.”

Di awal kompetisi musim ini, Inter memang sempat diasuh oleh Frank de Boer namun akhirnya dipecat setelah 14 pertandingan membawa Inter ke peringkat lebih dari 10 besar. Mungkin jika Pioli yang direkrut sejak awal, Inter memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk di tiga besar saat ini.

Namun sang wapres Inter itu menjelaskan, “Orang lain bebas mengutarakan pandangannya kepada Frank. Kami sendiri selalu berusaha sebaik mungkin. Saat ini, kami senang dengan hasil kerja Pioli. Kami menilai dia sebagai seorang pelatih dengan pengalaman hebat. Kami percaya dengan masa depan kami,”

Ia pun sempat menjelaskan bahwa hasil kerja dari Pioli dan juga dengan pemilik Inter saat ini yaitu Suning Group, klubnya akan memiliki masa depan sangat menjanjikan. Ia mengatakan, “Ya, Saya yakin itu. Kami semua di sini bekerja demi Inter. Mereka (Suning) sudah di sini empat bulan dan memiliki ambisi serta memikirkan sebuah masa depan yang menjanjikan. Ini memang takkan mudah. Membangun skuat dan sebuah klub butuh waktu panjang, tapi kami bekerja keras agar bisa segera mendapatkan hasil yang hebat.”.

Prediksi Pertandingan Serie A Inter milan VS AS Roma 27 Februari 2017

Prediksi Pertandingan Serie A Inter milan VS AS Roma 27 Februari 2017, Prediksi Pertandingan Serie A Inter milan VS AS Roma, Serie A Inter milan VS AS Roma, Inter milan VS AS Roma, Inter milan, AS Roma,
Inter milan VS AS Roma

Hari Senin mendatang tanggal 27 Febuari pukul 2.45 WIB, AS Roma akan melanjutkan ajang kompetisi liga Italia putaran ke 26. Mereka akan meluncur menuju Stadio Giuseppe Meazza, yang merupakan markas dari Inter Milan.

Saat ini Roma berusaha mempersempit selisih poin dengan pemilik peringkat pertama kompetisi ini yang masih saja diisi Juventus. Pasalnya mereka tertinggal tujuh poin sementara pertandinga masih tersisa dua belas pertandingan lagi.

Tercatat dari 10 pertandingan terakhirnya di Liga Serie A, mereka tak pernah bermain imbang namun sempat mencicipi dua kali kekalahan saat bertamu ke kandang Juventus di pertengahan Desember tahun lalu dan akhir Januari kemarin saat mereka mengunjungi markas Sampdoria. Pertandingan terakhirnya di liga Eropa pun mereka mengalami kekalahan hanya saja mereka sudah memiliki modal 4 gol di leg sebelumnya sehingga mereka lolos ke babak perdelapan final.

Disisi lain, Inter juga sedang berusaha memantapkan diri di posisi kelimanya yang baru didudukinya pekan ini. Mereka berusaha menempel ketat Atalanta yang memiliki poin dengan jumlah yang sama. Dalam 10 pertandingan terakhirnya di Serie A, mereka sanggup memenangkan delapan pertandingan dan tanpa bermain imbang. Kekalahan terakhir Inter adalah pada awal bulan ini saat mereka menghadapi Juventus dngan skor tipis 1-0.

Tim Nerazzurri sepertinya tak ada masalah dengan pemainnya karena cedera namun bek andalan mereka tak bisa dimainkan karena hukuman  kartu kuning yang dimilikinya. Sementara Giallorossi tak bisa membawa dua gelandang mereka yang cedera lutut yaitu Emanuele Spinozzi dan Alessandro Florenzi.

Dipercaya Luciano Spalletti akan menggunakan formasi andalannya yaitu 3-4-2-1 dimana Edin Dzeko sebagai ujung tombak dibantu oleh Radja Nainggolan dan M Salah, sementara untuk memperlancar aliran bola sang pelatih akan memposisikan, Perres, De Rossi, Strootman,dan Emerson. Untuk penjaga gawang di yakini Szczesny mampu menghadapi serangan Inter bersama rekan didepannya yaitu Rudiger, Fazio dan Monalas.

Dilain pihak Stefano Pioli akan diprediksi menggunakan formasi yang sama dengan Icardi sebagai ujung tombak dibantu dengan Joao Mario dan Eder. Dilini tengah akan diposisikan Perisic, Kondogbia, Gagliardinin dab Candreva. Sedangkan untuk pertahanan dipercaya D’Ambrosio, Medel dan Murillo dapat membantu Handanovic menahan serangan Roma.