Mata : MU Akan hadapi 9 Laga Dengan Kehilangan Pemain Inti Bulan Depan

Juan Mata Manchester United, Juan Mata, Manchester United, Premier League
Juan Mata Manchester United

Gelandang serang dari Manchester United yaitu Juan Mata sempat mengatakan bahwa timnya harus siap menghadapi jadwal padat yang sudah berada didepan mata. Ia ingin timnya berusaha untuk menyesuaikan diri dan mampu mengatur istirahat mereka agar tampil maksimal dam mampu mendapatkan kemenangan disemua pertandingan.

Tercatat dalam bulan April mendatang, United akan menghadapi dua kompetisi secara langsung yaitu Premier League dan Europe League. Dan mereka dalam tahap yang sangat krusial karena waktu untuk mengumpulkan poin di Liga Inggris sudah dekat.

Di liga Inggris mereka akan menghadapi West Bromwich Albion, Everton, Sunderland, Chelsea, Burnley, Manchester City, dan Swansea. Empat dari ketujuh klub tersebut diprediksi akan sangat menyulitkan mereka dan akan membuat tenaga mereka terkuras dengan cepat.

Hal ini dikarenakan tim yang diasuh oleh Jose Mourinho harus memenangkan semua pertandingan tersebut jika ingin mendongkrak peringkatnya di Premier League dan berebut tiket menuju Liga Champions pada musim beriktunya.

Dua pertandingan lainnya mereka akan menghadapi klub yang bermain di divisi satu liga Belgia yaitu Anderlecht, dalam kompetisi Liga Eropa yang sudah memasuki babak perempat final untuk leg pertama dan leg kedua.

Selain dengan padatnya jadwal pertandingan tersebut, mereka juga sedang mengalami masalah dalam menurunkan punggawa mereka karena terdapat sejumlah pemain andalah yang harus abesen setidaknya diawal bulan April. Sebut saja Zlatan Ibrahimovic dan Ander Herrera karena larangan untuk bermain dari FIFA selama beberapa pertandingan. Selain itu Paul Pogba, Wayne Rooney Marouane Fellaini, Chris Smalling, dan Phil Jones, juga tak bisa merumput karena mengalami cedera dan belum pulih.

Meskipun begitu, Mata pun mengindikasikan bahwa hal tersebut takkan membuat dirinya menyesali keadaan yang akan menimpa mereka. Ia pun sempat membeberkannya di situ blognya. “West Brom, Everton, Sunderland, Anderlecht, Chelsea, Burnley, Manchester City, dan Swansea. Ini bukan urutan tim secara acak, ini adalah delapan tim yang akan kami hadapi di April yang padat. Kami juga harus bermain dua kali melawan Anderlecht dan itu artinya bulan depan kami harus bermain di sembilan laga!”.

Ia pun menambahkan, “Saya tidak protes, ini hanya kenyataan dan kami harus beradaptasi, untuk bisa memberikan yang terbaik di momen seperti ini. Dalam laga seperti ini, kami harus bisa menantang diri kami sendiri dan berharap mendapat yang terbaik.”.

Meskipun saat ini kubu setan merah masih bertengger diperingkat ke lima namun mereka masuh memiliki dua pertandingan tunda yang belum sempat dilaksanakan dan ini tentunya mampu menjadi cadangan untuk dapat memaksimalkan langkah mereka menuju liga Champions.

Pelatih Jerman Sayangkan Keputusan MU Lepas Schweinsteiger

Joachim Loew Bastian Schweinsteiger, Joachim Loew - Bastian Schweinsteiger, Joachim Loew Bastian Schweinsteiger  Germany, Manchester United
Joachim Loew- Bastian Schweinsteiger

Pemain gelandang dari Manchester United yaitu Bastian Schweinsteiger, telah memastikan dirinya akan angkat koper untuk bermain di salah satu klub Major League Soccer, di Amerika. Ia pun mendapatkan beberapa salam perpisahan dari rekan setimnya di MU.

Sang pemain berusia 31 tahun tersebut dikabarkan segera hinggap menuju Chicago Fire dalam waktu dekat. Hal itu diperjelas oleh manajemen kubu setan mereah pada tanggal 21 Maret kemarin setelah mendapat kepastian transfer dari klub tersebut.

