Setan Merah Siap Pecahkan Rekor Transfer Pemain Termahal Di Dunia Lagi

Neymar barcelona to Manchester united, Neymar barcelona, to Manchester united, Neymar, barcelona to Manchester united, Neymar to Manchester united, barcelona  FC, Premier League, La Liga
Neymar barcelona to Manchester united

Kabar terbaru lagi kali ini datang dari raksasa sepakbola liga Inggris yaitu Manchester United. Setelah sempat mencatatkan rekor transfer pemain termahal di dunia dengan pembelian gelandang dari Juventus yaitu Paul Pogba, kini mereka akan melakukan hal yang serupa pada musim depan dengan pembelian striker andalan dari Barcelona yaitu Neymar.

Manchester United sebelumnya memang belum lama membeli seorang pemain sepakbola termahal dari Juventus tepatnya pada musim panas lalu dengan nilai tebusan 105 juta Euro. Dan kini ia akan memecahkan rekornya lagi untuk menebus pemain termahal didunia yaitu Neymar. Dikabarkan nilainya hampir dua kali lipat dari yang sebelumnya yaitu 200 juta Euro, seperti yang dikabarkan oleh media Sport.

Selain ia juga akan menjadikan pemain berkebangsaan Brasil dengan bayaran termahal di Premier League. Manajemen MU pun rela merogoh kocek lebih dalam dan memberikan gaji sebesar 415.000 poundsterling  per tahun kepada Neymar.

Sebelumnya pemain berusia 25 tahun tersebut sudah pernah dihubungkan akan direkrut oleh Chelsea, bahkan sang pemilik klub yaitu Roman Abramovich dikatakan sudah mencapai kesepakatan dengan Barcelona soal transfer sang pemain. Hanya saja transaksi tersebut tak terjadi karena pelatih mereka yaitu Antonio Conte lebih memilih mendatangkan bintang lainnya yang tak kalah apik. Dan hal ini dimanfaatkan dengan baik oleh kubu setan merah.

Direktur dari Manchester United yaitu Ed Woodward, sebelumnya juga sudah pernah menegaskan bahwa apapun yang terjadi dengan klub di akhir musim nanti, manajemen tetap akan siap memberikan dukungan finansial terhadap pelatihnya yaitu Jose Mourinho untuk berbelanja pemain pada bursa transfer musim panas mendatang.

Sang pemain bernomor punggung 11 di Barcelona itu mulai banyak yang dibidik setelah ia sempat mengatakan bahwa dirinya tertarik dengan keragaman kekuatan yang ada di Premier League dan tak terpusat kepada satu atau dua klub saja.Apalagi saat ia ungkapkan kekagumannya pada Chelsea dan United. Hanya saja pada akhir tahu lalu, Ia menandatangani kontra terbarunya dengan Barcelona dengan nilai Buy out yang sangat tinggi.

 

Gelandang Monaco Dikabarkan Sudah Setujui Penawaran Dari Chelsea

Tiemoue Bakayoko Monaco to Chelsea, Tiemoue Bakayoko Monaco, to Chelsea, Tiemoue Bakayoko, Monaco to Chelsea, Tiemoue Bakayoko to Chelsea, AS Monaco, Premier League, Legue 1
Tiemoue Bakayoko Monaco to Chelsea

Tiemoue Bakayoko selaku pemain gelandang bertahan yang saat ini bermain di AS Monaco memang belakangan sudah diincar oleh beberapa klub papan atas Eropa terutama dari Liga Inggris. Sebelumnya memang sudah ada klub yang ingin meminangnya seperti Manchester City, Manchester United dan Arsenal, namun belakangan peringkat pertama klasemen sementara pekan ini yaitu Chelsea dikabarkan telah berhasil bernegosiasi dan bahkan sudah mencapai kata sepkat dengan sang pemain.

Bakayoko merupakan pemain berkebangsaan Prancis yang sejak awal bergelut di liga domestik. Ia diboyong pada tanggal 10 Agustus 2014 oleh AS Monaco dari Stade Rennais F.C. yang bermain juga di liga yang sama pada musim ini. Namun aksinya cukup memukau, baik saat bermain di kompetisi Legue 1 dan Champions League sehingga membuat banyak klub meliriknya.

