Madrid Akan Hadapi Klub Mantan Pelatihnya

Carlo Ancelotti And Zinedine Zidane, Carlo Ancelotti, Zinedine Zidane, real Madrid, Carlo Ancelotti Zinedine Zidane Real Madrid, Bayern Munchen, Real Madrid VS Bayern Munchen
Carlo Ancelotti Vs Zinedine Zidane

Dalam beberapa pekan kedepan Real Madrid telah berhasil lolos ke babak perempat final Liga Champions, setelah sebelumnya mampu menaklukkan Napoli dengan agregat 6-2. Kali ini mereka akan dijadwalkan untuk menghadapi Bayern Munchen, tim yang saat  ini diracik oleh pelatih lamanya, Carlo Ancelotti.

Pertandingan pada tanggal 13 April 2017 mendatang, Madrid berusaha tetap terus melaju untuk mempertahankan gelar Liga Champions yang sebelumnya mereka raih bersama pelatihnya saat ini yaitu Zinedine Zidane, padahal Ia merupakan pelatih baru Madrid yang diangkat untuk menggantikan Rafael Benítez, pelatih yang juga ditunjuk menggantikan Aneclotti.

Kemudian Ancelotti pun setelah jeda semusim akhirnya bergabung mengasuh Bayern Munchen menggantikan Pep Guardiola yang direkrut oleh Machester City dan hingga saat ini mampu membawa timnya menjadi peringkat pertama di Liga Jerman dan terpaut jauh 13 poin dengan peringkat dibawahnya untuk 9 pertandingan yang tersisa.

Saat Ancelotti masih mengasuh Madrid, ia pernah memenangkan La Decima pada tahun 2014. (La Decima adalah piala Liga Champions ke-10).  Zidane pun saat itu sempat menjadi asisten dari pelatih berkebangsaan Italia dan belajar banyak. Dan hasilnya Zidane juga pernah memenangkan liga tersebut di musim perdana kepelatihannya.

Toni Kross selaku pemain gelandang Madrid, sempat mengungkapkan perbedaan antara keduanya karena ia pernah mengalami pelatihan dari kedua pelatih tersebut. Pemain yang juga mantan Bayern Munchen pun membeberkan kepada Goal International. “Zidane memberikan ide yang begitu jelas kepada para pemain Madrid. Dia tidak butuh 20 menit pidato motivasi, dia tidak butuh itu. Kehadirannya saja sudah bisa membantu dia meraih apa yang ia inginkan – karakter yang ia punya sudah bersinonim dengan sukses.”

Ia pun juga mengungkapkan kelebihan dari pelatih lamanya. “Ancelotti banyak berbicara dengan para pemainnya, membentuk hubungan yang amat erat dan ruang ganti Real Madrid sehingga amat sedih ketika klub memutuskan dia harus pergi.”.

Pertandingan pemuncak klasemen di Liga Spanyol dan Liga Jerman dipastikan akan sangat menegangkan karena mereka akan membuktikan kekuatan liga manakah yang mampu mengungguli rivalnya. Selain itu perasaan emosional saat menghadapi mantan pelatihnya tentu akan menjadi taruhan juga untuk para pemain Madrid memenangkan pertandingan tersebut.

Pemain Bek Timnas Prancis Yakinkan Kemampuan Benzema

Raphael Varane Karin Benzema France, Raphael Varane Karin Benzema, France, Raphael Varane, Karin Benzema France, Raphael Varane France, Karin Benzema
Raphael Varane Karin Benzema France

Pemain belakang Real Madrid yang diposisi tengah yaitu Raphael Varane, sempat melayangkan pujian kepada rekan senegaranya di lini depan yaitu Karin Benzema. Padahal sang striker saat ini sedang mendapat sorotan karena kinerjanya di Madrid semakin lama semakin menurun. Akan tetapi pelatih mereka yaitu Zinedine Zidane masih tetap mempercayakan ketajamannya.

Saat ini terdapat jeda Internasional dimana banyak pemain di liga besar Eropa dibutuhkan oleh timnasnya untuk menghadapai ajang kompetisi Piala Dunia 2018 yang masih dalam babak kualifikasi. Varane sendiri diikutsertakan oleh timnasnya yaitu Prancis untuk membantu menjaga pertahanan lawan-lawannya.

