Wapres Inter Masih Kagumi Permainan Dybala

Paulo Dybala Juventus, Paulo Dybala, Juventus, Palermo, Juventus vs Palermo, Serie A
Paulo Dybala Juventus

Javier Zanetti selaku wakil Presiden dari Inter Milan, baru baru ini menceritakan tentang keinginan klub yang sempat gagal dalam meraih pemain idamannya. Mereka ternyta pernah menginginkan jasa dari penyerang dari Palermo dua musim lalu yaitu Paulo Dybala, sebelum akhirnya sang pemain memutuskan untuk bergabung ke jawara Liga Italia tersebut.

Memang saat itu tepatnya bursa transfer musim panas 2015 lalu, pemain muda yang kini berusia 23 tahun tersebut telah banyak dibidik oleh klub papan atas Eropa terutama klub yang berada di Liga Inggris. Hal itu dikarenakan sang pemain mampu menampilkan performa yang ciamik saat Ia masih membela Palermo di musim sebelumnya.

Hanya saja sayangnya sang rival mereka ternyata lebih mampu membuat Dybala tergoda untuk ke Turin dengan harga tebusan 30 juta pounsterling dengan masa kontrak selama lima tahun. Dan ternyata sang pemain mampu menonjol dalam pertandingan bersama Juventus sejak ia didatangkan. Ia pun sering menjadi andalan pelatihnya saat ini yaitu Massimiliano Allegri.

Roberto Mancini yang pernah menjadi pengasuh dari Inter dan saat itu masih menjabat sebagai pelatih, pernah mengatakan bahwa klubnya memang sudah memiliki keinginan untuk mendapatkan jasa sang pemain muda Palermo tersebut. Dan kini Wakil Presiden Inter pun, juga sempat mengatakan hal yang senada.

Sang wapres itu mengatakan kepada media Diario La Voz, “Saat Ia masih di Palermo, kami hampir mendapatkannya, namun pada akhirnya kami tidak berhasil. Sekarang dia bermain di tim rival, namun kami tak pernah berhenti mengaguminya,” .

Ia pun menambahkan, “Apa yang ia lakukan di timnas sungguh indah, kami berharap dia bisa terus seperti itu dan memberikan kami banyak kepuasan.”.

Saat ini sang pemain yang berposisi sebagai gelandang serang yang terkadang sebagai striker Juventus itu, telah membuat 8 gol di Seriea di musim ini ditambah 5 Assist. Saat bertanding di Liga Champions, ia pun turut menyumbangkan dua buah gol yang membantu memuluskan timnya ke babak selanjutnya mengalahkan FC Porto. Dan dibabak selanjutnya, sudah ada Barcelona yang menunggu untuk mereka hadapi pada tanggal 12 April mendatang.

Dybala Akan Perbarui Kontraknya Bulan Ini

Paulo Dybala Juventus, Paulo Dybala, Juventus, Palermo, Juventus vs Palermo, Serie A
Paulo Dybala Juventus

Paulo Dybala yang merupakan pemain penyerang dari Juventus belum lama ini mengatakan bahwa dirinya akan segera memperpanjang masa baktinya serta memperbaharui kontraknya dalam waktu dekat. Ia juga mengakui bahwa ada sedikit masalah sepele yang perlu dibenahi sebelum pada akhirnya ia menandatangani perjanjian tersebut.

Sang pemain berkebangsaan Argentina tersebut memang baru bergabung dengan Juventus sejak satu setengah musim lalu tepatnya tanggal 4 Juni 2015 dengan masa bakti hingga lima tahun (hingga 2020 mendatang) dengan tebusan senilai 32 Juta Euro. Ia direkrut Juventus setelah Ia membela klub yang saat ini menjadi rivalnya yaitu Palermo selama tiga musim.

Pada musim pertamanya di Juventus, pemain muda berusia 20 tahun itu terbilang rajin menyumbangkan angka untuk timnya. Tercatat Ia mampu menggetarkan lawannya sebanyak 23 kali dari 46 pertandingan yang diikutinya di lintas kompetisi. Namun kali ini Ia sepertinya kesulitan untuk dapat mengulangi performa yang sama seperti musim lalu. Dan pada musim ini saja, Ia hanya mampu mengumpulkan delapan gol dari 24 penampilan bersama Juventus.

Dybala juga sempat bersitegang dengan pelatihnya yaitu Massimiliano Allegri. Ia tak mau berjabat tangan dengan Allegri saat ia dirotasi untuk digantikan dengan timnya. Spekulasi banyak terjadi di sejumlah media dan hal tersebut membuat klub besar seperti Barcelona, Manchester City dan Real Madrid siap memanfaatkan masalah tersebut untuk merkrutnya.