Bersama timnya, Ia berperan serta dalam membuat Monaco berada diperingkat pertama hingga pekan ini. Dan saat berada di Champions League, Ia juga membantu timnya melakukan aksi pembalasan di leg kedua saat menghadapi Manchester City dan lolos kebabak perempat final.

Seperti yang dilansir oleh Tuttomercatoweb, sang pemain berusia 22 tahun tersebut ternyata sudah mengadakan negosiasi dengan tim yang diasuh oleh Antonio Conte bahkan sudah menyetujui kontrak yang akan dijanjikan oleh Chelsea. Ia dikabarkan akan ditebus dengan nilai 35 juta poundsterling dengan masa bakti selama lima tahun.

Chelsea sendiri memang membutuhkan amunisi di lini tengah walaupun saat ini sudah ada pemain gelangang yang sering digunakan seperti Cesc Fabregas, Nemanja Matic, dan juga N’Golo Kante. Pasalnya jika perjalanannya di Premier League lancar, mereka akan menjalani empat kompetisi yang berbeda setelah musim ini berakhir. Tentunya hal tersebut harus dipersiapkan jauh hari sebelumnya.

Saat ini sang pemain bernomor punggung 14 di klubnya, telah diturunkan dalam 26 pertandingan di liga Prancis pada musim ini bersama Monaco dan semua ia mainkan sebagai gelandang bertahan. Ia telah menyumbangkan dua buah gol di Liegue 1 dan satu buah saat menghadapi Mancehster City di Champions League.

Pirlo Ragukan Kemampuan Buffon Jika Pindah Klub Lain

Andrea Pirlo Gianluigi Buffon Italy, Andrea Pirlo Gianluigi Buffon, Italy, Andrea Pirlo Gianluigi Buffon Italy, Andrea Pirlo, Gianluigi Buffon Italy, Andrea Pirlo Gianluigi Buffon Italy, Andrea Pirlo Italy, Gianluigi Buffon , Juventus
Andrea Pirlo Gianluigi Buffon Italy

Andrea Pirlo yang saat menjadi pemain gelandang di New York FC, salah satu klub di Major League Soccer, Amerika, belum lama ini  melempar pujian kepada rekan senegaranya yaitu Gianluigi Buffon. Ia mengatakan bahwa Buffon merupakan penjaga gawang terbaik sepanjang zaman. Akan tetapi ia menyangsikan keahliannya akan masih tetap sama seandainya sang kiper dimainkan lagi di klub lainnya.

Penjaga gawang Juventus tersebut kini memang hampir memasuki usia kepala empat, namun hingga kini ia masih memainkan pertandingan profesional ke-1000 saat ia membawa timnasnya Italia, unggul terhadap Albania pekan lalu tanpa kebobolan dengan skor 2-0.

Pirlo yang pergi dari Juventus setelah berusia 35 tahun dua musim lalu, memang masih dimanfaatkan skillnya dalam memberikan umpan kepada rekannya di NYFC hingga kini. Walau pun ia menyadari dirinya tak setajam dulu saat Ia membela Juventus selama empat musim.

Ia pun juga menyadari hal yang serupa akan terjadi kepada Buffon. Meskipun Ia mengakui keahliannya akan menghalau bola,  , akan tetapi senadainya pemain senior di timnas Italia tersebut bermain di klubnya, Pirlo pun meragukan hal tersebut akan mampu dikeluarkan secara maksimal.

Pirlo yang sudah berusia 37 tahun itu pun mengatakan kepada di Corrierre Dello Sport: “Bagi saya Buffon itu Buffon. Kami sudah bermain bersama sejak kami berusia 15 tahun di timnas Italia. Kami sering saling bicara. Apakah dia juga akan datang ke New York? Dia sudah sedikit terlalu tua untuk itu, namun dia masih yang terbaik.”.

Mantan pemain Milan itu pun juga menyebut nama pemain baru yang muncul kepermukaan yang menggantikan generasinya seperti penjaga gawang mantan timnya yaitu Gianluigi Donnarumma, yang sering digaungkan sebagai penerus dari Buffon, sebagai satu di antara sekian banyak pemain muda Italia yang bisa menjanjikan masa depan timnas.