Hingga kini Prancis masih mampu berada diperingkat pertama klasmen di Group A, mengalahkan timnas Belanda untuk sementara waktu, Dari empat pertandingan yang telah diikutinya, mereka tak pernah kalah walaupun sempat sekali imbang menghadapi Belarus.

Pada pertandingan terbarunya, mereka akan dijadwalkan menghadapi Luxembourg, pada tanggal 26 Maret mendatang. Tercatat Luxembourg hingga saat ini belum pernah menang sama sekali dengan timnas manpun dalam kompetisi ini.

Varane yang bergabung di timnas Prancis juga akan bertemu lagi dengan rekannya di Madrid yaitu Benzema. Ia pun juga mengetahui kabar yang beredar yang mengkritik rekannya yang bernomor punggung 9. Padahal sang pemain berusia 29 tahun tersebut telah membela Madrid hampir satu dekade.

Ia pun memberikan penjelasan kepada para pengkritik Benzema tentang potensi yang ada di diri rekannya melalui media Marca. Ia mengatakan. “Bila Benzema menjadi pemain nomor 9 Real Madrid begitu lama, itu karena ada alasan yang baik untuk itu. Karim Benzema sangat disukai di ruang ganti dan dia pandai bergaul dengan semua orang,”.

Varane pun mengatakan bahwa mantan pemain Olympique Lyonnais itu sudah cukup profesional dan juga mampu mengatasi setiap tekanan yang datang kepadanya. Ia mengatakan, “Memang ia sedikit pemalu tapi sangat profesional. Dia memiliki kemampuan spesial untuk mengatasi tekanan,”.

Dalam pertandingan setingkat Liga Spanyol dan Liga Champions, memang tekanan dari lawan dan juga harapan dari supporternya sangat berat, dan jika tak mampu mengatasinya maka tentunya akan sulit membuat gol.

Bola Mati Madrid Ternyata Mematikan

Real Madrid, La Liga, Cristiano ronaldo, Sergio Ramos
Tendangan Bebas Dari Gareth Bale

Saat ini Real Madrid telah mampu mengumpulkan 71 gol hanya di kompetisi La Liga musim ini saja. Dan ternyata jika ditinjau lebih jauh dari 71 gol tersebut, 16 gol diantaranya merupakan sumbangan dari para pemain gelandangnya.

Tercatat ada tujuh pemain Madrid yang bertindak sebagai pemain gelandang dan menjebol gawang lawannya di La Liga hingga putran ke 28 ini. Dan sperti yang dikutip dari laman resmi Madird, Isco memiliki catatan sebagai pemain gelandang Madrid terbanyak yang menjebol gawang lawannya yaitu sebanyak enam kali.

Gelandang lainnya yang turut meramaikan papan angka di pertandingan La Liga antara lain, Marco Asensio, Casemiro, James Rodriguez, Mateo Kovacic, Toni Kroos dan Luka Modric.

Asensio mampu menjebol gawang lawan sebanyak tiga kali, sedangkan Casemiro dan Rodriguez menyumbangkan dua buah gol. Tiga gol sisanya masing masing disumbangkan oleh Kroos dan Modric.

Tentu saja penyumbang gol terbesar Madrid adalah lini depan mereka yang telah menyentuh angka 44 angka. Sedangkan lini belakang mereka ternyata mampu menggetarkan lebih banyak dibandingkan dengan gelandang mereka dengan jumah 11 gol.

Dengan demikian hanya masalah waktu saja untuk tiga pemain Madrid lainnya yang belum menjebol gawang lawannya yaitu Dani Carvajal, Nacho dan Fabio Coentrao.

Sebagai pencatat gol terbanyak kedua setelah Barcelona pada musim ini, tak jarang Madrid mampu melakukan hal tersebut dikarenakan pengolahan bola mati yang mampu dieksekusi dengan baik oleh para pemainnya.

Mereka telah membuat 21 gol hanya dari set piece seperti tendangan bebas langsung, tendangan bebas tidak langsung, tendangan sudut, lemparan ke dalam, dan tentu saja penalti. Jumlah ini ini merupakan gol terbanyak dari set piece terbanyak dibandingkan tim-tim lain di La Liga pada musim ini. Menariknya, Madrid pun juga mampu mengatasi bola mati dari lawannya. Tercatat hanya  5 kali saja mereka kebobolan dengan skema tersebut, dan paling sedikit diantara rivalnya.

