Toure Waspadai Premier League Dua Pekan Kedepan

Yaya Toure Manchester City, Yaya Toure, Manchester City, Premier League
Yaya Toure Manchester City

Pemain gelandang dari Manchester City yaitu Yaya Toure, belum lama ini mengungkapkan pendapatnya tentang dua pertandingan yang sangat penting dalam dua minggu kedepan. Mereka akan menjalani pertandingan yang cukup sulit di Premier League karena akan menghadapi Arsenal Arsenal dan Chelsea.

Memang saat ini mereka masih mampu bertahan di peringkat tiga besar klasemen sementara untuk pekan ini di Liga domestik, terpaut dua poin dengan peringkat diatasnya yang diisi Tottenham Hotspurs dan juga terpaut 12 poin dengan pemuncak klasemen yang diisi oleh Chelsea. Sayangnya saat ini posisi mereka terancam  juga karena peringkat dibawahnya yang diisi oleh Liverpool memiliki selisih satu poin.

Catatan ini terbilang bagus apalagi Josep Guardiola sebagai pelatih City mampu beradaptasi dengan lingkungan baru di liga Inggris pada musim ini. Selain di liga Premier, Mereka juga masih memiliki satu kompetisi lagi untuk mereka menangkan yaitu Piala FA yang sudah memasuki babak semifinal.

Pada pekan sebelumnya City telah menghadapi pasukan dari Jurgen Klopp dan menghasilkan skor imbang 1-1 dan memaksa mereka berbagi poin. Dan dipekan depan saat menghadapi Arsenal dan Chelsea, hal ini pun perlu diwaspadai jika mereka tak ingin terpelosok peringkatnya.

Sebagai pemain, Toure pun mengakui bahwa timnya sedang memasuki periode yang sangat sulit. Ia pun mengatakan, kepada Goal International, “Menghadapi Arsenal dan Chelsea akan menjadi pertandingan yang sulit, namun kami punya kesempatan untuk memperkecil jarak dengan tim yang ada di atas kami. Dan jika kami mampu meraih poin dalam pertandingan tersebut, itu akan brilian,”.

Mantan pemain Barcelona itu pun menambahkan,  “Ini semua tentang dua pekan berikutnya. Yang terpenting sekarang adalah menutup musim sebaik mungkin – finish di empat besar – memberikan Liga Champions pada fans sekali lagi. Kami harus berjuang. Kami juga masuk semifinal Piala FA, ini kompetisi yang brilian.Tentu saja, City pantas mendapat lebih, namun kami punya banyak pemain muda yang membutuhkan waktu, dan di masa depan, kami bisa jadi tim yang sempurna.”.

Kompany Khawatirkan Karirnya di City

vincent kompany manchester city on bench, vincent kompany manchester city dibangku cadangan, vincent kompany manchester city, vincent kompany, manchester city, Premier league
Vincent Kompany dibangku cadangan

Sepertinya Vincent Kompany merasakan kekhawatiran yang tinggi untuk karirnya bersama klub yang dibelanya selama lebih dari satu dekade, Manchester City. Pasalnya pada musim ini pemain belakang   diposisi tengah tersebut belakangan jarang dimainkan semenjak Pep Guardiola, pelatih barunya datang pada musim ini.

Memang Guardiola sepertinya jarang memberikan peluang untuk sang pemain asal Belgia tersebut belakangan. Di pertandingan terbaru dari City yaitu saat mereka menghadapi AS Monaco di Liga Champions yang memperebutkan tiket menuju perempat final, sang pelatih masih saja menyumpan tenaga Kompany hingga babak kedua selesai. Padahal seperti yang diungkap oleh ESPN FC, kondisinya telah dalam keadaan bugar dan tak mengalami kendala apapun.

Dalam pertandingan yang dimaksud tersebut akhirnya City harus tersingkir dari kompetisi Liga Champions padahal agregat kedua tim 6-6. Namun karena ada aturan gol tandang, maka dicari gol bemain di tandang tebesar dimana Monaco pada leg kedua menaklukan City dengan skor 1-3. Padahal di leg pertama City unggul dikandang sendiri dengan skor 5-1.