Seperti yang dikabarkan oleh Chicago Tribune, ia akan hanya diberi masa bakti selama satu musim dengan opsi perpanjangan satu tahun. Ia diiming- imingi dengan gaji sebesar 70 ribu Poundsterling selama semusim. Jumlah tersebut termasuk bersar bahkan iapun dinobatkan sebagai pemain dengan gaji tertinggi di liga MLS. Meskipun demikian, Ia tak dapat langsung pindah ke negeri Paman Sam karena perlu menunggu tes medis dan pengesahan visanya.

Walaupun Ia baru bermain bersama MU dari musim lalu, namun banyak yang telah mengucapkan salam perpisahan pada mantan pemain Bayern Munchen tersebut. Di antaranya adalah Wayne Rooney dan Ashley Young.

Joachim Loew selaku pelatihnya di Timnas Jerman, sempat menyayangkan kepergiannya ke liga Amerika tersebut karena menurutnya sang pemain sebenarnya masih mampu bersaing dan memberikan sumbangsih yang nyata untuk MU jika diberi kesempatan. Namun sayangnya dibawah racikan Jose Mournoho, Ia jarang mendapatkan kesempatan untuk turun ke lapangan.

Sperti yang dikutip dari Sportsmole, Ia mengatakan, “Kami sempat saling berbicara beberapa minggu yang lalu. Dia [Schweinsteiger] mengatakan bahwa ia sudah melakukan segalanya di sesi latihan dan ia sudah menunjukkan apa yang bisa kepada pelatihnya dan sempat ada titik cerah untuknya,”.

Loew melanjutkan, “Namun pada akhirnya ia tetap tidak berjodoh dengan Manchester United, jadi ia memutuskan utnuk bergabung dengan sebuah klub di kota yang besar. Dia menyukai kota yang besar karena ada kemungkinan ia tidak dikenali oleh orang-orang di kota tersebut dan ia sangat menikmati itu,”.

Ia menambahkan, “Seperti yang sudah saya bilang, dia berlatih dengan sangat baik dan saya rasa beberapa waktu timnya akan berharap ia bisa membantu mereka. Saya beberapa kali menonton pertandingan United dan saya rasa mereka masih bisa lebih baik dengan seorang gelandang tengah yang bisa mengatur permainan. Namun bermain di Amerika akan menjadi pengalaman baru untuknya dan saya mendoakan dia untuk sukses di sana.”

Mourinho Tak Khawatirkan Pasukannya Saat Hadapi Chelsea DI Perempat Final FA Cup

FA Cup chelsea vs manchester united, Prediksi FA CUP chelsea vs manchester united, Prediksi FA CUP, chelsea vs manchester united, chelsea, manchester united, premier League
FA Cup chelsea vs manchester united

Pelatih Manchester United saat ini yaitu Jose Mourinho belum lama ini mengatakan bahwa dirinya tak terlalu mengkhawatirkan pasukannya saat bertanding menghadapi peringkat pertama di Premier League yang diisi Chelsea dalam ajang kompetisi piala FA. Pasalnya mereka tak akan didukung oleh pencetak gol terbanyaknya dilintas kompetisi dimusim ini yaitu Zlatan Ibrahimovic.

Ibrahimovic memang tak bisa diikut sertakan dalam perempat final FA Cup kali ini, pasalnya Ia telah mendapatkan sanksi dari FA, karena dianggap bersalah telah menyikut kepala Tyrone Mings, pemain belakang dari Bournemouth di Premier League pekan lalu.

Banyak pihak yang merasa hal ini akan menjadi halangan besar kubu setan merah karena harus kehilangan pemain asal Swedia tersebut, apalagi sang pemain rajin mencetak gol. Namun ternyata bagi Mourinho absennya sang pemain tak akan ada kendala. Ia lebih memikirikan untuk mengatur strategi menaklukan pasukan yang diasuh oleh rivalnya Antonio Conte.

Ia mengatakan kepada media Express, “Mari kita lupakan mengenai Zlatan. Saya tidak akan menangisi itu. Saya tidak pernah berbicara mengenai pemain yang tidak bisa turun. Kami punya Marcus Rashford, Anthony Martial, dan Wayne Rooney,”.