Dan jika ingin dibedah lagi ternyata 21 gol lewat set piece tersebut di La Liga pada musim ini, paling banyak dihasilkan oleh oleh Cristiano Ronaldo sebanyak 8 kali dan Sergio Ramos sebanyak 7 kali. Casemiro mampu menyumbangkan dua gol dan sisanya Gareth Bale, Karim Benzema, Pepe dan Raphael Varane masing-masing satu gol.

 

Legenda Madrid Sayangkan Keputusan Klub Untuk Segera Menjual Ronaldo

Cristiano Ronaldo, Real Madrid, Cristiano Ronaldo Real Madrid. La Liga
Cristiano Ronaldo

Memang benar adanya bahwa semakin bertambah usia tentu akan mempengaruhi kinerja tubuh dan menjadi tak maksimal dan itulah sebabnya banyak klub raksasa sepak bola yang tak menggunakan lagi pemainnya setelah mencapai rentang 30-35 tahun. Dan hal tersebut berlaku untuk pemain andalannya yang pernah menjadi top scorer sekalipun seperti Cristiano Ronaldo.

Ronaldo dikabarkan akan dilepas oleh Madrid menuju salah satu klub yang berlaga di Chinese Super League. Pasalnya manajemen melihat usia sang pemain bintang kini telah mencapai 32 tahun, dan hal tersebut akan diperkirakan menggerogoti kemampuannya dan terbukti performanya tak setajam dahulu.

Namun menurut salah satu legenda dari Real Madrid yaitu Raul Gonzalez Blanco atau yang dikenal dengan Raul, sangat disayangkan untuk melepas Cristiano Ronaldo yang telah berjasa banyak terutama setelah membela Madrid selama hampir genap satu windu.

Setelah dipinang dari Manchester United, Ronaldo berhasil menyabet gelar individu bergengsi tiga kali Ballon d’Or sebanyak tiga kali. Selain itu Ia pun telah dinobatkan sebagai pencetak gol terbanyak Madrid hingga saat ini, melewati catatan dari Rauh pada tahun2015 yang telah dikoleksi sebanyak 323 gol untuk Los Blancos.

Walau dikatakan tak tajam dimusim ini, namun Ronaldo masih tetap menjadi andalan tim yang diasuh oleh Zinedine Zidane. Ia mampu menjebol 26 kali gawang lawan dari 33 pertandingan yang diikutinya bersama Madrid di lintas kompetisi.

Dan menurut Raul, jumlah tersebut cukup untuk menjadi bukti bahwa Ronaldo masih mampu menampilkan performa apik. Memang kepiawaiannya melewati lawan tak seperti dulu dan kecepatannya sepertinya sudah terlihat mulai menurun.

Ia mengatakan kepada Kicker, “Ia mendapatkan Ballon d’Or dan menjalani musim yang bagus sejauh ini. Waktu yang menentukan akan segera datang dan pemain yang bagus harus bisa membuktikan dirinya. Saya sendiri berharap ia tetap dalam kondisi bagus. Sekarang ia bermain dekat dengan kotak penalti, yang lebih sulit. Namun, ia masih punya potensi.”

Ia menambahkan, “Mungkin ia sudah kehilangan kecepatannya seperti dulu, tapi normal pada usianya. Mungkin dia tak selalu bisa melewati pemain yang ada di depannya seperti dulu tapi hati-hati ia pernah mengelabuhi kami semua,”.

Zidane Ungkap Perasaannya Menjadi Pelatih Madrid

Zinedine Zidane Champions League, Zinedine Zidane, Champions League, real Madrid
Zinedine Zidane Menangkan Champions League

Pelatih Real Madrid Saat ini yaitu  Zinedine Zidane baru baru ini menguak perasaannya tentang bagaimana kendala yang dihadapinya selama hampir setahun belakangan . Dan ternyata untuk  mengasuh tim kuat seperti Madrid sangatlah sulit. Apalagi sebagai pelatih tentunya Ia tak hanya fokus kepada sebelas pemain yang turun bertanding saja namun juga para pemain cadangan yang perlu diperhatikan juga.

