Guardiola Bidik Empat Pemain Baru Untuk Bermain Di Musim depan

Pep Guardiola Mancester City, Pep Guardiola, Mancester City
Pep Guardiola

Pelatih Chelsea saat ini yaitu Antonio Conte, belum lama ini menginginkan pemain gelandang serang milik AC Milan yaitu Suso untuk membela timnya pada musim panas mendatang. Pasalnya pemain berkebangsaan Spanyol tersebut mampu menampilkan performa yang memukau pada musim ini di Liga Serie A.

Seperti yang dikutip oleh media Calciomercato, permainan permain berusia 23 tahunt tersebut cukup membuat sang pelatih asal Italia tersebut menginginkan jasanya dengan segera. Bahkan dikabarkan Chelsea sudah menyiapkan biaya penebusannnya dengan nilai sebesar 21 juta poundsterling.

Suso yang mengawali karirnya di Premier league tiga musim bersama Liverpool, sebelumnya sempat diprediksi akan menjalani karirnya dengan ceemerlang dan menjadi pemain yang diperhitungkan oleh lawannya. Namun ternyata Ia jarang dimainkan.

Setelah dipinjamkan oleh Almeria selama semusim  di tahun 2013-204, Manajemen Liverpool akhirnya memutuskan untuk melepaskan sang pemain setelah tak bisa memberikan kontrak baru padanya yang habis pada Juli 2015. Kemudian Ia direkrut Milan pada bulan Januari 2015 dengan nilai penebusan sebesar 1,3  juta Euro.

Saat meninggalkan Liverpool, sang pemain sempat mengatakan. “Kontrak saya berakhir, dan apa yang ditawarkan oleh Liverpool tidak bagus.  Memang di sini adalah tempat yang spesial, saya bergabung ketika masih berusia muda dan itu seperti mimpi saja.”

Selai Suso, Chelsea juga membidik beberapa pemain baru untuk memperkuat timnya. Mereka ingin merekrut Sergio Ramos dari Real Madrid yang dikabarkan tak diperpanjang masa kontraknya karena usianya sudah melewati masa keemasan.

The Blues pun juga sempat dihubungkan dengan dua pemain dari Everton yaitu Romelu Lukaku dan Ross Barkley. Untuk kedua pemain dari The Toffees, kubu Conte telah menyiapkan dana sebesar 100 juta Poundsterling agar keduanya bisa bermain di musim mendatang.

Memang sebelumnya, terdengar berita bahwa Lukaku tak memiliki keinginan untuk memperpanjang kontrak terbarunya di Goodison Park padahal ia sudah menerima penawaran yang menggiurkan dari manajemennya. Dan saat itulah striker dengan gol terbanyak di Liga Inggris ini mendapatkan perhatian dai beberapa klub papan atas Eropa.

Lukaku yang pernah dijual oleh Chelsea pada tahun 2014 lalu, sempat ditebus dengan nilai 28 juta pounsterling dan kini klubnya hanya mau melepasnya dengan harga tak kurang dari 65 juta Poundsterling.

Dilain pihak, Barkley sebagai pemain gelandang Everton masih memiliki masa bakti semusim lagi. Namun dikabarkan Everton tak mau melepasnya sang pemain dengan harga murah. Ia disebut baru akan dilepas dengan harga sekitar 30 juta Pounds.

Dua Pemain Munchen Diincar Duo Manchester

Pep Guardiola, Joshua Kimmich, Pep Guardiola - Joshua Kimmich, Bayern Munchen, Manchester City
Pep Guardiola Joshua Kimmich

Salah satu klub sepakbola raksasa liga Jerman yaitu Bayern Munchen sepertinya memiliki dua pemain yang sedang diincar oleh dua klub papan atas Liga Inggris yaitu Manchester City dan manchester United. Memang belum ada keinginan resmi dari klub namun kedua pemainnya tersebut digadang-gadangkan akan mampu mampu mendongkrak permainan mereka.

Pemain bertahan Munchen bernomor punggung 32 yaitu Joshua Kimmich dikabarkan mulai tak betah untuk tinggal di klub tersebut. Pasalnya sang pemain muda tersebut jarang dimainkan oleh pelatihnya saat ini yaitu Carlo Ancelotti. Ia malah sempat ingin segera pindah keklub yang lebih menginginkan jasanya.

Padahal pemain yang baru berusia 22 tahun tersebut dimusim sebelumnya sering dimainkan menjadi gelandang bertahan dan terkadang menjadi bek Munchen saat Josep Guardiola masih melatih disana.Ia pun sempat diikutsertakan menjadi pemain bertahan di timnas Jerman pada Euro 2016. Di musim ini pun Ia sempat mencetak 4 gol di kompetisi Bundesliga, dan tiga kali di Champions League.

Akan tetapi belakangan Ia sering dimainkan dalam waktu lama dan hanya menjadi mengganti, dan terakhir kali merumput sebagai starter saat timnya menghadapi Hertha Berlin pada tanggal 18 Februari lalu.