Pirlo pun menambahkan  “Ada generasi berkualitas yang muncul dan ini memang biasa terjadi. Terlepas dari Marco Verratti, yang sudah meninggalkan jejaknya di level klub, saya benar-benar menyukai Domenico Berardi dari Sassuolo, kiper Milan Gianluigi Donnarumma, bek Juventus, Daniele Rugani, pemain Bologna Federico Di Francesco, dan duo Fiorentina, Federico Chiesa dan Federico Bernardeschi. Semuanya masih muda dan menjanjikan”.

Pemain Belakang Roma Pasrahkan Masa Depannya Ditangan Manajemen Klub

Kostas Manolas AS Roma to Arsenal Chelsea, Kostas Manolas AS Roma, to Arsenal Chelsea, Kostas Manolas. Roma to Arsenal Chelsea, Kostas Manolas to Arsenal Chelsea, AS Roma
Kostas Manolas Diburu Arsenal Atau Chelsea

Pemain lini bertahan dari AS Roma yaitu Kostas Manolas, belum lama ini mengungkapkan tentang kepasrahannya tentang masa depannya di Olimpico. Pasalnya belakangan ia dikabarkan menjadi buruan klub papan atas sepak bola di Eropa terutama Liga Inggris.

Pemain yang bergabung dengan Roma sejak tanggal 15 Agustus 2014 tersebut ditebus dengan nilai 15 juta Euro dari sebuah klub yang bermain di Superleague Greece yaitu Olympiacos F.C. Dan dengan berjalannya waktu keahliannya meningkat. Dan akhir-akhir ini Ia pun menjadi sorotan karena kelihaiannya dalam menguasai pertahanan terutama disisi tengah gawang.

Pemain berkebangsaan Yunani tersebut memang dikabarkan akan dilminati dalam bursa transfer musim panas mendatang, dan Ia pun disebutkan akan pergi dari klub yang ia bela selama hampir tiga musim. Beberapa klub yang tertarik dengan dirinya antara lain Manchester United, Arsenal dan peringkat pertama saat ini di Premier League yaitu Chelsea.

Hanya saja sang pemain bernomor punggung 44 tersebut, secara tersirat masih ingin bermain di Roma. Ia pun mengatakan bahwa pada dasarnya keputusan masa denpannya ada ditanngan manajemen Roma dan Ia tak mempermasalahkan hal tersebut, apalaj Ia masih diperlukan di lini belakang klubnya ataupun harus menjual dirinya untuk mendapat penggantinya yang lebih baik.

Ia membeberkan kepada media Goal International, “Masa depan karir saya di tangan manajemen Roma. Seandainya mereka ingin mempertahankan saya, mereka tentu tahu apa yang harus dilakukan. Demikian juga sebaliknya, Jika mereka ingin melepas saya, saya tidak bisa mencegah itu,”.

Sang pemain berusia 25 tahun tersebut pun juga mengemukakan pendapatnya tentang target timnya yang dirasa sulit untuk meraih juara liga domestik pada musim ini. Ia pun mengatakan, “Sulit untuk mengatakan kami menargetkan Scudetto, karena Juventus amat kuat, seperti yang kita lihat, mereka tidak kehilangan poin.”

Mesekipun begitu Ia pun tetap positif untuk tetap optimis di dua kompetisi lainnya yaitu Liga Champions dan Coppa Italia seperti yang dikatakannya, “Target kami adalah kembali ke Liga Champions dan kami akan menghadapi semifinal Coppa Italia melawan Lazio. Kami bisa membalikkan kekalahan 0-2 di leg pertama, mengingat kami adalah tim yang lebih kuat dan kami harus membuktikan itu di atas lapangan.”.

Inilah Dua Penyesalan Totti Selama Membela Roma

Francesco Totti AS Roma to Real Madrid, Francesco Totti AS Roma to Real Madrid, Francesco Totti, AS Roma to Real Madrid, Francesco Totti AS Roma, to Real Madrid, Francesco Totti to Real Madrid, AS Roma
Francesco Totti AS Roma to Real Madrid

Francesco Totti yang merupakan selaku pemain setia di AS Roma telah menjalani karir profesionalnya membela klub tersebut dari 1992. Bahkan sebelumnya di karir juniornya, ia juga sempat bermain bersama Akademi Roma selama tiga musim. Dan hingga kini pemain yang saat ini sudah berusia 40 tahun tersebut malah sangat melekat dengan klub tersebut dan malah menjadi icon.