Namun sang pelatih asal Portugal tersebut sempat mengatakan bahwa kubunya cukup dirugikan pada musim ini., terutama setelah mereka sering berbagi poin di kandang sendiri dengan lawannya dan sulit meraih kemenangan saat menghadapi sesama tim unggulan.

Ia mengatakan “Jika kami bisa mengubah tiga atau empat laga kandang kami menjadi kemenangan, itu artinya kami akan punya enam atau delapan angka lagi di Premier League dan kami akan ada di posisi yang luar biasa. Saya tahu kami harus memperbaiki skuat untuk musim depan, namun musim ini kami sudah meraih trofi dan kami akan terus berjuang di tiap laga.”.

Yang jelas sepertinya Mourinho dipastikan akan menurunkan Rashford karena menurutnya striker muda miliknya akan cemerlang dimusim depan walaupun musim ini baru mencetak 7 gol. Rooney dan Martial pun juga mampu diandalkan. Belum lagi ada Henrikh Mkhitaryan yang  sering juga mencetak angka. Diprediksi Ia akan menurunkan pasukan terkuatnya selain Ibrahimovic.

Rashford Bersyukur Datang Ke Manchester United

Wayne Rooney Macus Rashford Zlatan Ibrahimovic, Wayne Rooney, Macus Rashford, Zlatan Ibrahimovic, Striker Manchester United, Manchester United, premier league
Wayne Rooney – Macus Rashford – Zlatan Ibrahimovic

Striker muda dari Manchester United yaitu Marcus Rashford menungkapkan rasa senangnya karena telah mendapatkan peluang emas diasuh oleh pelatih kelas dunia diklubnya yaitu Jose Mourniho. Pasalnya sangat jarang hal tersebut terjadi dan ia beruntung mendapatkannya.

Rashford baru bergabung dengan MU pada saat musim panas lalu. Ia termasuk pemain yang memiliki perkembangan karir cukup signifikan diusia muda. Walau belum menyentuh 20 tahun dan sering menjadi pelapis namun ia sering dipercaya untuk menyelesaikan permainan dengan baik. Tercatat hingga saat ini ia telah tampil 36 kali dan sempat menyumbangkan 8 gol kepada timnya dimusim ini. Bahkan ia diperhitungkan untuk masuk membela pasukan timnas Inggris untuk Euro 2016.

Dan pun merasa bersyukur bahwa sang pelatih telah membuat dirinya bermain lebih baik dan lebih berkembang pada musim ini, seperti yang ia ungkapkan menurut UEFA. Ia mengatakan, “Permainan saya secara umum sudah banyak berkembang setahun belakangan. Saya melakukan semua yang saya tahu saya selalu bisa melakukannya, namun tak pernah saya lakukan sebelumnya,”

Ia menambahkan, “Mampu melakukan itu di atas lapangan dan menunjukkannya pada semua orang membuat saya gembira. Semua orang yang dekat dengan saya tahu artinya ketika saya bilang: ‘Saya biasa memikirkan banyak hal, namun tidak bisa melakukannya di atas lapangan ketika masih berusia lebih muda’. Saya sekarang mampu melakukannya dan manajer sudah banyak membantu saya dengan itu. Saya bersyukur.”

Selain itu Rashford juga mengakui bahwa dirinya juga banyak mendapatkan banyak pelajaran yang berharga saat berlatih bersama dua striker lainnya di United yaitu Zlatan Ibrahimovic dan Wayne Rooney.

Memang musim ini ia jarang dimainkan sebagai tim inti walaupun sudah mampu mencetak gol. Namun sang pelatihnya mengatakan bahwa pada musim ini Rashford harus mampu banyak mengembangkan kemampuan teknik dan belajar dari para seniornya. Dan hal tersebut dilakukan oleh sang pemain bernomor punggung 19 itu.

Seperti yang dikutip dari Daily Star “Apa yang bisa anda pelajari dari mereka sungguh tak ternilai harganya, bahkan di luar lapangan, cara mereka bekerja dan juga mental yang mereka miliki. Dari berlatih anda bisa mempelajari lebih banyak dari apa yang anda dapat di pertandingan, jadi seringkali saya fokus pada apa yang mereka lakukan ketika sedang berlatih.”.