Dikabarkan sang pemain diinginkan oleh pelatih lamanya yaitu Guardiola akan tetapi sepertinya Munchen tak akan melepasnya dengan mudah karena sang pemain masih mampu berada diposisi dimana saja di lini belakang.

Douglas Costa, yang menjadi pemain sayap Munchen juga telah sempat direkomendasikan oleh mantan pemain belakang Manchester United yaitu Rio Ferdinand. Hal ini diajukan karena menurutnya lini tengah mereka sepertinya harus lebih diperbaiki oleh pelatihnya pada musim panas mendatang.

Ia malah sempat mengungkapkannya kepada The Times. “Saya mengagumi Douglas Costa dari Bayern Munchen. Dia adalah pemain yang enerjik namun tidak selalu turun sebagai starter untuk Bayern dan dia akan layak untuk dibeli meski dengan harga yang sedikit mahal. United selalu bermain dengan winger dan anda membutuhkan bola udara untuk Ibrahimovic.”.

Ia menambahkan “Namun yang terpenting, tim membutuhkan pemain dengan kaki-kaki yang kuat dan bertenaga.”

Sebelumnya United telah membeli Paul Pogba dari Juventus, bahkan dengan harga yang sangat luar biasa namun pada kenyataannya sampai saat ini Ia tampil kurang memuaskan dan tak seperti yang diharapkan oleh MU.

Bonucci Galau Saat Disodori Proposal Oleh City

Leonardo Bonucci to manchester city, Leonardo Bonucci Juventus to manchester city, Leonardo Bonucci juventu , to manchester city, pep guardiola
Leonardo Bonucci to manchester city

Salah satu pemain bertahan dari Juventus yaitu Leonardo Bonucci, sempat ditawari kontrak pada awal musim kompetisi saat ini oleh Manchester City. Klub dari Liga Inggris tersebut sempat menghubunginya bahkan sang pelatih barunya yang baru bergabung saat itu juga turun tangan mengajaknya untuk bermain di City.

Sang istri dari pemain berusia 29 tahun yaitu Martina Maccari, sempat membenarkan hal tersebut. Kejadian pada bulan Juli tahun lalu,  pernah membuat dirinya bingung untuk membuat keputusan terkait proposal dari City. Ia pun harus berdiskusi panjang dan lebar dengan sang suami untuk menerima atau menolak tawaran tersebut.

Memang dikabarkan City memiliki keinginan yang besar untuk dapat menggunakan keahlian dari Bonucci di lini belakang. Apalagi setelah secara pribadi Josep Guardiola selaku pelatih utama tim yang baru bergabung musim ini juga sudah menelpon Bonucci. Namun sayannya sang pemain bernomor punggung 19 tersebut akhirnya memutuskan untuk bertahan di Turin.

Menurut sang istri Bonucco, kejadian tersebut sempat menjadi diskusi yang cukup serius dalam rumah tangganya. Ia mengatakan perihal ketertarikan dari City, “Manchester City? Jelas kami membicarakannya bersama. ‘pergi atau tidak’ itu menjadi diskusi selama satu hari, tapi kami kemudian memiliki pengalaman yang lebih serius daripada tawaran dari Guardiola,”.

Ia pun sempat juga menjelaskan kondisi yang terjadi pada saat Bonucci bersitegang dengan pelatihnya, Allegri. Ia mengatakan bahwa dirinya merasa tidak menyukai kondisi yang terjadi apalagi sampai sang suami dicoret dari tim utama.

Ia mengungkapkan, “Saya sangat menyesal harus melihatnya berada di tribun, duduk di bangku cadangan, karena saya tahu betapa besar ambisinya untuk bisa bermain,”

Namun kini akhirnya perseteruan yang melibatkan pelatih dan pemain belakang Juventus sudah tak mengalami kendala. Mereka berdua akhirnya sepakat untuk berdamai dan Bonucci sudah kembali masuk dalam tim utama Juventus.

Martina pun mengatakan, “Semua sudah kembali normal dan Bonucci dalam kondisi yang sangat tenang,”.

Kini Juventus akan menghadapi AC Milan pada tanggal 11 Maret mendatang di markasnya sendiri, Juventus Stadium. Diprediksi Bonucci akan main kembali dalam pertandingan ini sebagai starter.

Guardiola Ungkap Salah Satu Alasan Ke City Karena Silva

pep guardiola david silva, pep guardiola, david silva, manchestr city, premier league
Pep Guardiola dan David Silva

Pelatih dari Manchester City yang baru bergabung pada musim ini yaitu Pep  Guardiola, belum lama ini mengungkapkan penyebab mengapa Ia mau melatih City. Ia mengatakan  bahwa hal tersebut salah satunya karena City sudah memiliki pemain David Silva, yang dipercaya akan mampu mempermudah jalannya memenangkan pertandingan yang dilaluinya.