Selama masih berada di Roma, ia mampu tampil dengan baik hingga saat ini hanya saja frekuesinya bertanding tak sesering dulu. Dengan kemampuannya menjebol gawang lawan, tak jarang ia menerima tawaran dari klub lainnya bahkan sekelas Real Madrid.

Tawaran untuk bermain di Madrid tentu bagi sebagian pemain adalah suatu yang sangat membanggakan. Jarang ada yang pemain yang menolak untuk dipinang Madrid. Walaupun Totti pernah menolak tawaran tersebut ternyata hal itu membuatnya sedikit terbesit penyesalan.

Ia pun mengatakan, “Beberapa tahun yang lalu, saya sudah hampir gabung dengan Real Madrid. Saya sudah merenungkan, pergi dari Roma dan bergabung ke Madrid,”.

Kejadian tersebut terjadi sekitar tahun 2003 silam dimana waktu itu Roma masih diasuh oleh pelatih asal Italia yaitu Fabio Capello. Saat itu Madrid sedang mengalami masalah internal dengan pemecatan pelatihnya Vicente del Bosque dan akhirnya diikuti oleh beberapa pemain yang meninggalkan Madrid. Dan setelah momen tersebut, Los Blancos mengadakan perekrutan besar besaran terutama pemain bintang yang dikenal dengan Los Galacticos.

Namun dengan menolak bermain dengan Real Madrid saat itu, maka ia melewatkan peluang untuk bermain dengan Ronaldo yang menurutnya sang pemain asal Brasil itu merupakan striker terbaik saat itu bahkan ia sangat mengidolakannya. Dan ternayta hal tersebut menjadi sebuah penyesalan baginya.

Ia mengatakan, “Saya benar-benar sudah dekat. Saya tidak akan pindah ke klub Italia untuk menghormati para warga Roma. Penyesalan saya adalah tidak bisa bermain dengan Ronaldo, yang berasal dari Brasil,”.

Selain itu, ternyata Totti juga memiliki penyesalan lainnya hingga saat ini. Pemain yang telah menjadi pencatat gol terbanyak di Roma tersebut memang telah beberapa kali membantu timnya meraih gelar juara di berbagai kompetisi namun ternyata ada satu yang mampu belum ia raih. Ia mengatakan, “Penyesalan saya yang lain tidak bisa memberikan gelar Liga Champions pada AS Roma,”.

Wapres Inter Masih Kagumi Permainan Dybala

Paulo Dybala Juventus, Paulo Dybala, Juventus, Palermo, Juventus vs Palermo, Serie A
Paulo Dybala Juventus

Javier Zanetti selaku wakil Presiden dari Inter Milan, baru baru ini menceritakan tentang keinginan klub yang sempat gagal dalam meraih pemain idamannya. Mereka ternyta pernah menginginkan jasa dari penyerang dari Palermo dua musim lalu yaitu Paulo Dybala, sebelum akhirnya sang pemain memutuskan untuk bergabung ke jawara Liga Italia tersebut.

Memang saat itu tepatnya bursa transfer musim panas 2015 lalu, pemain muda yang kini berusia 23 tahun tersebut telah banyak dibidik oleh klub papan atas Eropa terutama klub yang berada di Liga Inggris. Hal itu dikarenakan sang pemain mampu menampilkan performa yang ciamik saat Ia masih membela Palermo di musim sebelumnya.

Hanya saja sayangnya sang rival mereka ternyata lebih mampu membuat Dybala tergoda untuk ke Turin dengan harga tebusan 30 juta pounsterling dengan masa kontrak selama lima tahun. Dan ternyata sang pemain mampu menonjol dalam pertandingan bersama Juventus sejak ia didatangkan. Ia pun sering menjadi andalan pelatihnya saat ini yaitu Massimiliano Allegri.