Mantan pemain Real Madrid ini naik pangkat menjadi pelatih Madrid diawal kompetisi musim ini. Pada saat ia masih merumput dilapangan, Ia termasuk salah pemain terbaik didunia apalagi saat ia terjun bersama timnas Prancis. Ia sempat ditunjuk melatih Real Madrid Castilla selama dua musim, namun setelah Ia diangkat oleh Madrid untuk menjadi pelatih utama banyak yang menyangsikan kemampuannya.

Akhirnya Zidane mampu menjawab semua keraguan tersebut, di musim kemarin yang merupakan musim perdananya, Ia mampu memboyong piala Liga Champions. Dan saat ini Ia mampu membawa Madrid sebagai pemuncak klasemen sementara La Liga di musim ini.

Hanya saja pelatih berusia 44 tahun tersebut mengakui bahwa dirinya masih mengalami banyak kendala untuk melakoni jabatan barunya sebagai pelatih. Ia mengatakan melalui FIFA.com, “Sebagai pemain, anda hanya memperhatikan diri anda sendiri, dan tidak terlalu memikirkan tim. Saya sendiri sering memberi assist pada rekan-rekan saya dulu, jadi saya juga sedikit memikirkan mereka (tertawa). Namun sebagai pelatih, anda harus memikirkan 24 pemain dan juga apa yang terjadi dari awal hingga akhir,”.

Iapun menambahkan, “Ketika saya memilih menangani Madrid, saya tahu bahwa tugas di sini akan sulit. Saya tahu seperti apa situasi di sini. Anda dituntut untuk terus bekerja keras. Saya terus mencoba untuk menerapkan ide saya dan dari situ saya mulai memetik hasilnya.”

Mantan pemain yang berposisi di gelandag serang tersebut sempat mengungkapkan perbandingan saat menjadi pemain dan menjadi pelatih dalam memenangkan piala Liga Champions. Ia mengatakan,  “Rasanya mirip (menang sebagai pelatih dan manajer), namun tidak sama. Ada emosi yang sama, dan saya bahkan sedikit lebih emosional ketika menjadi pelatih, karena memenangkan semua laga itu menjadi lebih sulit.”.

Hasil Pertandingan La Liga Real Madrid Vs Real Betis 12 Maret 2017 2-1

Hasil Pertandingan La Liga Real Madrid Vs Real Betis 12 Maret 2017 2-1, Hasil Pertandingan La Liga Real Madrid Vs Real Betis 12 Maret 2017, Hasil Pertandingan La Liga Real Madrid Vs Real Betis, La Liga Real Madrid Vs Real Betis, Real Madrid Vs Real Betis, Real Madrid, Real Betis
Real Madrid Vs Real Betis 12 Maret 2017 2-1

Pada pertandingan pagi dini hari tadi pukul 02.45 WIB, Real Madrid berhasil mendapatkan poin penuh lagi saat menghadapi lawannya yang berada diperingkat keempatbelas klasemen La Liga hingga saat ini. Dalam pertandingan putaran ke 27 kali ini, mereka mampu menang tipis dengan skor 2-1 dikandang sendiri Estadio Santiago Bernabeu.

Laga kali ini seperti yang diprediksi semua pihak bahwa Madrid menjadi unggulan saat menghadpi Betis. Mereka mampu unggul dalam hal penguasaan bola dikedua babak. Dalam menciptakan peluang Madird pun juga unggul dalam hal menciptakan peluang terutama di babak pertama. Dibabak kedua Betis mencoba untuk melakukan serangan namun tak ada yang berhasil.

Setelah babak pertama dimulai, Madrid mulai membangun serangan melalui aksi pemain intinya namun tak ada yang berhasi hingga menit ke 20. Betis pun juga berusaha untuk melakukan serangan balik namun hal yang sama juga mereka rasakan.

Sayangnya pada menit ke 25 kiper Madrid Keylor Navas menghasilkan angka untuk tim lawan. Pasalnya tendangan yang dilakukan oleh Antonio Sanabria, sudah berhasil ditangkap oleh Navas namun tergelincir ditangannya. Skor untuk Betis 0-1.

Madrid mencoba untuk menyamakan kedudukan walaupun sulit akhirnya pada menit ke 41, Cristiano Ronaldo mampu menanduk bola yang diumpankan secara lambung oleh Marcelo. Skor menjadi 1-1 hingga babak pertama usai.