Hanya saja hal tersebut sudah diantisipasi oleh manejemen Juventus, bahkan CEO Juventus, Giuseppe Marotta berharap masalah kontrak baru untuk pemain bernomor punggung 21 akan selesai pada bulan Februari ini. Dan ternyata harapan CEO pun mendapat sambutan baik dari sang pemain.

Dybala pun mengatakan kepada Sky Italia, “Kami sudah hampir memperbarui kontrak dan tinggal sedikit lagi [masalah yang harus diselesaikan]. Agen saya akan datang ke Italia untuk berbicara dengan Marotta, tapi niat itu sudah ada pada kami,”.

Dilain pihak klubnya saat ini, masih memimpin klasemen Serie A hingga putaran ke-24 dan pekan ini pada tanggal 18 Februari, mereka akan kedatangan tamu yang cukup penting bagi Dybala yaitu Palermo , mantan klubnya. Dan lima hari berikutnya, Juventus akan berkunjung ke markas FC Porto dalam ajang kompetisi Liga Champions.

Mancini Ungkap Mengapa Ia Dipecat Di Awal Musim Ini

Roberto Mancini Inter Milan, Roberto Mancini, Inter Milan, paulo dybala, serie a, lita italia
Roberto Mancini – Inter Milan

Belum lama ini mantan pelatih Inter Milan yang pergi meninggalkan klubnya di awal musim ini yaitu Roberto Mancini, mengungkapkan kondisi yang terjadi mengapa Ia dipecat dan pergi di awal musim 2016/17. Menurutnya, kondisi yang terjadi saat itu terlalu tak masuk akal .

Sebelumnya Mancini stelah menduduki jabatan pelatih pada tahun 2004-2008, kemudian pindah melatih Manchester City selama empat musim. Kemudian Ia pindah menuju Galatasaray, salah satu klub dari liga Turki, selama semusim dan akhirnya kembali dipanggil ditahun 2014.

Namun sang pelatih asal Italia itu harus kehilangan jabatannya sebagai pelatih Inter pada awal musim kompetisi kali ini. Hal ini diprediksi karena ia tidak sependapat dengan jajaran manajemen tentang kebijakan transfer. Kemudian Ia digantikan oleh Frank de Boer dan tak sampai empat bulan kepelatihannya, Ia juga dipecat karena membawa Inter terlepas dari 10 besar. Dan saat ini Inter dipegang oleh Stefano Pioli.

Mancini mengungkapkan kepada La Stampa, “Inter Milan menciptakan situasi yang absrud. Saya sulit untuk bisa mengelolanya, ada terlalu banyak orang yang berbicara,”.

Sang pelatih pada dasarnya telah menyiapkan rencana dengan matang untuk klubnya pada musim ini. Ia mengaku memiliki komunikasi yang baik dengan investor baru, Sunning Grup. Dengan modal tersebut ditambah materi pemain yang sudah dibangun pada musim sebelumnya, Ia yakin Inter bisa menjalani musim yang bagus bahkan mampu meraih juara lagi bersama Inter.

Namun sang pelatih berusia 52 tahun itupun sempat menungkapkan penyesalannya terbesar di Inter adalah melepas kesempatan untuk membeli Paulo Dybala yang saat itu masih bermain di Palermo. Bersama Franco Vazquez dan Andrea Belotti Ia mampu menyelamatkan klub dari zona degradasi.

Namun dari ketiganya, bakat Dybala yang paling terlihatIa pun menjadi rebutan klub-klub terbesar Italia, terutama Juventus, AC Milan dan Inter Namun Inter perlahan mundur dari persaingan setelah Juventus dan Milan semakin sengit beradu tawaran. Dan akhirnya Juventus memenangkan persaingan karena sang pemain lebih memilih menuju Jawara Italia dibandingkan dengan Milan yang menawarkan harga yang lebih mahal.

Mancini mengakui Inter menyesali keputusan untuk tidak membeli Dybala saat itu, Ia mengatakan kepada Corriere dello Sport “Sudah jelas bahwa Dybala memiliki kualitas yang luar biasa besar. Kegagalan mendapatkannya adalah penyesalan besar bagi Inter. Saat itu INter punya kesempatan besar untuk mendapatkannya lebih dulu dan bahkan harusnya juga bisa menawarkan lebih. Tapi sekarang dia sudah di Juventus,”.