Fowler : MU Akan Bertahan Walau Tanpa Rooney dan Ibrahimovic

Wayne Rooney Zlatan Ibrahimovic, Wayne Rooney, Zlatan Ibrahimovic, Manchester United, Premier League
Wayne Rooney – Zlatan Ibrahimovic

Mantan pemain Liverpool yaitu Robbie Fowler meyakini bahwa striker andalan Manchester United saat ini yaitu Zlatan Ibrahimovic,  akan segera melepaskan seragam setan merahnya di musim panas mendatang. Ia diprediksi akan lebih memilih bermain di liga Negri tirai bambu dimana kemampuannya lebih dihargai terutama dalam hal financial.

Sang pemain Swedia tersebut ternyata diluar dugaan melebihi semua harapan dari berbagai pihak setelah ia direkrut oleh United di musim panas lalu. Bahkan Ibrahimovic hanya mengikat kontrak selama setahun saja untuk membela Old Trafford setelah pergi dari Paris Saint Geramain di musim panas lalu.

Walau telah berusia 35 tahun, pemain bernomor punggung 9 tersebut kini telah menyumbangkan 26 gol di lintas kompetisi yang diikuti MU  termasuk sebuah gol yang membantu timnya meraih kemenangan di final Piala Liga beberapa waktu yang lalu.

Dikabarkan sang pemain akan diperpanjang satu musim lagi kedepam untuk membela setan merah sedangkan sang pemain ingin meminta diperpanjang selama dua musim. Namun akhirnya negosiasi kedua pihak belum mengarah ke hasil yang positf. Yang jelas menurut Fowler, walaupun MU ditinggal oleh Ibra, mereka tetap mampu menampilkan performa yang tak kalah apik.

Fowler mengatakan kepada media Mirror, “Saya takkan terkejut seandainya Zlatan Ibrahimovic pergi ke Chinese Super League di musim panas nanti . Namun semua anggota tim harus berterima kasih padanya. Apa yang ia lakukan musim ini luar biasa. Dia membantu tim untuk berkembang dan menyadarkan Mourinho bahwa striker harus jadi orang pertama yang membantu tim bertahan,”.

Ia pun lalu menganalisa seandainya Ibra dan rekannya Wayne Rooney hengkang dari dari United di saat yang bersamaan. “Seberapa vital bagi United untuk mempertahankannya musim depan? Tidak terlalu vital. Mereka klub besar. Mereka harusnya bisa menarik para pemain bintang. Jika levelnya masih seperti sekarang, maka dia harus bertahan. Namun saya tidak akan kaget jika dia pergi ke Tiongkok, mungkin bersama Wayne Rooney dan yang jelas United akan membeli striker baru.”.

Madrid Bidik LLoris Jika Tak Dapatkan de Gea

Hugo Lloris to Real Madrid, Hugo Lloris, Real Madrid, David de gea to real madrid, Tottenham Hotspurs, manchester united
Hugo Lloris to Real Madrid?

Salah satu raksasa liga Spanyol yaitu Real Madrid belum lama ini dikabarkan telah mempersiapkan strategi lain seandainya mereka gagal memboyong  penjaga gawang Manchester United yaitu David De Gea. Mereka dikabarkan akan mencoba membuat pilihan kedua yang jatuh kepada penjaga gawang rival De Gea yang bermain di Liga yang sama, Premier League. Pemain yang dimaksud adalah Hugo Lloris, yang saat ini menjadi palang pintu terakhir di Tottenham Hotspurs.

Keinginan untuk memiliki jasa dari de Gea memang bukan hal yang baru bagi tim yang diasuh oleh Zinedine Zidane. Pasalnya dua musim lalu mantan kiper Atletico Madrid yang dibeli 2011 lalu oleh setan merah hampir sedikit lagi membela Real Madird, hanya saja karena masalah  kesalahan proses administrasi, transfer tersebut tak bisa diteruskan. Dan akhirnya sang pemain bernomor punggung 1 tersebut melanjutkan kontraknya di Old Trafford.

Namun beberapa bulan belakangan, Madrid kembali membangkitkan impian lamanya untuk memiliki jasa sang pemain asal Spanyol tersebut. Hal ini dikarenakan penjaga gawangnya saat ini yaitu Keylor Navas, direncanakan akan dilepas pada akhir musim nanti kepada klub lain yang lebih membutuhkan keahliannya.

