Madrid Akan Hadapi Klub Mantan Pelatihnya

Carlo Ancelotti And Zinedine Zidane, Carlo Ancelotti, Zinedine Zidane, real Madrid, Carlo Ancelotti Zinedine Zidane Real Madrid, Bayern Munchen, Real Madrid VS Bayern Munchen
Carlo Ancelotti Vs Zinedine Zidane

Dalam beberapa pekan kedepan Real Madrid telah berhasil lolos ke babak perempat final Liga Champions, setelah sebelumnya mampu menaklukkan Napoli dengan agregat 6-2. Kali ini mereka akan dijadwalkan untuk menghadapi Bayern Munchen, tim yang saat  ini diracik oleh pelatih lamanya, Carlo Ancelotti.

Pertandingan pada tanggal 13 April 2017 mendatang, Madrid berusaha tetap terus melaju untuk mempertahankan gelar Liga Champions yang sebelumnya mereka raih bersama pelatihnya saat ini yaitu Zinedine Zidane, padahal Ia merupakan pelatih baru Madrid yang diangkat untuk menggantikan Rafael Benítez, pelatih yang juga ditunjuk menggantikan Aneclotti.

Kemudian Ancelotti pun setelah jeda semusim akhirnya bergabung mengasuh Bayern Munchen menggantikan Pep Guardiola yang direkrut oleh Machester City dan hingga saat ini mampu membawa timnya menjadi peringkat pertama di Liga Jerman dan terpaut jauh 13 poin dengan peringkat dibawahnya untuk 9 pertandingan yang tersisa.

Saat Ancelotti masih mengasuh Madrid, ia pernah memenangkan La Decima pada tahun 2014. (La Decima adalah piala Liga Champions ke-10).  Zidane pun saat itu sempat menjadi asisten dari pelatih berkebangsaan Italia dan belajar banyak. Dan hasilnya Zidane juga pernah memenangkan liga tersebut di musim perdana kepelatihannya.

Toni Kross selaku pemain gelandang Madrid, sempat mengungkapkan perbedaan antara keduanya karena ia pernah mengalami pelatihan dari kedua pelatih tersebut. Pemain yang juga mantan Bayern Munchen pun membeberkan kepada Goal International. “Zidane memberikan ide yang begitu jelas kepada para pemain Madrid. Dia tidak butuh 20 menit pidato motivasi, dia tidak butuh itu. Kehadirannya saja sudah bisa membantu dia meraih apa yang ia inginkan – karakter yang ia punya sudah bersinonim dengan sukses.”

Ia pun juga mengungkapkan kelebihan dari pelatih lamanya. “Ancelotti banyak berbicara dengan para pemainnya, membentuk hubungan yang amat erat dan ruang ganti Real Madrid sehingga amat sedih ketika klub memutuskan dia harus pergi.”.

Pertandingan pemuncak klasemen di Liga Spanyol dan Liga Jerman dipastikan akan sangat menegangkan karena mereka akan membuktikan kekuatan liga manakah yang mampu mengungguli rivalnya. Selain itu perasaan emosional saat menghadapi mantan pelatihnya tentu akan menjadi taruhan juga untuk para pemain Madrid memenangkan pertandingan tersebut.

Zidane Ungkap Perasaannya Menjadi Pelatih Madrid

Zinedine Zidane Champions League, Zinedine Zidane, Champions League, real Madrid
Zinedine Zidane Menangkan Champions League

Pelatih Real Madrid Saat ini yaitu  Zinedine Zidane baru baru ini menguak perasaannya tentang bagaimana kendala yang dihadapinya selama hampir setahun belakangan . Dan ternyata untuk  mengasuh tim kuat seperti Madrid sangatlah sulit. Apalagi sebagai pelatih tentunya Ia tak hanya fokus kepada sebelas pemain yang turun bertanding saja namun juga para pemain cadangan yang perlu diperhatikan juga.

Mantan pemain Real Madrid ini naik pangkat menjadi pelatih Madrid diawal kompetisi musim ini. Pada saat ia masih merumput dilapangan, Ia termasuk salah pemain terbaik didunia apalagi saat ia terjun bersama timnas Prancis. Ia sempat ditunjuk melatih Real Madrid Castilla selama dua musim, namun setelah Ia diangkat oleh Madrid untuk menjadi pelatih utama banyak yang menyangsikan kemampuannya.