Kompany pun selain tak diikut sertakan dalam kompetisi Liga Champions, Ia jgua tidak mendapat kesempatan untuk masuk menajdi tim inti racikan Guardiola. Saat menghadapi Middlesbrough di Piala FA, Ia pun menghiasi bangku cadangan, walaupun akhirnya City unggul dengan skor 2-0.

Sebelumnya ia juga tidak masuk dalam skuat yang dibawa City ketika menang 2-0 atas Middlesbrough di Piala FA. Dan saaat menghadapi Stoke City di Liga Premier, Ia tak merumput walau City akhirnya bermain imbang dikandang sendiri.

Pemain bernomor punggung 4 tersebut diberitakan mulai berpikir keras menghadapi masa depannya terutama terdengar kabar yang beredar bahwa City akan merekrut pemain baru di musim panas mendatang dan akan melepaskan pemain lamanya yang dirasa tak memiliki performa yang cukup signifikan pada musim ini

Kompany pun sebenarnya memang sempat mengalami cedera otot yang sering menganggunya dan karena itulah Ia jarang dimainkan. Tercatat mantan pemain Hamburger SV, hanya diturunkan sebanyak enam kali saja, dua diantaranya merumput di Premier League.

Ferdinand : Lini Serang City Berkecepatan Tinggi Di Bumi

Leroy Sane Raheem Sterling, Leroy Sane, Raheem Sterling, Manchester City, Sergio AGuero
Leroy Sane Raheem Sterling

Rio Ferdinand yang merupakan salah satu legenda dari Manchester United, belum lama ini melemparkan pujian kepada Manchester City pasalnya Ia telah menganalisa kekuatan City dan mengakui bahwa mereka mempunyai garda depan yang sangat dahsyat terutama dalam hal kecepatan.

The Citizen saat ini sedikit berbeda dengan yang sebelumnya karena memainkan tiga pemain berkecepatan tinggi sekaligus terutama dilini depan. Hal ini dikarenakan pelatih barunya yang mengasuh mereka musim ini yaitu Josep Guardiola, melakukan sedikit perubahan yang mampu membuat mereka berada diposisi ketiga dangan jumlah yang sama dengan peringkat diatasnya yang diisi oleh Tottenham Hotspurs.

Ketiga pemain tersebut adalah Leroy Sane dan Raheem Sterling yang dipercaya untuk membantu Sergio Aguero dalam menjebol gawang lawan. Dan hasilnya terbutki bahwa ketiganya mampu membuat timnya termasuk lima besar gol terbanyak hingga saat ini di Premier League..

Selain itu kerja sama ketiganya antara Sterling, Sane dan Aguero membuat mereka selalu diwaspadai lawannya karena mereka mampu memberikan ancaman kapan saja menuju jantung pertahanan didalam kotak penalti.

Menurut Ferdinand, tiga ujung tombak dari Manchester City tersebut bisa dikatakan sebagai lini serang yang cukup berbahaya di dunia dan terbaik  hingga saat ini. Ia mengatakan London Evening Standart “Saya bisa bilang bahwa lini serang Manchester City sudah membuktikan bahwa penyerangan merupakan bentuk pertahanan yang terbaik.”.

Ia menambahkan, “Mereka [Manchester City] memiliki Leroy Sane, Raheem Sterling. Kombinasi tersebut merupakan kombinasi lini serang dengan kecepatan tertinggi di Planet ini. Ketiganya selalu menjadi ancaman dan mereka bermain tanpa mengenal rasa takut. Jika saya masih bermain, maka saya akan sangat khawatir dengan kecepatan yang mereka miliki.”.

Namun menurutnya dimusim ini,  Sterling merupakan pemain yang paling banyak berkembang di Premier League. Walaupun banyak mendapat kritik setelah City merekrutnya dari Liverpool di 2015 lalu, namun ia secara perlahan mulai bisa membuktikan performa terbaiknya di bawah asuhan Josep Guardiola.

Ia memaparkan kepada BT Sport, “Saya bahagia duduk di sini dan melihat bagaimana dia memiliki kecepatan. Sterling sudah menjadi pemain yang paling banyak berkembang di Premier League, jika dibandingkan musim lalu. Dia sering dijadikan kambing hitam di Inggris – ia menunjukkan karakter dan mampu terus berjuang dan menunjukkan pada semua orang apa yang ia bisa. Harga mahal, pemain Inggris ini mulai menunjukkan kemampuannya.”.