Seperti yang dituliskan oleh media The Sun, de Gea tetap menjadi pilihan utama dari Los Blancos pada bursa transfer awal kompetisi musim depan. Hanya saja sang pemain sepertinya masih nyaman dan bahagia di Old traford sehingga Madrid akan kesulitan untuk memboyong sang pemain. Selain itu kendala lainnya yang akan dihadapi madrid adalah pelatih barunya saat ini yaitu Jose Mourniho belakangan tak merelakan pemain berusia 26 tahun pergi dari kubunya. Mungkin dengan penawaran yang lebih menggiurkan juga tak akan jauh berbeda.

Seandainya rencana memboyong De Gea tak membuahkan hasil, Madrid pun telah memiliki alternatif lain yaitu Hugo Lloris. Pangkat kapten kesebelasan Tottenham yang diembannya, sudah lebih dari cukup menggambarkan keahliannya. Dan sepertinya juga akan mencoba memanfaatkan hubungan baik dengan direksi Tottenham agar mau merelakan pemain andalannya tersebut pada musim manas mendatang.

Inilah Pengakuan Ibrahimovic dan Mings Dalam Insiden Penyikutan

Zlatan Ibrahimovic vs Tyrone Mings, Zlatan Ibrahimovic, Tyrone Mings, Bournemouth vs Manchester United, Bournemouth, Manchester United, Premier League,
Ibrahimovic Vs Mings

Pertandingan tanggal 4 Maret 2017 kemarin, MU berkunjung kekandang Bournemouth di Dean Court dalam ajang kompetisi Premier League yang sudah memasuki pekan ke 26. Namun dalam pertandingan tersebut terjadi insiden yang kurang menyenangkan untuk tuan rumah. Terlihat striker andalan MU yaitu Zlatan Ibrahimovic menyikut pemain belakangnya, Tyrone Mings.

Banyak pihak berpendapat bahwa hal ini merupakan tindakan balas dendam oleh Ibrahomovic karena beberapa detik sebelumnya, Mings terlihat sedang menginjak kepala sang pemain berusia 35 tahun tersebut yang sedang terjatuh saat bermain.

Setelah dikonfirmasi, Mings pun  mengakui bahwa dirinya memang menginjak kepala Ibraakan tetapi hal tersebut berdasarkan ketidaksengajaannya. Ia mengungkapkan kepada  Sports365, “Tidak, saya tidak bermaksud melakukan injakan itu. Saya tidak akan pernah melakukan hal tersebut secara sengaja. Itu bukanlah gaya bermain saya. Saya memang suka melakukan tekel keras namun saya selalu berusaha fair di setiap pertandingan. Keras dan fair, itulah cara bermain saya dan saya selalu melakukannya.”.

Bek Bournemouth itu pun menyadari bahwa aksinya tersebut akan membuat sang pemain yang tak sengaja diinjaknya akan melakukan balasan kepadanya. Ia mengatakan “Dia [Ibrahimovic] pemain yang memiliki fisik yang besar. Saya tahu dia akan mengincar saya, namun saya tidak menyangka bahwa dia akan menyikut saya.”.

Dan saat BBC mengonfirmasi kepada Ibra, Ia mengatakan, “Dengar, apapun yang terjadi di lapangan biarlah tetap di lapangan. Saya bukanlah pemain yang suka membicarakan hal tersebut setelah pertandingan, biar orang lain yang mengatakannya. Namun ada wasit di sana [yang menyaksikan insiden tersebut]. Pertandingan tadi memang berat dan apapun yang terjadi sudah terjadi.”.

Ia pun tak bisa menjelaskan keberuntungannya setelah kejadian penyikutan tersebut dan tak mendapatkan kartu merah. Ia mengatakan, “Aku tidak tahu, aku merasa seseorang… Dengar, kalian bisa melihatnya di TV, kalian bisa melihat gambarnya, melihat apa yang terjadi. Pada saat itu, saya melompat, saya melompat dengan tinggi. Terkadang saya mencoba melindungi diri saya dan sialnya dia melompat ke arah saya, dan ya dia melompat ke sikut saya. ”

Ia menambahkan, “Terkadang situasi ini sering terjadi, saya cuma berharap dia tidak mengalami cedera.”.