Setelah babak kedua, Madrid tampak bermain tak seagresif babak sebelumnya, dan hingga menit ke 70, kedua tim tak menunjukan progress dalam menjebol pertahanan lawan akhirnya kedua tim mencoba merotasi beberapa pemainnya. James Rodriguez digantikan Lucas Alvaro pada menit 79 Morata digantikan Karim Benzema pada menit ke 71 , Isco digantikan Marco Asensio pada menit ke 79.

Perubahan yang dilakukan oleh sang pelatih Madrid terbukti membuahkan hasil. Madrid mampu kembali membongkar pertahanan lawan. Di menit ke 78 Cristiano Piccini mendapatkan kartu kuning kedua sihingga membuat Betis harus bertanding dengan 10 pemain.

Tiga menit kemudian, Toni Kroos mengeksekusi tendangan pojok dan langsung menuju Sergio Ramos yang melompat paling tinggi. Dan akhirnya sundulannya menuju sisi kiri gawang. Skor menjadi 2-1 hingga babak kedua berakhir.

Dengan demikian Madrid berhasil menduduki peringkat pertama lagi setelah Barcelona takluk menghadapi Deportivo La Coruna. Sedangkan Betis masih tetap sama diperingkat ke 14 klasemen.

 

Bale Ungkap Aura Positif Zidane

gareth Bale zinedine zidane, gareth Bale, zinedine zidane, La Liga, Real Madrid
gareth Bale – zinedine zidane

Belum lama ini, salah satu striker andalan Real Madrid yaitu Gareth Bale, sempat melemparkan pujian terhadap apa yang telah dilakukan oleh pelatihnya, Zinedine Zidane. Ia mengatakan bahwa sang pelatih mampu memberikan aura positif kepada tim yang diasuhnya.

Pada awalnya kemampuan Zidane banyak diragukan oleh berbagai pihak, apalagi Ia tergolong baru terjun kedunia kepelatihan. Pengalamannya selain pernah menjadi pemain terbaik di dunia, Ia pernah juga menjadi asisten  pelatih dan juga menjadi pelatih Real Madrid Castilla, klub sepak bola versi kedua dari Madrid.

Tentunya hal tersebut sangat wajar bila usianya yang masih 44 tahun dan pengalamannya yang minim membuat banyak pihak pesimis untuk menangani klub raksasa sebesar Madrid.

Namun ternyata ada hal lain yang dimiliki Zidane yang dipercaya mampu membuat ruang ganti tim menjadi lebih akrab dan harmonis. Hingga pada akhirnya Ia sempat  membawa Madrid dengan menjadi juara Liga Champions 2016.

Sebagai pemain yang diasuhnya, Bale pun menyadari pengaruh kuat yang dimiliki sang pelatih dan ia pun tak ragu untuk memuji sang pemenang Piala Dunia itu. Ia membeberkan kepada BT Sport, “Dia hanya mengenal sepakbola dengan begitu baik. Dia tahu soal psikologi sepakbola. Dia bermain di level top. Dia adalah pemain terbaik di masa jayanya. Dia membawa gaya bermainnya itu ketika menangani tim, dia memberikan pengaruh yang menenangkan dan dia menunjukkan pada kami apa yang ia punya ketika sedang berlatih.”

Selain itu Ia juga mengungkapkan bahwa sang pelatih memiliki ketenangan yang luar biasa. Ia juga terlihat jarang marah terhadap timnya apalagi setelah mereka bermain buruk. Seperti yang terjadi beberapa saat pertandingan belakangan ini. Posisi mereka tersusul oleh Barcelona setelah hasil yang sangat mengecewakan saat menghadapi Valencia dan Las Palmas.

Bale pun mengungkapkan, “Ketika manajer lain jengkel dan marah dan membuat tim sedikit takut, jika kami kalah, dia akan bilang: ‘Tetap tenang, terus bekerja keras’. Dia menunjukkan pada kami apa yang ia bisa di atas lapangan latihan.”.

Saat ini Madrid masih berjuang untuk merebut kembali posisinya di La Liga dan juga mencoba mengulangi kesuksesan mereka dalam menjadi juara Liga Champions.