Dua Pemain Munchen Diincar Duo Manchester

Pep Guardiola, Joshua Kimmich, Pep Guardiola - Joshua Kimmich, Bayern Munchen, Manchester City
Pep Guardiola Joshua Kimmich

Salah satu klub sepakbola raksasa liga Jerman yaitu Bayern Munchen sepertinya memiliki dua pemain yang sedang diincar oleh dua klub papan atas Liga Inggris yaitu Manchester City dan manchester United. Memang belum ada keinginan resmi dari klub namun kedua pemainnya tersebut digadang-gadangkan akan mampu mampu mendongkrak permainan mereka.

Pemain bertahan Munchen bernomor punggung 32 yaitu Joshua Kimmich dikabarkan mulai tak betah untuk tinggal di klub tersebut. Pasalnya sang pemain muda tersebut jarang dimainkan oleh pelatihnya saat ini yaitu Carlo Ancelotti. Ia malah sempat ingin segera pindah keklub yang lebih menginginkan jasanya.

Padahal pemain yang baru berusia 22 tahun tersebut dimusim sebelumnya sering dimainkan menjadi gelandang bertahan dan terkadang menjadi bek Munchen saat Josep Guardiola masih melatih disana.Ia pun sempat diikutsertakan menjadi pemain bertahan di timnas Jerman pada Euro 2016. Di musim ini pun Ia sempat mencetak 4 gol di kompetisi Bundesliga, dan tiga kali di Champions League.

Akan tetapi belakangan Ia sering dimainkan dalam waktu lama dan hanya menjadi mengganti, dan terakhir kali merumput sebagai starter saat timnya menghadapi Hertha Berlin pada tanggal 18 Februari lalu.

Dikabarkan sang pemain diinginkan oleh pelatih lamanya yaitu Guardiola akan tetapi sepertinya Munchen tak akan melepasnya dengan mudah karena sang pemain masih mampu berada diposisi dimana saja di lini belakang.

Douglas Costa, yang menjadi pemain sayap Munchen juga telah sempat direkomendasikan oleh mantan pemain belakang Manchester United yaitu Rio Ferdinand. Hal ini diajukan karena menurutnya lini tengah mereka sepertinya harus lebih diperbaiki oleh pelatihnya pada musim panas mendatang.

Ia malah sempat mengungkapkannya kepada The Times. “Saya mengagumi Douglas Costa dari Bayern Munchen. Dia adalah pemain yang enerjik namun tidak selalu turun sebagai starter untuk Bayern dan dia akan layak untuk dibeli meski dengan harga yang sedikit mahal. United selalu bermain dengan winger dan anda membutuhkan bola udara untuk Ibrahimovic.”.

Ia menambahkan “Namun yang terpenting, tim membutuhkan pemain dengan kaki-kaki yang kuat dan bertenaga.”

Sebelumnya United telah membeli Paul Pogba dari Juventus, bahkan dengan harga yang sangat luar biasa namun pada kenyataannya sampai saat ini Ia tampil kurang memuaskan dan tak seperti yang diharapkan oleh MU.

Toure Ingin Bermain Di Wimbley Sekali Lagi Bersama City

Yaya Toure manchester City FA Cup 2014, Yaya Toure manchester City, Yaya Toure, manchester City FA Cup 2014, Yaya Toure, Manchester City
Yaya Toure Manchester City FA Cup 2014

Yaya Toure selaku pemain gelandang dari Manchester City sempat mengungkapkan keinginannya untuk memenangkan ajang kompetisi Piala FA dimusim ini. Hal ini dikarenakan usianya yang telah mencapai 33 tahun, dan dikhawatirkan Ia tidak diperpanjang oleh manajemen City. Karena itulah Ia ingin setidaknya untuk terakhir kalinya, Ia membantu City untuk bertanding di Wembley dan memenangkannya.

Memang dalam pertandingan terdekat City adalah besok pada tanggal 11 Maret 2017 pukul 19.15 WIB. Mereka akan menghadapi rivalnya di Premier League yaitu Middlesbrough di kandangnya, Riverside Stadium. Dalam babak delapan besar tersebut mereka akan berusaha mendapatkan tiket menuju babak semi final yang akan diselenggarakan di Wembley.

