Kiper Tottenham Akan Ikuti Pelatihnya Pergi

Hugo Lloris mauricio pochettino Tottenham Hotspurs, Hugo Lloris mauricio pochettino, Tottenham Hotspurs, Hugo Lloris, mauricio pochettino Tottenham Hotspurs, Hugo Lloris Tottenham Hotspurs, mauricio pochettino, Premier League
Hugo Lloris Mauricio Pochettino

Hugo Lloris selaku penjaga gawang dari Tottenham Hotspurs, belum lama ini mengungkapkan tentang masa depannya diklub yang Ia bela sejak 2012 lalu. Menurutnya masa depannya akan mengikuti apa yang dilakukan oleh pelatihnya yaitu Mauricio Pochettino.

Lloris yang kini juga menjabat sebagai kapten kesebelasan Tottenham, sempat melemparkan pujian juga kepada pelatihnya. Pia mengatakan bahwa sang pelatih asal Argentina tersebut memiliki kualitas yang baik dan akan menjadi manajer terbaik dunia walaupun menurutnya hal tersebut sudah dicapainya saat ini.

Namun belakangan ia dikaitkan akan direkrut oleh klub papan atas Liga Prancis yaitu Paris Saint Germain. Bahkan klub tersebut juga tertarik untuk merekut pelatihnya juga. Dan kabar tersebut berlaku juga dengan Real Madrid yang menginginkan jasa penjaga gawang Tottenham berikut pelatih utamanya.

Hanya saja kiper asal Prancis itu menjelaskan bahwa apapun keputusan yang akan diambil oleh sang pelatih,  akan menentukan juga pilihannya. Hal ini tak lepas dari kenyamanan sang pemain saat berlatih bersama Pochettino yang telah membuat perjalanan karirnya meningkat.

Ia mengatakan kepada media Le Figaro, “Masa depan saya tergantung dengan Mauricio, itu pasti. Dia sangat berarti untuk saya dan kami memiliki kerja sama yang lebih dari sekedar sepakbola semata. Dan satu saat nanti, Ia akan menjadi manajer terbaik dunia, walaupun menurut saya dia sudah mencapai itu,”.

Kiper berusia 30 tahun tersebut membeberkan bahwa pada dasarnya ia masih ingin bersama Tottenha. Ia mengatakan, “Saya merasa baik di sini, namun di sepakbola semua bisa berubah dengan cepat. Saya tidak akan bilang ambisi yang ada di sini kurang. Ada tim-tim besar yang dikenal dengan sejarah panjang mereka, dengan legenda mereka. Tottenham bukan klub yang selalu menang, namun kami mencoba untuk menciptakan sesuatu. Tidak mudah bertarung melawan para monster di Eropa, namun itu sumber motivasi yang hebat.”

Lloris dan Tottenham dijadwalkan akan menghadapi pertandingan terdekatnya pada tanggal 1 April 2017 mendatang, untuk menghadapi Burnley di markasnya, Turf Moor. Mereka berharp untuk mendapatkan poin penuh lagi untuk memperkecil jarak dengan peringkat diatasnya yang masih diisi oleh Chelsea.

Madrid Bidik LLoris Jika Tak Dapatkan de Gea

Hugo Lloris to Real Madrid, Hugo Lloris, Real Madrid, David de gea to real madrid, Tottenham Hotspurs, manchester united
Hugo Lloris to Real Madrid?

Salah satu raksasa liga Spanyol yaitu Real Madrid belum lama ini dikabarkan telah mempersiapkan strategi lain seandainya mereka gagal memboyong  penjaga gawang Manchester United yaitu David De Gea. Mereka dikabarkan akan mencoba membuat pilihan kedua yang jatuh kepada penjaga gawang rival De Gea yang bermain di Liga yang sama, Premier League. Pemain yang dimaksud adalah Hugo Lloris, yang saat ini menjadi palang pintu terakhir di Tottenham Hotspurs.

Keinginan untuk memiliki jasa dari de Gea memang bukan hal yang baru bagi tim yang diasuh oleh Zinedine Zidane. Pasalnya dua musim lalu mantan kiper Atletico Madrid yang dibeli 2011 lalu oleh setan merah hampir sedikit lagi membela Real Madird, hanya saja karena masalah  kesalahan proses administrasi, transfer tersebut tak bisa diteruskan. Dan akhirnya sang pemain bernomor punggung 1 tersebut melanjutkan kontraknya di Old Trafford.

Namun beberapa bulan belakangan, Madrid kembali membangkitkan impian lamanya untuk memiliki jasa sang pemain asal Spanyol tersebut. Hal ini dikarenakan penjaga gawangnya saat ini yaitu Keylor Navas, direncanakan akan dilepas pada akhir musim nanti kepada klub lain yang lebih membutuhkan keahliannya.