Madrid Bidik LLoris Jika Tak Dapatkan de Gea

Hugo Lloris to Real Madrid, Hugo Lloris, Real Madrid, David de gea to real madrid, Tottenham Hotspurs, manchester united
Hugo Lloris to Real Madrid?

Salah satu raksasa liga Spanyol yaitu Real Madrid belum lama ini dikabarkan telah mempersiapkan strategi lain seandainya mereka gagal memboyong  penjaga gawang Manchester United yaitu David De Gea. Mereka dikabarkan akan mencoba membuat pilihan kedua yang jatuh kepada penjaga gawang rival De Gea yang bermain di Liga yang sama, Premier League. Pemain yang dimaksud adalah Hugo Lloris, yang saat ini menjadi palang pintu terakhir di Tottenham Hotspurs.

Keinginan untuk memiliki jasa dari de Gea memang bukan hal yang baru bagi tim yang diasuh oleh Zinedine Zidane. Pasalnya dua musim lalu mantan kiper Atletico Madrid yang dibeli 2011 lalu oleh setan merah hampir sedikit lagi membela Real Madird, hanya saja karena masalah  kesalahan proses administrasi, transfer tersebut tak bisa diteruskan. Dan akhirnya sang pemain bernomor punggung 1 tersebut melanjutkan kontraknya di Old Trafford.

Namun beberapa bulan belakangan, Madrid kembali membangkitkan impian lamanya untuk memiliki jasa sang pemain asal Spanyol tersebut. Hal ini dikarenakan penjaga gawangnya saat ini yaitu Keylor Navas, direncanakan akan dilepas pada akhir musim nanti kepada klub lain yang lebih membutuhkan keahliannya.

Seperti yang dituliskan oleh media The Sun, de Gea tetap menjadi pilihan utama dari Los Blancos pada bursa transfer awal kompetisi musim depan. Hanya saja sang pemain sepertinya masih nyaman dan bahagia di Old traford sehingga Madrid akan kesulitan untuk memboyong sang pemain. Selain itu kendala lainnya yang akan dihadapi madrid adalah pelatih barunya saat ini yaitu Jose Mourniho belakangan tak merelakan pemain berusia 26 tahun pergi dari kubunya. Mungkin dengan penawaran yang lebih menggiurkan juga tak akan jauh berbeda.

Seandainya rencana memboyong De Gea tak membuahkan hasil, Madrid pun telah memiliki alternatif lain yaitu Hugo Lloris. Pangkat kapten kesebelasan Tottenham yang diembannya, sudah lebih dari cukup menggambarkan keahliannya. Dan sepertinya juga akan mencoba memanfaatkan hubungan baik dengan direksi Tottenham agar mau merelakan pemain andalannya tersebut pada musim manas mendatang.

Zidane Nantikan Pertandingan Dengan Mantan Pemainnya

Jese Rodriguez and Zinedine Zidane, Jese Rodriguez, Zinedine Zidane, Real madrid vs las palmas, Real madrid, las palmas, la liga
Jese Rodriguez and Zinedine Zidane

Real Madird akan melanjutakn kompetisi di La Liga 2016-2017 putaran ke 25 pada tanggal 2 Maret besok. Pada laga tersebut mereka akan menjamu Las Palmas di Santiago Bernabeu dengan harapan mampu meraih penuh memperkokoh posisinya di peringkat pertama klasemen. Pasalnya peringkat dibawahnya yang diisi oleh Barcelona masih terus membayangi mereka dengan jarak selisih satu poin saja.

Sang pelatih Madrid yaitu Zinedine Zidane ternyata mengetahui lawan mainnya nanti salah satunya adalah strikernya yang baru saja dilepas pada musim panas lalu yaitu Jese Rodriguez. Ia melepaskan sang pemain untuk dapat bergabung menuju klub yang bermain di Liga Prancis yaitu Paris Saint Germain dengan biaya penebusan sebesar 25 juta Euro.

Namun sepertinya Ia mengalami kendala di klub barunya sehingga karir bersama PSG harus dihentikan setengah musim kemudian dan dipinjamkan ke salah satu klub yang berada di liga Spanyol yaitu Las Palmas. Tentunya dalam pertandingan nanti, Ia akan menunjukkan keahliannya didepan mantan timnya.