Akhirnya Zidane mampu menjawab semua keraguan tersebut, di musim kemarin yang merupakan musim perdananya, Ia mampu memboyong piala Liga Champions. Dan saat ini Ia mampu membawa Madrid sebagai pemuncak klasemen sementara La Liga di musim ini.

Hanya saja pelatih berusia 44 tahun tersebut mengakui bahwa dirinya masih mengalami banyak kendala untuk melakoni jabatan barunya sebagai pelatih. Ia mengatakan melalui FIFA.com, “Sebagai pemain, anda hanya memperhatikan diri anda sendiri, dan tidak terlalu memikirkan tim. Saya sendiri sering memberi assist pada rekan-rekan saya dulu, jadi saya juga sedikit memikirkan mereka (tertawa). Namun sebagai pelatih, anda harus memikirkan 24 pemain dan juga apa yang terjadi dari awal hingga akhir,”.

Iapun menambahkan, “Ketika saya memilih menangani Madrid, saya tahu bahwa tugas di sini akan sulit. Saya tahu seperti apa situasi di sini. Anda dituntut untuk terus bekerja keras. Saya terus mencoba untuk menerapkan ide saya dan dari situ saya mulai memetik hasilnya.”

Mantan pemain yang berposisi di gelandag serang tersebut sempat mengungkapkan perbandingan saat menjadi pemain dan menjadi pelatih dalam memenangkan piala Liga Champions. Ia mengatakan,  “Rasanya mirip (menang sebagai pelatih dan manajer), namun tidak sama. Ada emosi yang sama, dan saya bahkan sedikit lebih emosional ketika menjadi pelatih, karena memenangkan semua laga itu menjadi lebih sulit.”.

Bale Ungkap Aura Positif Zidane

gareth Bale zinedine zidane, gareth Bale, zinedine zidane, La Liga, Real Madrid
gareth Bale – zinedine zidane

Belum lama ini, salah satu striker andalan Real Madrid yaitu Gareth Bale, sempat melemparkan pujian terhadap apa yang telah dilakukan oleh pelatihnya, Zinedine Zidane. Ia mengatakan bahwa sang pelatih mampu memberikan aura positif kepada tim yang diasuhnya.

Pada awalnya kemampuan Zidane banyak diragukan oleh berbagai pihak, apalagi Ia tergolong baru terjun kedunia kepelatihan. Pengalamannya selain pernah menjadi pemain terbaik di dunia, Ia pernah juga menjadi asisten  pelatih dan juga menjadi pelatih Real Madrid Castilla, klub sepak bola versi kedua dari Madrid.

Tentunya hal tersebut sangat wajar bila usianya yang masih 44 tahun dan pengalamannya yang minim membuat banyak pihak pesimis untuk menangani klub raksasa sebesar Madrid.

Namun ternyata ada hal lain yang dimiliki Zidane yang dipercaya mampu membuat ruang ganti tim menjadi lebih akrab dan harmonis. Hingga pada akhirnya Ia sempat  membawa Madrid dengan menjadi juara Liga Champions 2016.

Sebagai pemain yang diasuhnya, Bale pun menyadari pengaruh kuat yang dimiliki sang pelatih dan ia pun tak ragu untuk memuji sang pemenang Piala Dunia itu. Ia membeberkan kepada BT Sport, “Dia hanya mengenal sepakbola dengan begitu baik. Dia tahu soal psikologi sepakbola. Dia bermain di level top. Dia adalah pemain terbaik di masa jayanya. Dia membawa gaya bermainnya itu ketika menangani tim, dia memberikan pengaruh yang menenangkan dan dia menunjukkan pada kami apa yang ia punya ketika sedang berlatih.”

Selain itu Ia juga mengungkapkan bahwa sang pelatih memiliki ketenangan yang luar biasa. Ia juga terlihat jarang marah terhadap timnya apalagi setelah mereka bermain buruk. Seperti yang terjadi beberapa saat pertandingan belakangan ini. Posisi mereka tersusul oleh Barcelona setelah hasil yang sangat mengecewakan saat menghadapi Valencia dan Las Palmas.