Bagi Toure, Stadion tersebut memiliki sejarah yang menyenangkan karena di pertandingan perdananya di sana, ia mampu menyumbangkan angka dan membuat timnya unggul dalam menjalani pertandingan dalam ajang kompetisi Piala FA yang telah berada di babak semifinal pada April 2011 lalu. Saat itu timnya menghadapi Manchester United, dan kini Ia berharap akan kembali melakukan hal serupa setelah timnya menaklukan The Boro.

Mantan pemain Barcelona tersebut juga tercatat telah membantu klubnya memenangkan Piala Liga di Wembley. Saat itu ia menghasilkan tembakan jarak jauh saat menaklukan Sunderland pada tahun 2014. Selain itu Ia juga sempat mampu meneksekusi dengan baik penalti yang menentukan di final musim lalu menyingkirkan Liverpool.

Pemain Pantai Gading tersebut memang memiliki Kontrak yang akan habis pada musim ini. Walaupun belum dipastikan masa depannya di City, namun sang gelandang bernomor punggung 42 tersebut akui ingin kembali ke Wembley untuk terakhir kalinya dengan berseragam biru langit.

Ia membeberkan kepada ESPN, “Akhir pekan ini semua tentang kemenangan dan setelah itu kami harus bermain di semifinal. Itu adalah stadion yang luar biasa, saya senang pergi ke sana, dan saya berharap kami akan melakukan yang terbaik. Kami akan membutuhkan semua pemain yang kami punya. Kami akan coba untuk melakukan tugas kami. Middlesbrough akan menjadi lawan yang berat, pertandingan yang berat.”

Ia menambahkan alasan mengapa pertandingan menghadapi Middlesbrough dikatakan laga yang berat. Ia mengatakan, “Mereka sudah beristirahat selama sepekan. Namun Kami akan coba melakukan yang terbaik dan tentu saja satu tambahan trofi akan bagus untuk kami.”.

Yaya Ingin City Rebut Gelar Juara Seperti 2014 Lalu

Yaya Toure manchester City thropy 2014, Yaya Toure manchester City, Yaya Toure, manchester City, sergio aguero
Yaya Toure manchester City thropy 2014

Yaya Toure selaku pemain gelandang dari Manchester City, belum lama ini mengajak timnya untuk mengulangi semangat yang dimiliki mereka pada musim 2013-2014 lalu. Saat itu mereka mampu tampil dengan performa yang maksimal dan mampu mencapai hal yang tak mungkin yaitu mampu mampu mengalahkan Chelsea menjadi juara Premier League.

Berkat perjuangan mereka saat ini mereka mampu tidak terkalahkan di sembilan pertandingan di lintas kompetisi. Mereka juga mampu telah memenangkan empat pertandingan terakhir mereka di liga domestik ini membuat mereka berada diperingkat ketiga klasemen sementara minggu ini. Namun Yaya memahami situasi timnya karena menghadapi tugas berat untuk mengejar tim yang kini diasuh Antonio Conte.

Walaupun begitu pemain asal Pantai Gading tersebut berharap timnya mampu mengulangi kesuksesan tiga musim lalu, padahal saat itu mereka tertinggal sembilan angka dari Liverpool dengan lima pertandingan tersisa dan akhirnya mampu memboyong gelar juara.

Toure juga mengetahu bahwa Chelsea harus mengalami gejolak seperti Liverpool yang diasuh Brendan Rodgers saat itu. Ia mengungkapkannya kepada Express: “Kami hanya berharap. Premier League tahun ini amat sulit. Dan saat anda melihat Chelsea bermain, mereka percaya diri, dan kuat. Kami mengharap mereka tergelincir, mungkin beberapa kali.”

Ia menambahkan “Namun mereka memiliki waktu yang tepat dan mereka juga memainkan pertandingan yang lebih sedikit (hanya bermain di Premier League dan absen dari kompetisi Eropa). Itu keuntungan besar untuk mereka. Namun kami harus terus yakin, karena kami melakukannya di 2014. Ya, kami harus berharap itu akan terjadi lagi.”.