Dua Legenda Inggris Tak Rela Rooney Ke CSL

wanye rooney - Paul Scholes, wanye rooney, Paul Scholes, Roy Keane, manchester united, CSL, Premier league
Wanye Rooney – Paul Scholes

Wayne Rooney merupakan pemain dengan pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah dari Manchester United memang pada musim ini baru mencetak lima buah gol dalam 29 pertandingannya di semua kompetisi musim ini. Namun saat ini Ia tak mendapat tempat seperti yang sebelumnya ia raih di MU dan tak banyak menjadi Starter pada musim ini semenjak Jose Mourinho melatih tim setan merah.

Kemudian Ia dikaitkan akan hengkang menuju salah satu klub dari Chinese Super League yang menginginkannya dan lebih membutuhkannya. Namun Legenda Manchester United sekaligus rekan setimnya Rooney, yaitu Roy Keane, meyakini bahwa ide Rooney bermain di Tiongkok adalah absurd.

Keane merasakan walaupun rekannya telah memasuki usia 31 tahun, talenta kapten dari MU dan timnas Inggris tersebut masih mumpuni dan masih bisa dimanfaatkan oleh Klub. Selain itu Ia terus berusaha keras untuk melanjutkan karirnya di MU, dengan jam terbang yang semakin sedikit Ia masih mampu menyumbangkan angka untuk MU.

Keane pun mengatakan kepada ITV, ” Rooney pergi ke Tiongkok? Gila. Dia masih berusia 31 tahun, masih ada banyak yang bisa dilakukan oleh Wayne di Eropa.Tidak mungkin Rooney harus pergi ke Tiongkok. Dia masih bisa bermain di level atas di Inggris, Jerman, Spanyol, Italia.”.

Legenda Manchester United lainnya yang juga pernah menjadi rekannya yaitu Paul Scholes, sempat mengatakan hal yang serupa, Ia meminta Rooney untuk menolak tawaran Tiongkok walaupun diiming imingi gaji yang besar..

Akan tetapi Scholes, berpendapat seharusnya pemain bernomor 10 untuk tidak bermain di CSL dan memberikan saran agar dirinya lebih memilih pergi ke MLS atau kembali ke mantan klubnya Everton.

Scholes pun mengatakan kepada BT Sport, “Sepertinya dia tidak akan pergi ke manapun, namun saya tidak bisa membayangkan Tiongkok sebagai tempat yang tepat untuknya. Dia pria yang mencintai keluarganya dan sepertinya itu bukan tempat yang tepat untuknya. Itu tempat yang tepat dari sisi finansial, namun mungkin dia ingin kembali ke Everton.”

Ia pun menyarankan kepada Rooney, “Saya kira Amerika Serikat akan lebih baik untuknya. Lakukan apa yang dilakukan oleh Steven Gerrard dan David Beckham. Gaya hidup di sana akan lebih baik.”

 

Dua Klub Yang Bangkit Dari Kekalahan Di Premier League Bertemu Di FA Cup

FA Cup chelsea vs manchester united, Prediksi FA CUP chelsea vs manchester united, Prediksi FA CUP, chelsea vs manchester united, chelsea, manchester united, premier League
FA Cup chelsea vs manchester united

Dalam ajang kompetisi Piala FA yang belum lama digelar dan baru memasuki babak kedua, Chelsea mampu mengalahkan Wolverhampton Wanderers F.C. dengan skor 0-2. Namun hal yang sama juga dialami oleh Manchester United yang berhasil memenangkan pertandingan terakhrinya di kompetisi yang sama setelah menaklukan Blackburn Rovers dengan skor 1-2.

Dengan hasil tersebut membuat kedua tim papan atas Premier League, bertemu pada babak selanjutnya diperempat final yang akan diselenggarakan pada tanggal 3 Maret 2017 mendatang. Dan tentunya akan menjadi halangan yang sangat berat untuk kedua tim.

Chelsea sendiri sempat mencatatkan rekor 13 kemenangan secara berturut turut di Premier League. Momen tersebut diawali oleh kekalahan timnya saang menhadapi Arsenal pada September tahun lalu dengan kebobolan tiga kali tanpa balas. Setelah mengatur ulang strategi akhirnya mereka berhasil menemukan formulasi yang tepat untuk timnya hingga dilaga ke 14 Liga Inggris, mereka dihentikan oleh Tottenham Hotspurs, namun dengan hasil tersebut membawa mereka ke peringkat pertama klasemen hingga saat ini.