Bale pun mengungkapkan, “Ketika manajer lain jengkel dan marah dan membuat tim sedikit takut, jika kami kalah, dia akan bilang: ‘Tetap tenang, terus bekerja keras’. Dia menunjukkan pada kami apa yang ia bisa di atas lapangan latihan.”.

Saat ini Madrid masih berjuang untuk merebut kembali posisinya di La Liga dan juga mencoba mengulangi kesuksesan mereka dalam menjadi juara Liga Champions.

Zidane Nantikan Pertandingan Dengan Mantan Pemainnya

Jese Rodriguez and Zinedine Zidane, Jese Rodriguez, Zinedine Zidane, Real madrid vs las palmas, Real madrid, las palmas, la liga
Jese Rodriguez and Zinedine Zidane

Real Madird akan melanjutakn kompetisi di La Liga 2016-2017 putaran ke 25 pada tanggal 2 Maret besok. Pada laga tersebut mereka akan menjamu Las Palmas di Santiago Bernabeu dengan harapan mampu meraih penuh memperkokoh posisinya di peringkat pertama klasemen. Pasalnya peringkat dibawahnya yang diisi oleh Barcelona masih terus membayangi mereka dengan jarak selisih satu poin saja.

Sang pelatih Madrid yaitu Zinedine Zidane ternyata mengetahui lawan mainnya nanti salah satunya adalah strikernya yang baru saja dilepas pada musim panas lalu yaitu Jese Rodriguez. Ia melepaskan sang pemain untuk dapat bergabung menuju klub yang bermain di Liga Prancis yaitu Paris Saint Germain dengan biaya penebusan sebesar 25 juta Euro.

Namun sepertinya Ia mengalami kendala di klub barunya sehingga karir bersama PSG harus dihentikan setengah musim kemudian dan dipinjamkan ke salah satu klub yang berada di liga Spanyol yaitu Las Palmas. Tentunya dalam pertandingan nanti, Ia akan menunjukkan keahliannya didepan mantan timnya.

Walaupun telah menjualnya, sang pelatih Madrid itupun sebenarnya mengakui kualitas dari pemain berusia 24 tahun tersebut. Hal itu diungkapkan pada saat sang pelatih mengadakan jumpa pers sebelum pertandingan dengan Las Palmas diadakan.

Zidane pun mengungkapkan pujiannya, “”Dia adalah pemain hebat dengan potensi besar. Dia pemain Spanyol yang punya kualitas bagus. Saya sangat suka dengannya sebagai pemain dan sebagai manusia biasa. Saya berharap keputusannya gabung dengan Las Palmas akan terbayar, mulai pada hari Kamis. Setelah itu saya berharap ia akan bermain bagus bersama mereka,”.

Dan ternyata sang pelatih juga mengetahui bahwa mantan pemainnya tak menjalani karirnya dengan mulus di negeri orang. Namun Ia berharap sang pemain dapat diturunkan bersama rekannya untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Ia mengatakan, “Di Paris, keinginannya tak berjalan mulus, mungkin ia tak mendapatkan waktu bermain yang dibutuhkan untuk menunjukkan dirinya. Saya berharap ia akan turun bersama tim terbaik mulai hari Kamis dan ia bisa menemukan kembali level terbaiknya karena ia adalah pemain hebat,”.

Dalam tiga pertemuan terakhirnya di La Liga, Las Palmas memang belum pernah mengalahkan Madrid, namun di laga terbarunya, mereka sanggup mengimbangi permainan dari Los Blancos pada akhir September musim ini.

Pelatih Madrid ingin Melepaskan Tiga Pemainnya Musim Panas Mendatang

Fabio Coentrao dan danilo, Fabio Coentrao, danilo, Real Madrid, Zinedine Zidane,
Fabio Coentrao dan Danilo

Seperti yang diberitakan oleh beberapa media Spanyol, pelatih Real Madrid saat ini yaitu Zinedine Zidane dikabarkan ingin melepaskan tiga pemainnya yang dirasa tak memberikan andil dalam perjuangannya mencapai gelar juara pada musim ini. Ketiga pemain tersebut antara lain dua dari pemain bertahan yaitu Danilo dan Fabio Coentrao, dan satu lagi dari pemain lini depan yaitu Diaz Mariano.