Kepercayaan dalam harapan pemain berusia 33 tahun tersebut juga didukung bahwa fakta yang ada yaitu skill yang dimiliki oleh Sergio Aguero semakin tajam. Ia pun sempat melemparkan pujuan kepada sang pemain kepada Express, “Semua orang berkata: ‘Inilah akhir dari Aguero?’. Namun sekarang saya pikir dia telah menunjukkan bahwa ia adalah salah satu pemain lini depan terbaik dunia. Dia penyerang tersulit untuk diatasi. Dia pendek, namun dia lincah. Sungguh sulit untuk menjaganya.”

Aguero Masih Ingin Tetap Bertahan di City

pep guardiola - sergio aguero - manchester city, pep guardiola sergio aguero manchester city, pep guardiola sergio aguero, manchester city, pep guardiola. sergio aguero manchester city, pep guardiola manchester city, sergio aguero Premier league
pep guardiola – sergio aguero

Sergio Aguero yang merupakan penyerang andalan dari Manchester City, sempat dikabarkan bahwa dirinya akan segera hengkang dari timnya yang telah ia bela selama lima setengah musim dikarenakan posisinya diambil alih oleh pemain baru City yang bergabung pada bursa transfer musim dingin kemarin yaitu Gabriel Jesus.

Masa depan sang pemain tersebut kemudian menjadi buah bibir di beberapa media dan banyak yang meragukan bahwa pemain asal Argentina tersebut masih mempunyai keinginan membela timnya setelah pelatih mereka yaitu Josep Guardiola, lebih mempercayai Gabriel dibanding dirinya.

Namun belum lama ini dikabarkan bahwa sang bomber ternyata menegaskan bahwa dirinya tak memiliki keinginan untuk pergi dari City dan masih ingin bertahan, tidak seperti yang diisukan oleh media.

Ia menjelaskan kepada Eurosport, “Saya selalu mengatakan saya ingin berada di sini di klub, saya selalu mengatakan bahwa pada akhir musim hal itu tidak akan jadi keputusan saya. Dan Yang benar adalah bahwa dengan hal-hal seperti ini, pihak klublah yang menangani segala sesuatunya, dan jelas bahwa saya selalu berniat untuk bertahan,”.

Striker bernomor punggung 10 itu juga menjelaskan hubungannya dengan pelatih yang dikabarkan tidak harmonis. Ia pun menyangkalnya, “Yang benar adalah (hubungan Guardiola dan saya) baik-baik saja. Apa yang ia inginkan, di atas segalanya, dari semua pemain adalah bahwa kita mendorong sedikit lebih. Ia selalu meminta lebih, lebih, lebih dari saya,”.

Hingga saat ini Aguero telah mencetak 113 gol dari 169 penampilannya bersama city yang berarti dari 10 pertandingan yang ia mainkan, Aguero mampu mencetak satu angka di 6-7 pertandingan. Sebelumnya saat ia bermain di Atletico Madrid selama lima musim dari 2016 lalu Ia hanya sanggup mencetak 74 gol daru 175 pertandingan yang diikutinya. Dan ini berarti saat ia berada di Liga Inggris, Ia mampu mendongkrak performanya.

Sepertinya Ia juga memang masih nyaman bersama tim yang diasuh oleh Guardiola. Jesus yang sempat mengambil posisinya di lini depan kini tak bisa dimainkan karena cedera yang dialaminya setelah baru dimainkan sebanyak empat kali.

Zabaleta : Aguero Di Coret dari Daftar Pemain Bukan Pertama Kalinya

Jesus gabriel Sergio Aguero Manchester City, Jesus gabriel Sergio Aguero, Manchester City, Jesus gabriel Manchester City, Sergio Aguero Manchester City, permier league, Pablo Zabaleta, pep guardiola
Jesus gabriel Sergio Aguero Manchester City

Pemain bertahan dari Manchester City bernomor punggung 5 yaitu Pablo Zabaleta, sempat mengungkapkan pendapatnya tentang kabar yang beredar yang menghinggapi salah satu rekannya Sergio Aguero. Dikabarkan bahwa Striker andalah dari Manchester City mulai tergusur dari posisinya dikarenakan kehadiran penyerang yang baru masuk pada bursa transfer pemain bulan Januari lalu.