Walaupun telah menjualnya, sang pelatih Madrid itupun sebenarnya mengakui kualitas dari pemain berusia 24 tahun tersebut. Hal itu diungkapkan pada saat sang pelatih mengadakan jumpa pers sebelum pertandingan dengan Las Palmas diadakan.

Zidane pun mengungkapkan pujiannya, “”Dia adalah pemain hebat dengan potensi besar. Dia pemain Spanyol yang punya kualitas bagus. Saya sangat suka dengannya sebagai pemain dan sebagai manusia biasa. Saya berharap keputusannya gabung dengan Las Palmas akan terbayar, mulai pada hari Kamis. Setelah itu saya berharap ia akan bermain bagus bersama mereka,”.

Dan ternyata sang pelatih juga mengetahui bahwa mantan pemainnya tak menjalani karirnya dengan mulus di negeri orang. Namun Ia berharap sang pemain dapat diturunkan bersama rekannya untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Ia mengatakan, “Di Paris, keinginannya tak berjalan mulus, mungkin ia tak mendapatkan waktu bermain yang dibutuhkan untuk menunjukkan dirinya. Saya berharap ia akan turun bersama tim terbaik mulai hari Kamis dan ia bisa menemukan kembali level terbaiknya karena ia adalah pemain hebat,”.

Dalam tiga pertemuan terakhirnya di La Liga, Las Palmas memang belum pernah mengalahkan Madrid, namun di laga terbarunya, mereka sanggup mengimbangi permainan dari Los Blancos pada akhir September musim ini.

Pelatih Madrid ingin Melepaskan Tiga Pemainnya Musim Panas Mendatang

Fabio Coentrao dan danilo, Fabio Coentrao, danilo, Real Madrid, Zinedine Zidane,
Fabio Coentrao dan Danilo

Seperti yang diberitakan oleh beberapa media Spanyol, pelatih Real Madrid saat ini yaitu Zinedine Zidane dikabarkan ingin melepaskan tiga pemainnya yang dirasa tak memberikan andil dalam perjuangannya mencapai gelar juara pada musim ini. Ketiga pemain tersebut antara lain dua dari pemain bertahan yaitu Danilo dan Fabio Coentrao, dan satu lagi dari pemain lini depan yaitu Diaz Mariano.

Hingga saat ini Real Madrid yang diracik Zidane telah mampu mencapai puncak klasemen sementara. Mereka memiliki satu selisih poin dengan runner up pekan ini yang diisi oleh rivalnya yaitu Barcelona. Namun sepertinya Ia akan mencoba mendongkrak performa Madrid dengan membongkar pemain yang selama ini dirasa kurang tepat membela timnya.

Hal ini diungkapkan karena Madrid akan dapat kembali membeli pemain baru pada bursa transfer musim panas nanti, terpatnya setelah hukuman yang diterima dari FIFA, berhasil mendapat keringanan. Dan seperti yang dituliskan media Don Balon, sang pelatih ingin melepaskan Danilo, Coentrao, dan Mariano.

Danilo merupakan bek kanan yang direkrut Madrid sejak musim lalu namun Ia sepertinya Ia tak dapat menampilkan performa yang cemerlang setelah direkrut dari Porto dengan nilai tebusan 31.5 juta Euro. Pada musim ini saja Ia mampu merumput bermain bersama Madird sebanyak 15 kali namun sepertinya Ia tak mampu menghadapi saingannya yaitu Dani Carvajal yang tampil lebih apik.

Coentrao yang menjadi bek sebelah kiripun menunjukkan hal yang serupa. Pemain yamg sempat dipinjamkan ke AS monaco dimusim panas lalu , sepertinya tidak memiliki lagi keahliannya secara maksimal setelah Ia pulih dari cedera beberapa waktu yang lalu.

Mariano juga tak menunjukkan kemampuannya secara maksimal saat berlatih. Padahal Ia baru direkrut dari  Real Madrid Castilla musim panas lalu setelah mencatatkan performa yang cukup bagus disana. Ia mampu menjebol 32  gawang lawan dalam 44 penampilannya di dua musim namun kini, Ia tak cukup dipercaya oleh Zidane untuk merumput bersama rekannya, trio BBC.

Namun sayangnya hingga kini belum ada info terbaru tentang siapa sajakah yang akan dapat menjadi pengganti ketiga pemainnya tersebut.