Hingga saat ini Real Madrid yang diracik Zidane telah mampu mencapai puncak klasemen sementara. Mereka memiliki satu selisih poin dengan runner up pekan ini yang diisi oleh rivalnya yaitu Barcelona. Namun sepertinya Ia akan mencoba mendongkrak performa Madrid dengan membongkar pemain yang selama ini dirasa kurang tepat membela timnya.

Hal ini diungkapkan karena Madrid akan dapat kembali membeli pemain baru pada bursa transfer musim panas nanti, terpatnya setelah hukuman yang diterima dari FIFA, berhasil mendapat keringanan. Dan seperti yang dituliskan media Don Balon, sang pelatih ingin melepaskan Danilo, Coentrao, dan Mariano.

Danilo merupakan bek kanan yang direkrut Madrid sejak musim lalu namun Ia sepertinya Ia tak dapat menampilkan performa yang cemerlang setelah direkrut dari Porto dengan nilai tebusan 31.5 juta Euro. Pada musim ini saja Ia mampu merumput bermain bersama Madird sebanyak 15 kali namun sepertinya Ia tak mampu menghadapi saingannya yaitu Dani Carvajal yang tampil lebih apik.

Coentrao yang menjadi bek sebelah kiripun menunjukkan hal yang serupa. Pemain yamg sempat dipinjamkan ke AS monaco dimusim panas lalu , sepertinya tidak memiliki lagi keahliannya secara maksimal setelah Ia pulih dari cedera beberapa waktu yang lalu.

Mariano juga tak menunjukkan kemampuannya secara maksimal saat berlatih. Padahal Ia baru direkrut dari  Real Madrid Castilla musim panas lalu setelah mencatatkan performa yang cukup bagus disana. Ia mampu menjebol 32  gawang lawan dalam 44 penampilannya di dua musim namun kini, Ia tak cukup dipercaya oleh Zidane untuk merumput bersama rekannya, trio BBC.

Namun sayangnya hingga kini belum ada info terbaru tentang siapa sajakah yang akan dapat menjadi pengganti ketiga pemainnya tersebut.

Zidane Puji Komitmen James

James Rodriguez - Zinedine Zidane , James Rodriguez, Zinedine Zidane, James Rodriguez Real Madrid, Zinedine Zidane Real Madrid, Real Madrid vs Napoli, Liga champions
James Rodriguez – Zinedine Zidane

Sang pelatih Real Madrid yaitu Zinedine Zidane merasa puas dengan komitmen yang diberikan oleh pemain sayap sekaligus pemain gelandang serang timnya yaitu James Rodriguez. Hal ini diungkapkan setelah sang pemain mampu memperlihatkan kemampuan terbaiknya saat ia dipercaya untuk menjadi starter dalam pertandingan terakhir Madrid.

Memang sebelumnya pemain berkebangsaan Kolombia tersebut pada musim ini jarang mendapatkan menit bermain seperti rekan rekan lainnya di tim utama dari pelatih. Dan hal ini membuat sang pemain perpikir ulang untuk dapat meneruskan karirnya bersama tim yang sudah ia bela sejak 2014 lalu. Bahkan ia sempat mengungkapkan untuk pergi dalam waktu dekat yaitu pada musim panas mendatang.

Namun akirnya ia berubah pikiran dan mengungkapkan bahwa dirinya masih ingin bertahan di Santiago Bernabeu dalam waktu yang lebih lama lagi setelah Ia mendapatkan kesempatan merumput dari menit pertama dan ikut andil dalam kemenangan timnya saat menghadapi Napoli dalam ajang kompetisi Liga Champions dengan skor 3-1 pada tanggal 16 Februari lalu.

Sang pelatih berusia 44 tahun tersebut mengaku senang dengan penebusan sang pemain dalam membalas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk menjadi starter. Ia merasa mantan pemain AS Monaco menujukkan kontribusinya terhadap tim.