Sementara Manchester United saat ini juga tak pernah kalah selama 16 laga terakhirnya di Liga yang sama. Momen ini juga dipicu oleh kekalahannya saat berkunjung ke kandang Chelsea pada bulan Oktober tahun lalu dengan skor telak 4-0. Sayangnya sebelum kejadian itu MU juga sempat mengawali kompetisi dengan tak mulus sehingga hingga saat ini peringkat mereka masih di posisi keenam.

Tentunya pertandingan di Piala FA ini akan membuat mereka teringat luka lamanya namun mereka harus membuktikan bahwa setan merah yang dulu tak sekuat yang sekarang. Penyerang andalan mereka sudah mampu menjebol 20 kali gawang lawan. Apalagi duetnya dengan Paul Pogba semakin rapat.

Disisi lain, masalah yang dihadapi Chelsea juga sudah mulai mereda terutama mengenai hubungan striker mereka Diego Costa dan pelatihnya. Pemain Chelsea yang jarang diturunkan Conte pun juga mulai menunjukan taringnya dengan baik agar dapat berebut menjadi starter sehingga kualitas mereka sendiripun meningkat. Selain itu keinginan mereka ingin mempersembahkan piala FA sebagai kado perpisahan dengan John Terry  menambah semangat mereka untuk menjatuhkan MU.

Yang jelas pertandingan nanti akan sangat ketat dan akan menjadi ajang pembuktian kekuatan terbaru pasukan mereka masing masing di kompetisi yang berbeda.

Presiden Napoli Impikan Ibrahimovic Di Kubunya

Aurelio de Laurentiis Zlatan Ibrahimovic, Aurelio de Laurentiis, Zlatan Ibrahimovic, Napoli, Manchester united, serie A,premier league
Ibrahimovic (tengah) – de Laurentiis (paling kanan)

Aurelio de Laurentiis yang saat ini masih menjabat sebagai Presiden Napoli, sempat mengungkapkan rahasianya bahwa dirinya sangat mengagumi salah satu pemain penyerang yang saat ini baru saja membela Manchester United yaitu Zlatan Ibrahimovic. Malah Ia mengakui bahwa sang pemain asal Swedia tersebut termasuk pemain impiannya.

Memang Mino Raiola sebagai agen dari Ibrahimovic, belum lama ini membeberakan tentang ketertarikan pemain yang sudah memasuki usia 35 tahun tersebut kepada klub yang saat ini berada diperingkat ketiga Serie A di klasemen sementara pekan ini yaitu Napoli. Ia pun sempat mengakui bahwa ada kemungkinan kliennya tertarik untuk pindah ke San Paolo di masa yang akan datang.

Striker setan merah pernah bermain di berbagai liga di Eropa ini, memang telah memenuhi syarat untuk mendapat kontrak baru bersama klubnya, namun sepertinya Ia menolak untuk membenarkan penyrataan bahwa dirinya masih bertahan di Old Trafford untuk setahun lagi.

Dan hal itulah Presden Napoli tersebut mengatakan bahwa pemain bernomor 9 di MU akan menjadi pembelian sempurna untuk timnya. Ia mengungkapkan kepada Goal International, “Transfer impian saya? Saya selalu coba untuk melangkah maju dengan apa yang saya punya. Namun ada satu pemain yang saya sukai, yakni raksasa di Manchester United. Saya pernah makan malam dengannya di Los Angeles dan dia amat baik, meski dia selalu terlihat marah.”

Ia menambahkan “Anda tahu siapa yang saya bicarakan bukan? Saya mengatakan pada diri sendiri, pria ini mungkin bisa menjadi pelatih Napoli dalam lima atau enam tahun mendatang. Saya juga ingin dia datang sebagai pemain, namun dia sudah memasuki usia tertentu, dan pemain seperti dia tidak suka duduk di bangku cadangan.”

Ibrahimovic memang direkrut oleh United dengan gaji sekitar 200 ribu poundsterling setelah ia membela Paris Saint Germain selama empat musim. Sebelumnya Ia juga pernah sempat membela Liga Italia mulai dari Juventus, Inter Milan bahkan AC Milan. Namun diantara perpindahannya dari Inter ke Milan, Ia sempat direkrut oleh Barcelona selama dua musim.