Roberto Mancini yang pernah menjadi pengasuh dari Inter dan saat itu masih menjabat sebagai pelatih, pernah mengatakan bahwa klubnya memang sudah memiliki keinginan untuk mendapatkan jasa sang pemain muda Palermo tersebut. Dan kini Wakil Presiden Inter pun, juga sempat mengatakan hal yang senada.

Sang wapres itu mengatakan kepada media Diario La Voz, “Saat Ia masih di Palermo, kami hampir mendapatkannya, namun pada akhirnya kami tidak berhasil. Sekarang dia bermain di tim rival, namun kami tak pernah berhenti mengaguminya,” .

Ia pun menambahkan, “Apa yang ia lakukan di timnas sungguh indah, kami berharap dia bisa terus seperti itu dan memberikan kami banyak kepuasan.”.

Saat ini sang pemain yang berposisi sebagai gelandang serang yang terkadang sebagai striker Juventus itu, telah membuat 8 gol di Seriea di musim ini ditambah 5 Assist. Saat bertanding di Liga Champions, ia pun turut menyumbangkan dua buah gol yang membantu memuluskan timnya ke babak selanjutnya mengalahkan FC Porto. Dan dibabak selanjutnya, sudah ada Barcelona yang menunggu untuk mereka hadapi pada tanggal 12 April mendatang.

Pemain Bek Timnas Prancis Yakinkan Kemampuan Benzema

Raphael Varane Karin Benzema France, Raphael Varane Karin Benzema, France, Raphael Varane, Karin Benzema France, Raphael Varane France, Karin Benzema
Raphael Varane Karin Benzema France

Pemain belakang Real Madrid yang diposisi tengah yaitu Raphael Varane, sempat melayangkan pujian kepada rekan senegaranya di lini depan yaitu Karin Benzema. Padahal sang striker saat ini sedang mendapat sorotan karena kinerjanya di Madrid semakin lama semakin menurun. Akan tetapi pelatih mereka yaitu Zinedine Zidane masih tetap mempercayakan ketajamannya.

Saat ini terdapat jeda Internasional dimana banyak pemain di liga besar Eropa dibutuhkan oleh timnasnya untuk menghadapai ajang kompetisi Piala Dunia 2018 yang masih dalam babak kualifikasi. Varane sendiri diikutsertakan oleh timnasnya yaitu Prancis untuk membantu menjaga pertahanan lawan-lawannya.

Hingga kini Prancis masih mampu berada diperingkat pertama klasmen di Group A, mengalahkan timnas Belanda untuk sementara waktu, Dari empat pertandingan yang telah diikutinya, mereka tak pernah kalah walaupun sempat sekali imbang menghadapi Belarus.

Pada pertandingan terbarunya, mereka akan dijadwalkan menghadapi Luxembourg, pada tanggal 26 Maret mendatang. Tercatat Luxembourg hingga saat ini belum pernah menang sama sekali dengan timnas manpun dalam kompetisi ini.

Varane yang bergabung di timnas Prancis juga akan bertemu lagi dengan rekannya di Madrid yaitu Benzema. Ia pun juga mengetahui kabar yang beredar yang mengkritik rekannya yang bernomor punggung 9. Padahal sang pemain berusia 29 tahun tersebut telah membela Madrid hampir satu dekade.

Ia pun memberikan penjelasan kepada para pengkritik Benzema tentang potensi yang ada di diri rekannya melalui media Marca. Ia mengatakan. “Bila Benzema menjadi pemain nomor 9 Real Madrid begitu lama, itu karena ada alasan yang baik untuk itu. Karim Benzema sangat disukai di ruang ganti dan dia pandai bergaul dengan semua orang,”.

Varane pun mengatakan bahwa mantan pemain Olympique Lyonnais itu sudah cukup profesional dan juga mampu mengatasi setiap tekanan yang datang kepadanya. Ia mengatakan, “Memang ia sedikit pemalu tapi sangat profesional. Dia memiliki kemampuan spesial untuk mengatasi tekanan,”.

Dalam pertandingan setingkat Liga Spanyol dan Liga Champions, memang tekanan dari lawan dan juga harapan dari supporternya sangat berat, dan jika tak mampu mengatasinya maka tentunya akan sulit membuat gol.