Seperti yang dikutip dari Goal International, Zidane mengatakan, “Saya menghargai apa yang ia lakukan sekarang, ketika dia bermain. Dia bermain dengan sangat bagus. Kontribusinya juga amat bagus. Dia mampu mengeluarkan kemampuan terbaik rekannya. Dan Saya juga bahagia ia bermain kemarin dan mengatakan ia ingin bertahan di klub.”

Namun sang pelatih tak dapat memberikan jawaban yang pasti mengenai nasibnya saat menghadapi Valencia, pada tanggal 23 Februari besok. Pertandingan tersebut adalah pertandingan yang sempat tertunda Desember lalu karena laga ini sangat berdekatan dengan jadwal pertandingan Real Madrid di kompetisi Piala Dunia Antarklub. Dan saat ditanya apakah sang pelatih akan menurunkan Gareth Bale yang baru saja kembali setelah absen tiga bulan karena cedera, Ia juga tak menjawab dengan pasti. Ia mengatakan, “Anda akan tahu nanti. Dia bahagia, dalam kondisi yang bagus, namun kami akan tunggu dan lihat.”.

Walau Zidane Puji Isco, Namun Ia Tak Pernah Memintanya Bertahan

isco Zinedine Zidane, isco, Zinedine Zidane, real Madrid, La Liga
isco – Zinedine Zidane

Pelatih Real Madrid yaitu Zinedine Zidane, belum lama ini sempat memuji performa yang diberikan oleh salah satu pemain gelandang serangnya yaitu Isco. Namun sang pelatih ternyta tak pernah meminta sang pemain untuk dapat bertahan di Real Madrid melanjutkan karirnya di Santiago Bernabeu.

Isco bergabung bersama Madrid sejak 2013 lalu. dan ia telah menjalani 114 laga hingga kini. Namun seperti dimusim sebelumnya Ia sepertinya tak menjadi pilihan utama dari sang pelatih. Ia lebih sering menjadi pemain cadangan. Walau mencatatkan 17 penampilan di La Liga musim ini dan itu pun hanya selama 973 menit. Dan jam terbang sedikit inlah yang membuat sang pemain berusia 24 tahun tersebut ingin meninggalkan Madrid dengan segera.

Memang sang pelatih memberikan kesempatan bermain untuk Isco saat Madrid menghadapi  Espanyol beberapa hari lalu, dan sempat dipuji oleh Zidane bahwa mantan pemain Malaga tersebut mampu bermain bagus dan memberikan dua assist dalam kemenangan 2-0 di kandang sendiri. Namun setelah pertandingan tersebut sang pemain mengungkapkan sedang memikirkan ulang masa depannya dan menyebutnya dalam pertaruhan.

Media FourFourTwo pun sempat mencatat perkataan sang pelatih mejelang pertandingan menghadapi Valencia pun, Ia mengatakan, “Saya rasa dapat dipahami dan saya tak punya masalah dengannya. Anda bertanya padanya dan dia menjawab pertanyaan tersebut. Tapi saya yakin ia fokus sepenuhnya. Dia adalah pemain yang sangat bagus. Saya memberikan pujian padanya dan dia adalah bagian dalam rotasi pemain,”.

Ia menambahkan, “Pemain bisa bermain dalam 25 hingga 26 pertandingan secara beruntun kemudian tak bermain. Anda bisa bertanya padanya dan saya yakin ia akan menjawab tak bahagia. Saya ingin pemain saya siap ketika kesempatan datang padanya. Kami sudah melihat itu berjalan. Saya akan terus melakukan ini hingga akhir musim dan tak akan mengubahnya,”.

Dan saat sang pelatih ditanya tentang perpanjangan kontrak Isco yang berakhir musim depan di Madrid. Ia menegaskan, “Isco tahu saya menyukainya. Saya suka cara dia bermain. Saya menilainya akan menjadi pemain hebat.”.