Bomber asal Argentina tersebut hanya menjadi jadi cadangan untuk kedua kalinya secara berturut turut oleh pelatihnya, Pep Guardiola. Dan hal tersebut membuahkan hasil kemenangan dua kali walau tanpa dirinya. Selain itu pemain baru tersebut telah mampu menyumbangkan sebuah gol di setiap pertandingan di Premier League.

Pemain baru yang dimaksud adalah Gabriel Jesus, yang merupakan penyerang baru yang direkrut City di Januari lalu. Ia bergabung setelah membela  dari Palmeiras selama setahun yang ditebus dengan nilai 27 poundsterling.

Sebelumnya pemain yang baru saja menandatangani kontrak hingga 2020 itu sempat mengatakan kebahagiannya bersama City, namun dengan adanya situasi seperti ini, kini Ia dikabarkan mulai mempertimbangkan untuk hengkang di akhir musim nanti.

Menurut rekan setimnya, Zabaleta memastikan bahwa sang pemain sudah terbiasa bersaing dengan banyak penyerang papan atas untuk mendapat tempat di tim utama di Manchester City. Ia menjelaskan kepada ESPN FC, “Sepakbola memang seperti ini – terutama dengan skuat yang besar, di mana anda punya lebih dari satu pemain di tiap posisi. Dan tentu, Aguero sudah sering bermain sebagai pilihan pertama. Sekarang, kami punya Gabriel Jesus, yang bermain bagus di dua laga terakhir.”

Ia menambahkan “Saya kira amat bagus untuk memiliki dua pemain dengan kualitas seperti ini. Saya kira akan bagus jika anda punya kompetisi yang sehat di dalam tim – anda tahu anda harus bermain dengan bagus untuk mempertahankan tempat anda dan itu normal di skuat besar seperti ini.”

Zabaleta  pun menilai kejadian seperti ini bukan pertama kalinya, Ia menjelaskan, “Dia sosok yang dewasa. Beberapa tahun lalu kami punya Tevez, Balotelli, Dzeko, dan Aguero. Ini bukan kali pertama dia dicoret. Kami butuh tim yang kuat untuk memenangkan trofi”.

Baru Tiga Kali Main, Sudah Dapat Pujian Pelatih City

Pep_Guardiola dan Gabriel Jesus Manchester City, Pep_Guardiola dan Gabriel Jesus, Manchester City, Pep_Guardiola Gabriel Jesus Manchester City, Pep_Guardiola Manchester City, Gabriel Jesus, premier league, liga inggris
Guardiola dan Jesus

Kevin de Bruyne selaku gelandang serang dari Manchester City, belum lama ini melempar pujuan terhadap tiga penyerang muda klubnya. Ia mengatakan hal tersebut setelah timnya mampu mengadakan pesta gol lagi untuk kedua kalinya saat mereka menghadapi West Ham United untuk kali kedua dalam sebulan.

Pada pertandingan sebelumnya City mampu menaklukan West Ham dengan skor 0-5 dalam ajang kompetisi Piala FA yang bertempat di Olympic Stadium pada tanggal 7 Januari lalu. Dan  dalam pertandingan kedua pada tanggal 2 Februari kemarin, City mampu menaklukan mereka dengan membenamkan bola sebanyak 4 kali tanpa balas. Gol tersebut dihasilkan melalui de Bruyne pada menit ke 17, Diego Silva pada manit ke 21, Gabriel Jesus pada menit 29 dan terakhir penalti dari Yaya Toure dimenit ke 67.

Sang striker andalan mereka, Sergio Aguero, pada laga tersebut diistirahatkan dulu, sementara Gabriel Jesus, Leroy Sane, dan Raheem Sterling bermain menjadi starter di di lini depan menjadi stireker dan winger.

De Bruyne mengungkapkan pujiannya kepada Daily Mail “Mereka amat tajam. Mereka amat cepat. Hampir mustahil untuk mengikuti mereka di lini tengah. Mereka punya energi yang bagus, mereka masih muda dan punya masa depan cerah. Saya bahagia mereka bersama kami,”.

Ia menambahkan “Kami tahu usai pertandingan piala domestik, amat penting untuk memulai dengan agresif. Kami mencetak gol yang amat bagus. Ketika anda unggul 3-0 di babak pertama, amat penting untuk terus konsentrasi. Mungkin setelah 4-0 kami sedikit menurun, namun itu adalah penampilan yang amat bagus.”.