Pemain yang sudah berusia 31 tahun tersebut menjadi andalan dari Guardiola semenjak Ia melatih City musim ini dan termasuk pemain yang jarang duduk di bangku cadangan. Gelandang serang yang terkadang menjadi pemain sayap, mampu menampilkan performa yang mumpuni terutama dalam hal mengalirkan laju bola menuju lini depan.

Keinginan untuk memiliki keahliannya memang sudah lama Ia amati, terutama saat Ia membela Valencia enam musim lalu, saat ia masih melatih Barcelona. Sang pemain asal Spanyol tersebut dianggap istimewa oleh Guardiola, karena memiliki skill unggulan sesuai dengan kriteria pemain idamannya.

Guardiola pun mengungkapkan bahwa salah satu asalannya mengapa pada akhirnya Ia pindah dari Bayern Munich ke Manchester City selain kontraknya habis, adalah di City sudah ada Silva.Ia mengatakan setelah berhasil membimbing pasukannya unggul dalam menghadapi Sunderland yang dengan menjebol gawang dua kali tanpa balas.

Ia mengatakan, “Silva adalah salah satu pemain terbaik yang pernah saya latih dalam hidup saya, jadi saya beruntung untuk bisa melatihnya. Satu alasan mengapa saya memutuskan datang ke sini karena saya senang untuk bersamanya. Saya di Spanyol saat dia di Valencia. Saya di Barcelona dan saya berpikir, ‘Wow! Orang ini spesial,”.

Pelatih berusia 46 tahun itupun menambahkan, “Tapi yang paling berkesan adalah saat saya bertemu dengannya tentang bagaimana kompetitifnya dia. Skill-nya, anda tahu itu karena dia lama di sini, tapi betapa dia sosok pemenang, dia punya mental pemenang, dia petarung, dia berlari, dia seorang pemain fantastis,”.

Ia juga mengakui walaupun ia menyukai permainannya yang memukau, namun Ia tak pernah mengatakannya secara langsung diatas lapangan. “Tentu performanya benar-benar bagus. Tapi di atas lapangan saya tak mengatakan itu padanya! Kami akan makan malam bersama, saya mengundangnya,”.

Zabaleta : Aguero Di Coret dari Daftar Pemain Bukan Pertama Kalinya

Jesus gabriel Sergio Aguero Manchester City, Jesus gabriel Sergio Aguero, Manchester City, Jesus gabriel Manchester City, Sergio Aguero Manchester City, permier league, Pablo Zabaleta, pep guardiola
Jesus gabriel Sergio Aguero Manchester City

Pemain bertahan dari Manchester City bernomor punggung 5 yaitu Pablo Zabaleta, sempat mengungkapkan pendapatnya tentang kabar yang beredar yang menghinggapi salah satu rekannya Sergio Aguero. Dikabarkan bahwa Striker andalah dari Manchester City mulai tergusur dari posisinya dikarenakan kehadiran penyerang yang baru masuk pada bursa transfer pemain bulan Januari lalu.

Bomber asal Argentina tersebut hanya menjadi jadi cadangan untuk kedua kalinya secara berturut turut oleh pelatihnya, Pep Guardiola. Dan hal tersebut membuahkan hasil kemenangan dua kali walau tanpa dirinya. Selain itu pemain baru tersebut telah mampu menyumbangkan sebuah gol di setiap pertandingan di Premier League.

Pemain baru yang dimaksud adalah Gabriel Jesus, yang merupakan penyerang baru yang direkrut City di Januari lalu. Ia bergabung setelah membela  dari Palmeiras selama setahun yang ditebus dengan nilai 27 poundsterling.

Sebelumnya pemain yang baru saja menandatangani kontrak hingga 2020 itu sempat mengatakan kebahagiannya bersama City, namun dengan adanya situasi seperti ini, kini Ia dikabarkan mulai mempertimbangkan untuk hengkang di akhir musim nanti.

Menurut rekan setimnya, Zabaleta memastikan bahwa sang pemain sudah terbiasa bersaing dengan banyak penyerang papan atas untuk mendapat tempat di tim utama di Manchester City. Ia menjelaskan kepada ESPN FC, “Sepakbola memang seperti ini – terutama dengan skuat yang besar, di mana anda punya lebih dari satu pemain di tiap posisi. Dan tentu, Aguero sudah sering bermain sebagai pilihan pertama. Sekarang, kami punya Gabriel Jesus, yang bermain bagus di dua laga terakhir.”

Ia menambahkan “Saya kira amat bagus untuk memiliki dua pemain dengan kualitas seperti ini. Saya kira akan bagus jika anda punya kompetisi yang sehat di dalam tim – anda tahu anda harus bermain dengan bagus untuk mempertahankan tempat anda dan itu normal di skuat besar seperti ini.”

Zabaleta  pun menilai kejadian seperti ini bukan pertama kalinya, Ia menjelaskan, “Dia sosok yang dewasa. Beberapa tahun lalu kami punya Tevez, Balotelli, Dzeko, dan Aguero. Ini bukan kali pertama dia dicoret. Kami butuh tim yang kuat untuk memenangkan trofi”.