Zidane Puji Performa Isco dan Morata Saat Menghadapi Espanyol

Isco dan Alvaro Morata, Isco, Alvaro Morata, Real Madrid, Zinedine Zidane, Real Madrid
Isco dan Alvaro Morata

Dalam pertandingan terakhirnya, Real Madrid menghadapi peringkat ke 10 klasemen sementara yang diisi oleh Espanyol pada tanggal 18 Februari yang lalau. Pertandingan yang diselenggarakan di Estadio Santiago Bernabeu tersebut menghasilkan kemenangan untuk kubu tuan rumah.

Namun dalam laga tersebut ternyata ada dua orang pemain yang membuat sang pelatih Madrid yaitu Zinedine Zidane merasa gembira. Hal itu menyangkut performa kedua pemain yang bisa dibilang menjadi pahlawan di pertandingan tersebut yaitu Isco dan Alvaro Morata.

Memang dalam laga tersebut Madrid mengungguli sang tamu dari berbagai sisi, baik penguasaan bola maupun dalam hal menciptakan peluang terutama pada babak kedua. Dibabak pertama menit ke 31 pada dasarnya berhasil menciptakan skor namun dianulir karena offside.

Namun di menit 33, Isco berhasil memberikan umpan lambung kedalam kotak dimana Morata berada ditempat yang tepat dan waktu yang tepat sehingga Ia mampu menyundul bola ke sisi kiri gawang. Pada menit 83 pun, Isco lagi lagi mampu memberikan umpan kepada Gareth Bale dan dieksekusi dengan baik oleh pemain yang baru menjalani aksi comeback-nya.

San pelatih pun segera melayangkan pujian kepada anak asuhnya kepada media terutama tentang Isco dan Morata. Padahal yang menyumbangkan angka adalah Morata dan Bale. Menurutnya, Isco tampil apik saat menghadapi Espanyol namun bukan hanya tentang dua assist yang dia hasilkan, melainkan tentang kinerjanya di sepanjang pertandingan.

Seperti yang dikutip dari media Marca, Zidane pun mengatakan “Saya senang dengan Isco dan saya senang dengan penampilan bagusnya. Dia tampil luar biasa dan saya tidak hanya memandang dua assitsnya. Dia bekerja keras sejak awal laga,”.

Dan kemudian san pelatih mengungkapkan pendapatnya tentang penampilan cemerlang yang juga ditampilkan oleh Morata. Penyerang diposisi tengah tersebut dipercayai menjalani pertandingan sebagai starter dan Ia membayar kepercayaan tersebut yang diberikan dengan baik.

Zidane pun mengatakan, “Saya senang untuk gol yang diciptakan oleh Morata, itu menunjukkan bahwa semua pemain sangat fokus. Mereka memang sulit mendapatkan menit bermain secara penuh, tetapi mereka menunjukkan selalu dalam kondisi yang siap,”.

Zidane Tak Senang Jika Morata Hengkang

Alvaro Morata dan Zinedine Zidane, Alvaro Morata, Zinedine Zidane, real Madrid, La Liga
Alvaro Morata dan Zinedine Zidane

Belum lama ini penyerang keempat dari Real Madrid yaitu Alvaro Morata diisukan sudah tak nyaman berada di Santiago Bernabeu. Hal ini dikarenakan pemain yang baru bergabung sejak musim kompetisi kali ini, tak memiliki jam terbang selayaknya striker lainnya di Madrid. Ia malah cenderung untuk menjadi pelapis kedua menggantikan penyerangnya yang sedang absen karena cedera ataupun beristirahat.

Sebelumnya memang Ia dijanjikan untuk merumput bersama tim utama sebelum ia menandatangani kontrak dengan Madrid setelah Ia direkrut dari Juventus. Pemain yang ditebus dengan nilai 30 Juta Euro tersebut namun belakangan mampu menampilkan performa apiknya setelah diberi beberapa kesempatan untuk menggantikan posisi Gareth Bale yang mengalami cedera selama tiga bulan.

Dan kini sang pelatih Madrid yaitu Zinedine Zidane, mendengar kabar keinginan pemain berusia 24 tahun tersebut, dan kemudian menungkapkan pendapatnya kepada media agar sang pemain tetap bersama Los Blancos.