Seperti yang dituliskan oleh media The Sun, de Gea tetap menjadi pilihan utama dari Los Blancos pada bursa transfer awal kompetisi musim depan. Hanya saja sang pemain sepertinya masih nyaman dan bahagia di Old traford sehingga Madrid akan kesulitan untuk memboyong sang pemain. Selain itu kendala lainnya yang akan dihadapi madrid adalah pelatih barunya saat ini yaitu Jose Mourniho belakangan tak merelakan pemain berusia 26 tahun pergi dari kubunya. Mungkin dengan penawaran yang lebih menggiurkan juga tak akan jauh berbeda.

Seandainya rencana memboyong De Gea tak membuahkan hasil, Madrid pun telah memiliki alternatif lain yaitu Hugo Lloris. Pangkat kapten kesebelasan Tottenham yang diembannya, sudah lebih dari cukup menggambarkan keahliannya. Dan sepertinya juga akan mencoba memanfaatkan hubungan baik dengan direksi Tottenham agar mau merelakan pemain andalannya tersebut pada musim manas mendatang.

Shearer : Liverpool Takkan Jadi Juara Premier League Musim Ini

Sadio mane Liverpool vs Tottenham 12 Februari 2017, Sadio mane Liverpool vs Tottenham , Sadio mane, Liverpool vs Tottenham hotspurs,  Liverpooll,Tottenham Hotspurs, Alan Shearer, Premier league
Sadio mane -Liverpool vs Tottenham

Alan Shearer yang merupakan Legenda sepakbola Inggris baru baru ini mengungkapkan pendapatnya bahwa kemenangan yang diperoleh Liverpool saat menghadapi Tottenham Hotspurs belum lama ini adalah hal yang percuma mengingat hal tersebut tak akan membantu mereka untuk dapat menjadi jawara Premier League musim ini.

Memang Liverpool pada tanggal 12 Februari lalu mampu mengalahkan Tottenham Hotspurs dengan skor 2-0 di kandang mereka sendiri di Anfield Stadium. Keberhasilan memenangkan pertandingan kali ini merupakan kemenangan pertama kalinya dari lima laga terakhir dalam ajang Liga Premier Inggris. Malah tercatat dalam 10 pertandingan terakhir di lintas kompetisi, mereka hanya mampu mencatatkan satu kali kemenangan saja dan ditebus dengan lima kali kekalahan.

Dalam pertandingan terakhirnya di putaran ke 25, Liverpool berhasil mendapatkan angka berkat aksi dari Sadio Mane pada menit ke 16 dan ia menggandakan skor setelah dua menit dari gol yang pertamanya. Dengan kemenangan tersebut, akhirnya Liverpool berhasil mengumpulkan 49 poin dari 25 pertandingan yang telah diikuti di Premier League. Dan ini berarti mereka terpaut dengan sebelas poin pemuncak klasemen yang masih diisi oleh Chelesea.

Walaupun kemungkinan Liverpool menyusul masih ada namun hal yang berbeda diungkapkan oleh sang lengenda Inggris tersebut. Menurutnya, kemenangan Liverpool menghadapi Tottenham pada dasarnya adalah hal yang percuma jika mereka menginginkan mengejar gelar juara.

Ia menuliskan pendapatnya dalam media The Sun. “Tidak peduli apa yang terjadi sejak dari saat ini, ini hanya akan menjadi salah satu musim ketika mereka sekali lagi mengetuk pintu juara tapi tidak melewati ambang pintu tersebut. Kampanye mereka di liga telah goyah karena mereka tidak selalu menghadapi lawan-lawannya secara serius,”.

Ia pun menjelaskan, “Mereka bisa bangkit untuk pertandingan besar tetapi laga hari Sabtu kemarin adalah kemenangan pertama mereka dalam enam laga di liga. Spurs yang ada di urutan kedua klasemen tampaknya bukan tim yang bisa memberikan masalah. Mereka juga bermain imbang lawan sang pemuncak klasemen Chelsea. Tapi Hull, Sunderland dan Swansea City dalam rangkaian laga baru-baru ini merupakan masalah lainnya,”.

Dengan Rencana Perekrutan Baru City, Aguero Semakin Ingin Pindah Klub

Dele alli Tottenham Hotspurs to Mancheseter City, Dele alli, Tottenham Hotspurs to Mancheseter City, Premier league, Tottenham Hotspurs, Mancheseter City
Dele alli Tottenham to Mancheseter

Kabar terbaru dari Manchester City yang cukup mengagetkan adalah tenyata mereka sedang mempersiapkan proposal kontrak untuk merekrut gelandang rivalnya dari Tottenham yaitu Dele Alli. Dikabarkan tim yang diasuh oleh Pep Guardiola bersedia menggelontorkan sejumlah uang demi mendapatkan pemain yang berusia 20 tahun tersebut walaupun harus memecahkan rekor transfer termahal didunia.

Memang sebelumnya sang pemain asal Inggris tersebut sempat dihubungkan dengan klub papan atas di Eropa lainnya seperti Real Madrid dan Paris Saint Germain. Namun sepertinya City mampu berkomitmen untuk mengeluarkan dana besar untuk sang pemain.