Pelatih Atletico Tak bergeming Dengan Tawaran Senilai 500 MIlyard Rupiah

atletico madrid Diego simeone, atletico madrid, Diego simeone, La liga
Atletico Madrid – Diego simeone

Pelatih Atletico Madrid saat ini yaitu Diego Simeone belum lama ini mengatakan bahwa dirinya sempat menepis proposal kontrak senilai 35 juta Euro atau sekitar 500 milyard, hanya untuk bertahan di klubnya saat ini. Tentunya uang senilai itu sangat besar terutama untuk jabatan pelatih.

Sebelumnya Ia pernah dikabarkan akan dipinang untuk menangani Chelsea dan Inter Milan dan belakangan Ia juga di dikaitkan dengan Barcelona untuk menggantikan Luis Enrique yang mengundurkan diri setelah musim kompetisi kali ini berakhir. Kemudia Ia dihubungkan juga dengan Arsenal untuk menggantikan Arsene Wenger yang tak jelas masa depannya di Emirates.

Kali ini Ia dikabarkan telah disodorkan proyek dengan jumlah yang sangat menggiurkan terutama untuk jabatan pelatih. Bahkan Ia sendiri yang mengatakan bahwa Ia mendapat tawaran dengan angka 35 juta Euro untuk dapat melatih di salah satu klub di Chinese Super League.

Hanya saja sang perlatih asal Argentina tersebut, tak menyebutkan tepatnya dari klub mana ia mendapatkan tawaran sebesar itu. Namun yang pasti Ia masih tetap menginginkan untuk mengasuh klubnya agar lebih baik di masa depan.

Ia mengatakan kepada media AS, “Jika saya ingin pindah ke klub lain, maka saya punya 35 juta euro alasan, 35 juta euro! Namun pada akhirnya, saya memutuskan tidak pergi karena saya masih belum ingin. Saya masih merasakan identitas yang kuat dengan klub,” .

Pelatih yang bergabung sejak 2011 lalu pun menjelaskan alasannya, “Saat ini, Atletico sedang mempunyai momen yang bagus dan bisa lebih berkembang lagi. Kami akan pindah ke stadion terbaru. Saya sudah menyatakan bahwa saya punya rencana untuk bertahan. Lihat bagaimana sulitnya mendapat tempat di tim inti kami, dengan adanya Juanfran, Gabi, Koke, Saul, Tiago.”

Ia pun menambahkan, “Tim juga diperkuat oleh pemain muda seperti Carrasco, Griezmann, Correa. Lucas adalah masa depan klub. Pemain ini bisa bermain di Bayern atau Real Madrid. Dia punya segalanya. Dan dia adalah pemain kami, anda mengerti?”.

Mantan Pelatih Everton Pahami Situasi Lukaku

Romelu lukaku Roberto Martinez Everton, Romelu lukaku Roberto Martinez, Everton, Romelu lukaku, Roberto Martinez Everton, Romelu lukaku Everton, Roberto Martinez, Premier league, Belgium
Romelu lukaku Roberto Martinez Everton

Roberto Martinez yang saat ini menjabat sebagai pelatih Belgia, belum lama ini mengutarakan pujiannya terhadap penyerang andalan Everton yaitu Romelu Lukaku. Ia percaya bahwa sang pemain yang baru berusia 23 tahun tersebut mampu menjadi salah satu striker terbaik di pentas dunia.

Kemampuan dari Lukaku semakin lama semakin terasah terutama setelah ia dilepaskan oleh Chelsea dari 2014 lalu dan memecahkan rekor klub saat itu dengan nilai 28 juta pounsterling dengan kontrak selama lima tahun. Namun kini ditangan pelatih barunya asal Belanda yaitu Ronald Koeman, Ia mampu menjadi pencetak gol terbanyak di Premier League yaitu sejumlah 21 kali.

Ia pun saat ini sedang tak mampu berpikir jernih karena belum lama ini ia telah menolak negosiasi perpanjangan masa baktinya dengan Everton karena ingin melanjutkan karirnya dengan klub yang menurutnya lebih berambisi menjadi juara dan memenangkan semua kompetisi yang ada.