Pujian yang senada juga sempat dilemparkan oleh pelatih mereka, Josep Guardiola, kepada Jesus. Pemain yang direkrut dari Palmeiras mampu dua kali menjadi starter dan sekali menjadi pengganti dan malah sudah mencetak satu gol dan dua assist. Giuardiola pada dasarnya tak mengetahui dan melum menguji kedahsyatan sang pemain itu sebelumnya.

Ia mengatakan kepada BBC, “Anda tidak pernah tahu. Seperti semangka. Anda harus membukanya dulu, untuk tahu itu bagus atau tidak. Dia punya prospek yang bagus. Dia pemain muda. Namun dia punya mental yang luar biasa,”.

Ia melanjutkan “Dia bermain selama beberapa menit melawan Tottenham dan mampu menciptakan peluang dan tidak mudah untuk bermain di Crystal Palace. Dia membuat assist yang bagus juga.Dia punya impian mengenai apa yang ingin ia lakukan dengan karirnya di masa depan. Dia ingin menjadi sesuatu di dunia sepakbola, dan kami akan coba untuk membantunya meraih itu,”.

N’Zonzi Dilarang Pergi Oleh Presiden Klubnya

Steven N'Zonzi Sevilla, Steven N'Zonzi, Sevilla, Barcelona, Stoke City, Chelsea, Manchester City, Arsenal, Premier league, La liga
Steven N’Zonzi Sevilla

 

Steven N’Kemboanza Mike Christopher N’Zonzi atau dikenal dengan nama Steven N’Zonzi dikabarkan pergi oleh Presiden Klubna. N’Zonzi merupakan pemain gelandang bertahan Sevilla yang baru bergabung dua musim lalu tanggal 9 Juli 2015 lalu.  Namun sepertinya Ia dikabarkan memiliki rencana untuk kembali ke Liga Inggris Premier League.

Memang sebelum bergabung dengan Sevilla, pemain berkebangsaan Prancis sempat membela salah satu klub di kompetisi Liga Inggris yaitu Stoke City selama tiga tahun. Ia juga sempat bermain dibawah payung Blackburn Rovers dengan rentang waktu yang sama.

Namun belakangan Ia dihubungkan dengan keinginannya untuk kembali ke Liga Inggris dengan segera. Hal ini membuat Jose Castro selaku presiden Sevilla, Jose Castro, berniat melarangnya pindah dan tetap mempertahankan sang pemain di Ramon Sanchez Pizjuan untuk jangka waktu yang panjang.

Pemain yang berusia 28 tahun tersebut cukup memberikan performa yang baik setelah bergabung di Sevilla dengan biaya penebusan sekitar 7 Juta Pounsterling dari Stoke City dan mampu tampil apik di di kompetisi La Liga.

Penampilannya di Liga Spanyol ini ternyata membuat beberapa klub tertarik bahkan rivalnya yang menjadi jawara musim lalu yaitu Barcelona disinyalir telah membidik sang pemain untuk mendapatkan tanda tangannya. Malah beberapa waktu yang lalu, klub yang meminatinya semakin bertambah, sebut saja Chelsea, Manchester City, dan Arsenal.

Namun sesungguhnya tim asuhan Jorge Sampaoli tidak ingin pemain bernomor punggung 15 itu  meninggalkan kubunya dalam waktu dekat. Sang Presiden pun sempat mengatakan kepada Cadena SER: “N’Zonzi adalah pemain yang luar biasa. Jika dia memang sudah bagus sebelumnya, maka dia sekarang menjadi lebih baik.”

Ia melanjutkan “Kami ingin dia bertahan di sini untuk waktu yang lama. Kami membutuhkan pemain bagus untuk mencapai target kami. Perpanjangan kontrak? Sang pemain tengah meraih sukses di Sevilla dan ia harus berpikir semua orang menginginkannya dan kami menikmati permainannya. Saya berharap dia ada di sini untuk waktu yang lama dan ia amat bahagia.”

Sevilla saat ini berada diperingkat ketiga klasemen sementara terpaut empat poin dengan pemuncak klasemen sementara yang masih diisi oleh Real Madrid.