Dele Ali baru bergabung dengan Tottenham Hotspurs sejak dua tahun lalu tepatnya lalu pada tanggal 2 Februari 2015. Ia direkrut dengan kontrak lima setengah musim dengan biaya tebusan 5 juta poundsterling dari klub lamanya Milton Keynes Dons, yang saat ini  bermain di EFL League One.

Setelah menjalani musim pertamanya di Premier League, Ia berhasil mencatatkan namanya dipapan skor sebanyak 10 kali. Dan saat ini di musim 2016-2017, Ia telah melampaui pencapainnya dan menghasilkan 13 gol untuk Tottenham.

Dengan hal itulah membuat sang pelatih Manchester City sangat menginginkan sang pemain bernomor punggung 20 ke kubunya seperti yang dituliskan oleh media Express. Namun ternyata sang pemilik dari pemain tersebut dikabarkan akan menolak semua proposal yang masuk kemejanya. Hanya saja jika ada yang ingin membeli sang pemain dengan nilai nilai setara dengan Paul Pogba saat Manchester United memboyongnya dari Juventus pada musim ini, kemungkinan mereka akan mempertimbangkannya lagi. Jumlah tebusan yang dimaksud adalah sebesar 89 Juta Pounsterling.

Mungkin dengan rencana penambahan pemain gelandang yang tajam dalam segi menyerang akan menambah keinginan striker mereka Sergio Aguero untuk dapat meninggalkan timnya setelah musim ini berakhir.

Ia semakin merasa tak dihargai oleh sang pelatih padahal Ia telah mencetak 18 gol dari 26 pertandingannya di Premier League musim ini, namun karena sang pelatih memiliki striker baru di bursa Januari kemarin, yang mampu menampilkan performanya yang cemerlang yaitu Gabriel Jesus, membuatnya duduk di bangku cadangan dalam beberapa pertandingan terakhirnya.

Namun hal tersebut masih rencana, mudah mudahan ia masih dapat bertahan di City, klub yang di telah Ia bela sejak 2011 silam.

Pochettino Menolak Untuk Menjadi Pelatih Barcelona

Mauricio Pochettino, Tottenham hotspurs,  barcelona, Mauricio Pochettino, Tottenham hotspurs to barcelona, Mauricio Pochettino Tottenham hotspurs to barcelona
Mauricio Pochettino ,Tottenham

Mauricio Pochettino selaku pelatih dari Tottenham Hotspurs sempat dimasukkan kedalam salah satu bakal pengganti pelatih Barcelona saat ini yaitu Luis Enrique.

Memang mantan juara musim lalu kini sedang dikabarkan untuk mencari pelatih baru karena pelatih memimpin mereka dari 2014 lalu kontraknya akan habis setelah kompetisi musim ini berakhir. Dan saat ini pun belum ada kabar tentang perpanjangan kontraknya di Camp Nou. Selain itu Ia juga dituding tidak akan membuat Barcelona lebih baik oleh beberapa pemain senior dari Barca dan mereka berencana untuk meminta manajemen untuk menggantinya.

Menurut yang diberitakan oleh Sportsmole, tim Catalan tertarik dengan kinerja dari Pochettino di Tottenham dengan perolehan berbagai prestasinya. Tercatat oada musim lalu, pelatih berdarah Argentina itu berhasil membawa timnya untuk bertarung ke Liga Champions dan menjadi penantang gelar terbersar di Premier League hingga akhir musim lalu. Dikabarkan juga Pochettino juga telah memiliki pengalaman dalam melatih klub Spanyol pada tahun 2009 hingga 2012 yaitu RCD Espanyol.

Walau Pochettino baru saja menandatangain perpanjangan masa baktinya di White Hart Lane musim panas lalu tetapi ia masih tetap dimasukkan dalam daftar calin pengganti Enrique bersama dengan Jorge Sampaoli yang merupakan pelatih Sevilla.

Namun saat dikonfirmasi dengan yang bersangkutan bahwa dirinya memiliki peluang besar dalam melatih Barcelona musim yang akan datang, sang pelatih yang sempat melatih Southampton selama semusim itu tak menanggapi serius dan sepertinya cenderung untuk menolak tawaran besar tersebut.

Sempat pada akhir minggu lalu, setelah memandu pertandingan anatara tim asuhannya melawan Aston Villa di Piala FC, sang pelatih asal Argentina itu menjawab pertanyaan BBC dan mengungkapkan pendapatnya tentang kabar ini sambil tertawa “Saya lahir dengan banteng pada lengan saya,”.

Banyak yang menghubungkan ucapan dari sang pelatih sebagai indikasi bahwa Pochettino akan menolak tawaran melatih Barca secara tidak langsung. Hal ini mengingat karir masa lalunya yang panjang bersama rival dari Barcelona yaitu Espanyol. Memang Pochettino termasuk pemain legendaris Blanquiazules dari 1994 – 2000 dan kembali lagi di tahun 2004-2006. Ia juga sempat menjadi pelatih Espanyol dari tahun 2009-2012.