Martinez yang pernah merekrut Lukaku dari Chelsea saat Ia melatih di Everton, mengerti apa yang dirasakan oleh pemain andalannya. Ia pun memberikan dukungannya kepada sang pemain dan mengatakan, “Saat anda bekerja dengan Lukaku, anda mengerti dia hidup untuk pertandingan. Ini semua tentang sepakbola dalam hidupnya. Dia selalu ingin melakukan lebih dalam latihan,”.

Ia pun menjelaskan, “Sejak masih muda, dia punya ancaman mencetak gol yang luar biasa. Pesepakbola yang punya ini, spesial di level tertinggi dan  harus menjadi luar biasa. Dari usia 21 ke 23, dia telah banyak berubah. Dia meningkat, dia bekerja pada menahan bola dan memanfaatkan tubuhnya. Dia bekerja pada pergerakannya di kotak penalti,”.

Kemudian Marteniz pun mengatakan “Pada usia 23, saya selalu percaya dia punya kemungkinan untuk menjadi pemain nomor 9 terbaik di dunia karena dia jelas punya segalanya,”.

Dalam waktu dekat Martinez dan Lukaku akan bekerja sama di timnas Belgia untuk menghadapi Yunani pada tanggal 26 Maret 2017 mendatang dalam ajang kompetisi Piala Dunia 2018 yang sedang memasuki babak kualifikasi Group H. Pertandingan tersebut mereka akan pulang kekampung halaman karena pertandingan tersebut diselenggarakan di King Baudouin Stadium, Belgia.

 

Pelatih Timnas Spanyol Ingin Manfaatkan Sisi Emosional Costa

Julen Lopetegui Diego Costa, Julen Lopetegui, Diego Costa, Julen Lopetegui Spain, Diego Costa Spain, Spain
Julen Lopetegui – Diego Costa

Julen Lopetegui yang merupakan pelatih tim nasionl Spanyol belum lama ini mengungkapkan pendapatnya tentang emosi pemain lini depan dari Chelsea yaitu Diego Costa. Ia mengatakan bahwa dirinya tak permasalahkan perangainya yang sedikit meledak-ledak dalam bertanding, bahkan ia senang dengan hal tersebut. Ia pun berharap pemain asal Spanyol tak merubah sikapnya saat nanti Ia bertanding bersama tim asuhannya.

Memang belakangan sikap yang dimiliki Costa sering menjadi pertanyaan publik dan menjadi buah bibir di media olahraga. Bahkan Ia pun sempat bentrok dengan pelatihnya sehingga Ia sempat dilepaskan dari pasukan inti. Meskipun demikian, Ia telah menyumbangkan gol sebanyak 17 kali untuk timnya di Liga Inggris, Chelsea.

Banyak yang meninginkan sikapnya berubah dan melunak, namun ternyata hal tersebut justru hal ini justru membuat sang pelatih Spanyol tak menyetujuinya. Ia pun meminta mantan penyerang Atletico Madrid itu untuk tetap sama dengan sebelumnnya karena ia mengerti emosi yang dimiliki oleh Costa justru memiliki sisi positif yang mampu Ia konversi menjadi sebuah gol.

Lopetegui pun menjelaskan kepada Goal Internationals, “Jika anda bersama kami, maka itu karena kami menganggap kehadiran anda amat penting. Kami menyukai anda apa adanya,”.

Ia pun menambahkan “Dia memiliki banyak hal bagus dan banyak hal lain yang bisa dikembangkan. Kami ingin dia sedikit lebih marah. Tidak terlalu banyak, namun sedikit, ya, karena dia menunjukkan bahwa sepakbola yang ia mainkan memang seperti itu. Kami menyukai hal itu dari Diego dan kami amat menantikannya.”

Saat ini Spanyol sedang mempersiapkan diri untuk dapan menghadapi klub spak bola asal Israler dalam ajang kompetisi Piala Dunia 2018 yang bau memasuki babak Kualifikasi pada akhir pekan ini.

Spanyol tengah bersiap menghadapi Israel di laga Kualifikasi Piala Dunia 2018 group G. pada tanggal 25 Maret 2017 mendatang. Sedangkan Diego Costa akan membantu Chelsea menghadapi peringkat kelima dari dasar klasemen yang diisi oleh Crystal Palace pada tanggal 1 April 2017 di Stamford Bridge Stadium untuk memperkokoh diperingkat pertama pekan mendatang.