Seperti yang dituliskan oleh Soccerway, Zidane mengatakan, “Saya tidak akan senang jika Morata ingin pergi pada akhir musim nanti. Dia memang memiliki menit bermain yang lebih sedikit, kurang dari yang didapatkan oleh Karim Benzema, tapi dia mendapatkannya. Real Madrid adalah rumah bagi Morata.”.

Sepertinya sang pelatih pun juga menyadari menit merumput sang pemain. Tercatat dari 14 pertandingan La Liga yang sudah ia lakoni, Morata hanya mampu menjadi Starter sebanyak 6 kali saja sedangkan sisanya hanya menggantikan pemain lainnya. Dan hal ini berpengaruh terhadap prestasinya dalam menymbangkan gol kepada timnya. Tercatat hingga putaran ke 22 saat ini di La Liga, Ia hanya mencetak enam gol saja.

Zidane pun sepertinya memiliki strategi untuk meredam keinginan dari sang pemain yaitu dengan menjanjikan sang pemain untuk  bermain yang lebih lama kedepannya. Bahkan dalam pertandingan terdekatnya saat ini yaitu saat Madrid menghadapi Espanyol pada tanggal 18 Februari mendatang, Morata akan dipasangkan menjadi starter.

Sang pelatih menjelaskan, “Dia akan bermain sejak awal dan itu buka laga terakhir pada musim ini dimana dia akan bermain sejak menit awal. Tapi, Anda tidak memungkiri bahwa akan ada pemain lain yang punya menit lebih banyak dibanding yang lainnya,”.

Kekuatan Tambahan Madrid Dari Pemainnya Yang Semakin Fit

Gareth Bale, Dani Carvajal, Luka Modric, Marcelo, Real Madrid, La liga, liga champions, zinedine Zidane
Madrid Team is Back

Gareth Bale merupakan pemain penyerang yang saat ini membela Real Madrid, namun sudah tidak dimainkan dari akhir November tahun lalu dikarenakan Ia mengalami cedera pergelangan kaki / cedera engkel. Hingga saat ini Ia telah absen membela Los Blancos selama 15 pertandingan di lintas kompetisi.

Absennya striker andalan Madrid itu membuat didirinya harus rela catatan skornya dibalap oleh pemain belakang mereka, Sergio Ramos. Apalagi untuk dapat menyusul rekannya Cristiano Ronaldo yang sudah menjadi top skor hingga saat ini di La Liga.

Namun kabar baiknya sang pemain asal Wales itu kini kondisinya sudah mulai pulih. Hal ini dapat terlihat bahwa sang pemain kini sudah mulai berlatih bersama dengan rekan setim di tempat latihan mereka di Valdebebas kemarin pada hari Kamis tanggal 2 Februari 2017.

Memang disana Ia terlihat tak berlatih dengan porsi yang sama untuk mencegah cederanya bear benar pulih namun Ia tetap  mendapatkan latihan serperti berlari dan mengoper pada penampakann perdananya pasca pulih cedera.

Pemain yang dibeli oleh Madrid pada tanggal 1 September 2013 lalu memang sangat diharapkan untuk tampil sesegera mungkin walau saat ini Rela Madirid masih memimpin di puncak klasemen La Liga. Selain itu Ia juga diharapkan untuk dapat membantu timnya dalam perebutan gelar juara di Liga Champions. Diprediksi Ia akan tampil pada laga perdananya pada saat Madird menghadapai Napoli pada Liga Champions yang diadakan pada tanggal 12 Februari 2017 di kandang mereka sendiri, di Santiago Bernabeu.

Selain akan mendapatkan kekuatan tambahan dari penyerang andalannya, sepertinya Madrid juga akan mendapatkan kekuatan di lini lainnya. Punggawanya yang sedang cedera juga dikabarkan akan kembali bertanding bersama timnya seperti Dani Carvajal, Luka Modric dan Marcelo. Mereka bertiga dikabarkan memiliki cedera tidak terlalu serius yang dialami Bale dan sudah mulai fit sehingga mereka bisa lebih cepat kembali untuk membela timnya. Meskipun begitu sang pelatih juga nampaknya harus benar benar memastikan pemainnya pulih benar agar cedera pasukannya tak muncul pada saat dibutuhkan.